KAJIANKUALITAS PERAIRANUNTUKPERIKANANDIRAWAPENINGJAWA TENGAH

Siti Nurul Aida, Agus Djoko Utomo

Abstract


Perairan Rawa Peningmerupakan tipe perairan yang tergenang dan mempunyai arti penting bagi perikanan. Masalah utama yang ada di Rawa Pening yaitu pendangkalan karena sedimentasi dan eutrofikasi yang disebabkan pencemaran air berasal dari limbah rumah tangga, pertanian dan budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui tingkat kesuburan perairan dan kualitas air di Rawa Pening. Penelitian dilakukan pada bulan Mei, Juni, Agustus dan Oktober 2013. Frekuensi pengambilan contoh dilakukan empat kali yaitu pada bulan Mei, Juni,Agustus dan Oktober. Stasiun pengamatan meliputi:A. Tengah (Puteran); B.Muara sungai (Torong); C.Area KJA; D. Pemotongan eceng Gondok (tengah 1); E. Sungai keluar (Tuntang); F. Muara sungai (Muncul); G. Tidak ada pemotongan eceng gondok (tengah 2). Data tingkat kesuburan perairan dianalisis dengan metode Carlon’s.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa Rawa Pening termasuk katagori perairan dengan tingkat kesuburan tinggi, nilai Thropic State Index (TSI) pada semua stasiun pengamatan berkisar antara 57,22 - 68,06. Kondisi kualitas air yang kurang baik tersebut akanmerugikan perikanan, seperti kejadian kematian ikanmasal, lambatnya pertumbuhan ikan dan penurunan daya dukung perairan.


The Rawa Pening waters is a lentic water and has significance for fishery. The main problems in Rawa Pening are silting due to sedimentation and eutrophication due to water pollution from household waste, agriculture and fisheries. The study aims to examine trophic level and water quality. The research conducted on May, June, August and October 2013. There was 7 stations i.e. A. middle (Puteran); B. inlet of Torong; C. Location of aquaculture;D. locations where harvesting of water hyacinth occurred (middle1); E. outlet (Tuntang); F. inlet (Muncul); G. location where no harvest of water hyacinth (middle 2). Trophic level were analyzed by Carlon’s method. The results showed that Rawa Pening waters categorized as the high eutrophication level where the Trophic State Index (TSI) was 57. 22 to 68. 06. The low water quality will be detrimentaled to fisheries, such as mass fish death, slow fish growth and also a decline of carrying capacity of ecosystem.


Keywords


Kualitas air; tingkat kesuburan; Rawa Pening

Full Text:

PDF

References


Aida, S.N., & Utomo, A.D. (2012). Tingkat kesuburan perairan Waduk Kedung Ombo. BAWAL. Jurnal Widya Riset Perikanan Tangkap Jakarta. 4(1), 59-66.

Aida, S.N. (2015). Biological aspects and growth pattern of bonylip barb (Osteochilus vittatus) In Rawa Pening Reservoar. Proceeding. International Symposium on Marine and Fisheries Research (p. 17-29). Jogyakarta. ISMFR_UGM: II (AQ–03).

APHA, (1986). Standard methods for the examinations of water and wastewater (p. 986). APHA inc, Washington DC.

Balitbang Prov. Jateng. (2004). Studi optimalisasi potensi di kawasan Rawa Pening (p. 15). Bekerjasama dengan Fakultas Teknik, UNDIP Semarang.

Baensch, H. A., & Riehl, R. (1991). Aquarien atlas (p. 1104). Bd. 3. Melle: Mergus, verlag für Natur-und Heimtierkunde, Germany.

Barus, T.A. (2002). Pengantar Limnology (p. 164). Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Jakarta.

Boyd, C. E. (1988). Water quality in warm water fish ponds (p. 359). Fourth printing. Auburn University Agriculture Experiment Station. Alabama. USA.

Bayurini, D. H. (2006). Hubungan antara produktivitas primer fitoplankton dengan distribusi ikan diekosistem perairan Rawa Pening Kabupaten Semarang (p. 95). Skripsi. Fakultas MIPA. Universitas Negeri Semarang.

Rochmatin, S. Y., Solichin, A., & Saputra, S. W. (2014). Aspek pertumbuhan dan reproduksi ikan nilem (Osteochilus hasselti) di perairan Rawa Pening Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Diponegoro. Journal of Maquares Management of Aquatic Resource. 3(3), 153-159.

Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Semarang, (2007). Data Statistik Perikanan Kabupaten Semarang (p. 47). Semarang.

Effendi, H. (2000). Telaahan Kualitas Air (p. 259). Jurusan MSP Fak. Perikanan dan Kelautan IPB Bogor.

Goldman, C.R., & Horne, A. J. (1983). Limnology (p. 464). Mc. Graw Hill International Book Company.

Haslam, S. M. (1995). River pollution and ecological perspective (p. 253). John Wiley and Sons. Chichester, UK.

Hajiali, P., & Pirumyan, G.P. (2014). Evaluation of turbidity and color removal in treatment of wastewater containing resistant pollutants with ozonation. International Journal of Environment Systems Science and Engineering. Elsevier. 9, 8-12.

Henderson, S., & Markland, H. R. (1987). Decaying Lakes (p. 254). John Wiley and Sons Ltd. Chichester.

Hidayah, A. M., Purwanto & Soeprobowati, T. R. (2012). Kandungan Logam Berat Pada Air, Sedimen dan Ikan Nila (Oreochromis niloticus Linn) (p. 95-101). Di Karamba Danau Rawa Pening. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Semarang.

Irianto, E.W., & Triweko. (2011). Eutrofikasi waduk dan danau, permasalahan, persoalan, dan upaya pengelolaan (p. 90). Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Air. Jakarta.

Mackereth, F. J. H., Heron, J., & Talling, J. F. (1989). Water analysis freshwater biological association (p. 120). Cumbria, UK.

Moyle, P. B., & Cech, J. J. (2004). Fishes, an introduction to ichthyology (p. 726). Prentice Hall, Upper Saddle River, NJ, USA.

Novotny, V., & Olem, H. (1994). Water Quality (p. 1054), prevention, identification, and management of diffuse polluition. Van Nostrans Reinhold. New York.

Nurandani, P. (2014). Pengolahan data penginderaan jauh untuk pemetaan TSS di danau Rawa Pening Jawa Tengah (p. 722- 731). Prosiding Semnaskan Pengederaan Jauh.

Odum, E. P. (1971). Fundamentals of ecology (p. 486). Third Edition Saunders College Publishing. Rinehart and Winston.

Poernomo, A., & Utomo, A.D. (2013). Arah dan Kebijakan Pengembangan Perikanan di Danau Rawa Pening (p. 11). Makalah Utama “Workshop Penyelamatan Ekosistem Danau Rawa Pening” di Semarang tanggal 13 Juni 2013.

Prasad,A. G. D., & Siddraju. (20120. Carlson’s trophic state index for the assessment of trophic status of two Lakes in Mandya distric. International Journal of Advances in Applied Science Reseacrch. Pelagia Research Library. Coden, USA. 3 (5), 2991-2996.

Purnomo,P. W., Soedarsono, P., & Putri, M. N. (2013). Profil vertical bahan organic dasar perairan dengan latar belakang pemanfaatan berbeda di Rawa Pening. Journal of Management of Aquatic Resources. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNDIP- Semarang. 2(3), 27-36.

Pujiastuti, P., Ismail, B., & Pranoto. (2014). Kualitas dan beban pencemaran waduk Gajah Mungkur Jawa Tengah. Jurnal Ekosains. 5(1), 59-75.

Purba, M. E. K. (2009). Analisa kadar total (p. 45). Suspended Solid (TSS), Amoniak (NH3), Sianida(CN), dan Sulfida (S2) Pada limbah cair BAPEDALDASU. Skripsi. Dep. Kimia. Fakultas MIPA. USU.

Puspaningdiah, M., Solichin, A, & Ghofar, A. (2014). Aspek biologi ikan Gabus (Ophiocephalus striatus) di perairan Rawa Pening Kabupaten Semarang. Diponegoro Journal of Maquares Management of aquatic resources. 3(3), 75-82.

Reni, A.R. (2013). Status Trofik Danau Rawa Pening dan Komposisi Ikan yang ada di dalamnya (p. 65). Skripsi. Program Studi Pendidikan. Universitas PGRI Semarang.

Rochmatin, S. Y., Solichin, A., & Saputra, S. W. (2014). Aspek pertumbuhan dan reproduksi ikan Nilem (Osteochilus hasselti) di perairan Rawa Pening Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Diponegoro Journal of Maquares Management of Aquatic Resource. 3(3), 153-159.

Schmittou, H. R. (1991). Budidaya keramba (p. 126). Suatu Metode Produksi Ikan di Indonesia. Puslitbang Perikanan dan Auburn University. Jakarta.

Silalahi, J. (2010). Analisis kualitas air dan hubungannya dengan keanekaragaman vegetasi akuatik di perairan Balige Danau Toba (p. 100). Thesis. Sekolah Pascasarjana, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Sunarminto. (1980). Beberapa sifat gambut di Rawa Pening (p. 120). Tesis. Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada. Jogyakarta.

Soeprobowati, T. R., Tandjung, S. D., Sutikno, Hadisusanto, S., & Gell, P. (2010). Stratigrafi diatom Danau Rawa ening: Kajian paleolimnologi sebagai landasan pengelolaan danau (p. 102-115). Prosd. Seminar Nasional Limnologi V.

Soeprobowati, T. R., & Suedy, S. W. A. (2010). Status trofik danau Rawa Pening dan solusi pengelolaannya. Jurnal Sains & Matematika. Jurusan Biologi FMIPA Universitas Diponegoro Semarang. 18(4), 158-169.

Suryono, T., Sunannisari, S , Mulayana, E., & Rosidah. (2010). Tingkat kesuburan dan pencemaran danau Limboto, Gorontalo. Pusat Penelitian Limnologi-LIPI. Bogor. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia. 36(1), 49-61.

Trisakti, B., Suwargana, N., & Cahyono, J. S. (2014). Pemanfaatan data pengenderaan jauh untuk memantau parameter ekosistem danau Rawa Pening (p. 393- 402). Prosiding Semnaskan Pengederaan Jauh.

UNESCO/WHO/UNEP. 1992. Water quality assesments (p. 585). Edited by Chapman, D. Chapman and Hall Ltd., London.

Utomo, AD., Ridho, M. R., Putranto, D. D. A., & Edward Saleh. (2010). The water quality assessment at gajah mungkur reservoir (p. 123- 133). Proceeding International Conference on Indonesian Inland Waters II. Research Institute for Inland Fisheries.

Utomo, A.D., Ridho, M. R., Putranto, D. D.A., & Saleh, E. (2011). Keanekaragaman Plankton dan Tingkat Kesuburan Perairan di Waduk Gajah Mungkur. BAWAL. Jurnal Widya Riset Perikanan Tangkap. Jakarta. 3(6), 415-422.

Utomo, A.D. (2013). Penentuan Daya Dukung Perairan Untuk Budidaya Ikan pada Keramba Jaring Apung di Waduk Gajah Mungkur (p. 166). Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya Palembang.

Utomo, A.D., Ridho, M.R., Putranto, D.D.A., & Edward Saleh. (2013). Saedimentation rate in gajah mungkur reservoir, Central Java Indonesia. International Journal of Development Research. India. 3(04), 001- 004.

Utomo, A.D., Aida, S.N., Hidayah, T., Ali, M., Hamalia, E.D. (2014). Biologi dan dinamika populasi beberapa jenis ikan di Rawa Pening Jawa Tangah (p. 124). Laporan Teknis. Balai Penelitian Perikanan Perairan Umum Palembang.

Utomo, A. D. (2014). Pengaruh cara pemanenan eceng gondok yang tidak ramah lingkungan terhadap kualitas air di Rawa Pening. Prosiding Semnaskan UGM XI. Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan. Jogyakarta. MA, (13), 55-62.

Utomo, A.D., & Aida, S. N. (2015). Daya Dukung Perairan Untuk Budidaya Ikan pada Keramba Jaring Apung di Waduk Kedung Ombo Jawa Tengah. Prosiding Seminar Nasional Tahunan XII. Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan. Jogyakarta. pMS (04), 357-365.

Vithanage, I. C. B. (2009). Analisis of Nutrien Dynamics in Roxo Catchment Using Remote Sensing Data and Numerical Modeling (p. 103). Disertasi. International for Geo-Information Science and Earth Observation Enscede, the Netherlands.

Vidthayanon, C., Termvidchakorn, A., & Pe, M. (2005). Inland fishes of Myanmar (p. 160). Southeast Asian Fisheries Development Center.

Zulvia, N., & Aisyah, (2013). Status trofik perairan Rawa Pening ditinjau dari kandungan unsur hara NO3, PO4 dan Chlorofil-a. BAWAL, Widya Riset Perikanan Tangkap. Jakarta. 5(3), 189-199.





Creative Commons License
Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
E-ISSN 2502-6410