PERSENTASE TUTUPAN TERUMBU KARANG DI AREA REKLAMASI KOTA DARUBA KABUPATEN PULAU MOROTAI

Kismanto Koroy, Novaldo Geri Paraisu

Abstract


Periaran Samudra merupakan daerah ditemukannya terumbu karang, karena dipengaruhi oleh pola arus yang mengalir secara terus menerus dari Samudera Pasifik ke Samudera Hindia yang lebih dikenal sebagai arus lintas Indonesia. Salah satu kawasan yang diduga memiliki parameter fisik lingkungan dengan endapan sedimen yang tinggi adalah disekitaran perairan Desa Daruba dan sekitar area pembangunan reklamasi Pantai Kota Daruba Kabupaten Pulau Morotai. Terumbu karang pada daerah terseut terhambat pertumbuhannya dan bahkan sampai pada kematian sehingga perlu dilakukan penelitian tentang persentase tutupan terumbu karang di area reklamasi kota Daruba Kabupaten Pulau Morotai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019 di Perairan Daruba dan sekitar Area Reklamasi Kabupaten Pulau Morotai. Metode pengambilan data menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT). Hasil pengukuran parameter perairan yang diperoleh dari keempat stasiun secara umum masih dalam kisaran normal untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan hidup terumbu karang. Parameter kualitas air yang diambil saat penelitian yaitu suhu 28-29°C, salinitas 33 ‰, kecerahan 1,41 – 1,97%, derajat keasaman (pH) 7-7,09 dan kecepatan arus 0,05-0,07 m/dtk dan identifikasi jenis karang pada semua stasiun penelitian berjumlah 25 jenis. Hasil analisis tutupan terumbu karang menunjukan persen tutupan karang tertinggi pada Stasiun II yaitu 20,52% dan terendah stasiun IV dengan persentase 10,8%. Secara keseluruhan persen tutupan karang disemua stasiun termasuk dalam kategori buruk karena memiliki penutupan tidak lebih dari 24,9%.

Keywords


Identifikasi, tutupan, persentase, terumbu karang

Full Text:

PDF

References


Baksir, A. (2010). Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil Untuk Pemanfaatan Ekowisata Berkelanjutan di Kecamatan Morotai Selatan dan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

English, S.C., Wilkinson, W., & Baker V. (1988). Survey Manual for Tropical Marine Resources. Australian Institute of Marine Science, Townsville, pp 39-40

Fabricius, K., & Alderslade, P. (2001). Soft coral and Sea Fans A Comprehensive Guide to the Tropical Shallow Water Genera of the Central-West Pasific, the Indian Ocean and the Red Sea. Australian Institute of Marine Science. Townsville.

Godfrey, S. (2001). Factors affecting Nudibranch Diversity in The Wakatobi Marine National Park. Consultan Entomoloist Wallace.

Gomez, E. D. & H. Yap. (1984). Monitoring Reef Condition. Dalam Kenchington, R.A. and B. Hudson E.T. (ed). Coral Reef Management Hand Book.Unesco Regional Office for Science and Technology for South East Asia. Jakarta, 187-195 pp.

Johan, (2003). Metode Survei Karang Indonesia. [Makalah]. Disampaikan pada acara Training Course: Karakteristik Biologi Karang, tanggal 7-12 Juli 2003, yang diselenggarakan oleh PSK-UI dan Yayasan TERANGI, dan didukung oleh IOI-Indonesia.

Nybakken, J. W. (1998). Biologi Laut Suatu Pendekatan Ekologis. PT. Gramedia. Jakarta.

S¬uharsono. (1998). Jenis-jenis karang yang umum dijumpai di perairan Indonesia. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi. Proyek Penelitian dan Pengembangan daerah Pantai.

Sulistijo. (1985). Budidaya Rumput Laut. Lembaga Oseanologi Nasional. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta.

Wahidin, N. (2015.) Klasifikasi Ekosistem Terumbu Karang Berbasis Objek dan Piksel di Pulau Morotai. [Disertasi]. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Wanda, E., Sadarun, B., & Rahmadani. (2018). Keanekaragaman dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia. Jurnal Sapa Laut Halu Oleo. Vol. 3(1):9-15.

Zamani, N. P., & Maduppa, H. H. (2011). A Standard Criteria for Assesing the Health of Coral Reefs: Implication for Management and Conservation. Journal of Indonesia Coral Reefs, 1(2):137-146.

Zewanto, I. Nasir, M., & Kurnianda V. (2017). Persentase Tutupan Karang di Pantai Ulee Kareung Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah, 2(2): 302-309.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/aj.v1i2.8958

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 Citation

       

Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Jl. Wan Amir No. 1, Kel. Pangkalan Sesai, Kec. Dumai Barat, Kota Dumai

Telp/Fax: (0765) 4300443

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats