PARAMETER POPULASI UDANG DOGOL (Metapenaeus ensis) DAN UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI LAUT ARAFURA

Ali Suman, Budi Iskandar Prisantoso, Duranta D. Kembaren

Abstract


Sumber daya udang di perairan Arafura merupakan salah satu modal menuju kemakmuran bagi bangsa, apabila dikelola secara berkelanjutan. Kajian dinamika populasi udang, merupakan salah satu dasar utama dalam merumuskan pengelolaan tersebut menuju pemanfaatan sumber daya yang lestari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika populasi udang dogol dan udang windu di perairan Arafura dan sekitarnya. Penelitian dilakukan dari bulan Januari 2013 sampai dengan Nopember 2013 dan analisis dilakukan dengan menggunakan FAO-ICLARM Fisheris Stok Assessment Tools (FISAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan (K) udang dogol sebagai 1,33 per tahun dan panjang karapas maksimum (L) sebagai 52,0 mm. Untuk udang windu didapatkan nilai K sebagai 1,45 per tahun dan nilai L sebagai 62,5 mm. Laju kematian total (Z) udang dogol sebagai 4,79 per tahun, laju kematian karena penangkapan (F) dan laju kematian alami (M) masing-masing 2,91 per tahun dan 1,88 per tahun. Untuk udang windu didapatkan nilai Z sebagai 6,13 per tahun, nilai F dan nilai M masing-masing 4,24 dan 1,89 per tahun. Laju pengusahaan (E) udang dogol 0,61 per tahun dan nilai E udang windu sebagai 0,69 per tahun. Tingkat pemanfaatan sudah berada dalam tahapan overfishing dan perlu dilakukan pengurangan jumlah upaya 22% untuk udang dogol dan 38% untuk udang windu.

Shrimp resources within Arafura Sea if under sustainably management it would contribute a significant role as a source of nation welfare. Scientific advice on population dynamic are required as an input to support an apropriate fisheries management. The purpose of the study was to identify population parameters of the endeavour shrimp and tiger shrimp in Arafura Sea. Study on the population dynamic of endeavour shrimp and king tiger prawn were conducted in Arafura Sea based on data collected during period of survey, January 2013 to November 2013. The analysis is using the FAO-ICLAM Fisheries Stock Assessment Tools (FiSAT). Result showed that the growth parameter of endeavour shrimp was 1.33/year with maximum carapace length (L) of 52.0 mm. Instantenous total mortality (Z) and natural mortality (M) were 4.79/year and 1.88/year, respectively. While fishing mortality (F) and exploitation rate (E) of endeavour shrimp respectively were 2.91/year and 0.61/year. The growth parameter of king tiger prawn was 1.45/year with maximum carapace length (L) of 62.5 mm. Instantenous total mortality (Z) and natural mortality (M) were 6.13/year and 1.89/year, respectively. While fishing mortality (F) and exploitation rate (E) of king tiger prawn respectively were 4.24/year and 0.69/year. The exploitation rate of endeavour shrimp and king tiger prawn in Arafura Sea was overfishing. It was, therefore, recommended that fishing effort of 22% the endeavour shrimp and 38% king tiger prawn in that waters should be reduced in the next year.


Keywords


Parameter populasi; udang dogol; udang windu; Laut Arafura

Full Text:

PDF

References


Badrudin, Sumiono, B., & Wirdaningsih, N. (2002). Laju tangkap, hasil tangkapan maksimum (MSY) dan upaya optimum perikanan udang di Perairan Laut Arafura. J. Pen. Perik. Indonesia. Edisi Sumber Daya dan Penangkapan. 8(4), 23-29.

El Fakhri, H. (2015). Dinamika populasi udang dogol (Metapenaeus ensis de Haan) dan optimasi pemanfaatannya di perairan Cilacap dan sekitarnya. Thesis Jurusan Kelautan, FMIPA, Universitas Indonesia, Depok

Gayanilo, F. C. Jr., Sparre, P., & Pauly, D. (2005). FAO-CLARM Stock Assessment Tools II (FiSAT II) (p. 168). Revised version.User’s guide. FAO Computerized Information Series (Fisheries). No. 8, Revised version. FAO Rome.

Gayanilo, F.C. Jr, Sparre, P., & Pauly, D. (1993). The FISAT user’s guide. FAO computerized information series fisheries. ICLARM – DIFMAR.

Gulland, J.A. (1983). Fish Stock Assessment. A manual of basic methods. John Wiley & Sons, Chicester.

Hargiyanto, I.T, Anggawangsa R.F., & Sumiono B, (2015). Sebaran spacio-temporal ukuran dan densitas udang jerbung (Penaeus merguiensis de Mann, 1907) di sub area Dolak, Laut Arafura (WPP-NRI 718). J.Lit.Perikan.Ind. 21(4), 261-269.

Hedianto, D.A., Suryandari, A., & Tjahjo, D.W. (2016). Dinamika populasi dan status pemanfaatan udang Penaeus monodon di perairan Aceh Timur, Propinsi Aceh. J.Lit.Perik. Ind. 22(2), 71 – 82.

Kembaren, D.D., & Nurdin, E. (2013). Dinamika populasi dan tingkat pemanfaatan udang windu (Penaeus monodon) di perairan Tarakan, Kalimantan Timur. J.Lit.Perik.Ind. 19(4), 221 – 226.

Kembaren, D.D., & Ernawati, T. (2015). Dinamika populasi dan estimasi ratio potensi pemijahan udang jerbung (Penaeus merguiensis de Mann, 1907) di perairan teluk Cendrawasih dan sekitarnya, Papua. J.Lit.Perikan.Ind. 21(3), 201-210.

Naamin, N. (1978). Perkembangan perikanan udang di Indonesia. Prosiding Seminar Ke II Perikanan Udang, 55-65.

Naamin, N. (1984). Dinamika populasi udang jerbung (Penaeus merguiensis de Man) di perairan Arafura dan alternative pengelolaannya. Disertasi Doktor. Fakultas Pasca Sarjana, IPB Bogor

Pauly, D. (1980). A selection of a simple methods for the assessment of tropical fish stocks. FAO Fish. Circ. FIRM/C 729, Roma, 54.

Pauly, D. (1983). Some Simple Methods for the Assessment of Tropical Fish Stocks. FAO Fisheries Technical Paper, (254), 52.

Pauly, D., Ingles, J., & Neal, R. (1984). Application to shrimp stocks of objective methods for the estimation of growth, mortality and recruitment related parameters from length frequency data (ELEFAN I and II). In: Penaeid shrimp - their biology and management, (p. 220-234). Fishing News Book Limited. Farnham-Surrey-England.

Purwanto & Nugroho, D. (2010). Tingkat optimal pemanfaatan stok udang, ikan demersal dan pelagis kecil di Laut Arafura. J.Lit.Perik.Ind. 16(4), 311-312.

Setyohadi, D., Nugroho, D., Lelono, T.J., Wiadnya, D.G.R., & Martinus (1999). Biologi dan distribusi sumber daya udang penaeid berdasarkan hasil tangkapan di Selat Madura. Laporan Penelitian Litbang Pertanian, 50-61.

Sparre, P., & Venema, S.C. (1998). Introduction to tropical fish stock assessment. Part I Manual. FAO Fish. Tech Pap. No. 306/1.

Suman, A. (2004). Pola pemanfaatan sumber daya udang dogol (Metapenaeus ensis de Haan) di perairan Cilacap dan sekitarnya. Disertasi. Sekolah Pascasarjana IPB, Bogor.

Tirtadanu & Ernawati, T. (2016). Kajian biologi udang jerbung (Penaeus merguiensis De Mann, 1888) di perairan utara Jawa Tengah. Bawal Widya Riset Perikanan. 8(2), 109-116.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/bawal.9.1.2017.57-62


Creative Commons License
Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
E-ISSN: 2502-6410