ANALISIS PEMANFAATAN DATA KUALITAS PERAIRAN UNTUK PERENCANAAN ZONASI PESISIR

Handy Chandra, Domu Simbolon, Budy Wiryawan, Budhi H. Iskandar, Am Azbas Taurusman

Abstract


Perairan pesisir pulau Wangi-wangi di kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara telah mengalami tekanan aktifitas manusia (antropogenik) sejak menjadi kabupaten baru tahun 2003. Tekanan antropogenik diukur menggunakan parameter kualitas air (suhu dan oksigen terlarut). Tujuan riset ini adalah menganalisis pemanfaatan data pemonitoran waktu serial dan pemanfaatannya untuk perencanaan zonasi perairan, yang dikaitkan dengan data parameter kualitas air. Dinamika perairan pesisir telah terjadi pada musim angin timur dan barat, pada kedalaman 5 meter dan 25 meter. Hasil menunjukkan kegunaan data waktu serial untuk dinamika zonasi perairan pesisir. Bagian timur dan utara perairan direkomendasikan untuk zona konservasi, sementara zona pemanfaatan lainnya dialokasikan buat sub-zona perikanan berkelanjutan (rumput laut)

Keywords


zona, data waktu serial, parameter kualitas air, oksigen terlarut

Full Text:

PDF

References


Alcala, A.C. 1988. Effects of marine reserves on coral fish abundances and yields of Philippine coral reefs. Ambio 17(3): 194-199.)

Arnold L. Gordon. 2005. Oceanography of the Indonesian Seas and Their Throughflow. Oceanography, Journal of Oceanography Society. Vol. 18, No. 4, Dec. 2005.

Borja A, Eliott M, Andersen JH, Berg T, Carstensen J, Halpern BS, Heiskanen A-S, Korpinen S, Lowndes JSS, Martin G and Rodrigues-Ezpeleta N. 2016. Overview of Integrative Assesment of Marine Systems: The Ecosystem Approach in Practice. Front. Mar. Sci. 3:20. doi: 10.3389/fmars.2016.00020. Frontiers in Marine Science, Review, Published: 01 March 2016.

Chandra H. 2012. Perekayasaan Buoy Pluto Untuk Memantau Kualitas Perairan Budidaya Rumput Laut Di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Jurnal Kelautan Nasional Volume 7, No.3, Desember 2012.

Chandra H, Sianturi DA, Firdaus Y. 2014. Uji Performansi Buoy Pluto Untuk Peringatan Dini Pencemaran Perairan. Jurnal Kelautan Nasional, Vol. 9, No. 3, Desember 2014. ISSN: 1907 - 767X. Akreditasi LIPI no. 486/AU2/P2MI - LIPI/8/2012

Davis, RA Jr dan Fitzgerald, DM. 2004. Beaches and Coasts. Blackwell Science Ltd, UK. ISBN: 978-0-632-04308-8.

Direktorat Tata Ruang Laut Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. 2013. Pedoman Teknis Penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Kabupaten/Kota. Direktorat Tata Ruang Laut Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Dirjen KP3K, Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2013.

Ehler C and Fanny D. 2010. Marine Spatial Planning: a step-by-step approach toward ecosystem-based management. Intergovernmental Oceanographic Commission and Man and the Biosphere Programme. IOC Manual and Guides No. 53, ICAM Dossier No. 6. Paris: UNESCO. 2009 (English).

Gray, J.S., Wu R.S.S., Or Y.Y. (2002). Effects of hypoxia and organic enrichment on the coastal marine environment. Mar. Ecol. Prog. Ser. 238,249–79

Howarth R, Anderson D, Cloem J, Elfring C, Hopkinson C, Lapointe B, Malone T, Marcus N, McGlathery K, Sharpley A, Walker D. 2000. Nutrient Pollution of Coastal Rivers, Bays, and Seas. Issues in Ecology, no. 7, Fall 2000. Ecological Society of America, 1707 H street, suite 400, Washington DC.

Jane Lubchenco. 2010. Changing Course. A Proposed Framework for Coastal and Marine Spatial Planning in the United States. National Wetlands Newsletter, Vol. 32, No.4, July-August 2010. Web site: wwwl.eli.org

Jiang, Yu-Jiao; Wei He, Wen-Xiu Liu, Ning Qin, Hui-Ling Ouyang, Qing-Mei Wang,Xiang-Zhen Kong, Qi-Shuang He, Chen Yang, Bin Yang, Fu-Liu Xu. 2014. The seasonal and spatial variations of phytoplankton community andtheir correlation with environmental factors in a large eutrophic Chinese lake (Lake Chaohu). Ecological Indicators Journal, 40(2014) 58-67. Elsevier Ltd.

Kite-Powell HL. 2009. A global Perspective on the economics of ocean acidification. Current, The Journal of Marine Education, vol. 25, no. 1, 2009. Pp 25-29. NMEA, USA.

Krismono dan Astuti, LP. 2016. Analisis Lokasi Pemasangan Buoy PLUTO di Perairan Waduk dan Danau. Aplikasi Teknologi Pemantauan Kualitas Perairan – Editor Handy Chandra & Hari Eko Irianto. Penerbit Universitas Indonesia, ISBN: 978-979-456-653-4. 2016.

Keputusan Menteri Kehutanan No.7651/ Kpts-II/ 2002, tanggal 19 Agustus 2002. Tentang Taman Nasional Laut Wakatobi.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Nomor: 51 Tahun 2004. Tentang Baku Mutu Air Laut.

Mitsch, WJ and Jorgensen SE. 2004. Ecological Engineering and Ecosystem Restoration. John Wiley $ Sons, New Jersey, USA.

Moberg, F. and Folke, C. 1999. Ecological goods and services of coral reef ecosystems. Journal of Ecological Economics 29 (1999) 215 – 233. Elsevier Science BV.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 21, Tahun 2010, Tentang Perlindungan Lingkungan Maritim.

Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP), Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2015. Rekayasa Alat Pemantau Kualitas Perairan Dengan Dua Lapis Kedalaman Di Kawasan Konservasi. Laporan Akhir Penelitian.

Rabalais NN, Turner RE, Diaz RJ, Justic D. 2009. Global change and eutrophication of coastal waters. ICES Journal of Marine Science, 66: 1528 – 1537.

Ruberg SA, Edwin Guasp, Nathan Hawley, Ronald W. Muzzi, Stephen B. Brandt, Henry A. Vanderploeg, John C. Lane, Terry Miller, Stephen A. Constant. 2008. Societal Benefits of the Real-Time Coastal Observation Network (ReCON): Implications for Municipal Drinking Water Quality. Marine Technology Society Journal, Fall 2008, Vol 42, Number 3.

Rose, Alex. 2009. Coral Reef Ecology. www.coralscience.org

Sopari H, Oka NP, Salman D. 2014. Model kolaborasi perencanaan antara Balai Taman Nasional Wakatobi dan pemerintah kabupaten Wakatobi dalam pengelolaan sumberdaya alam hayati secara lestari. J. Sains dan Teknologi, Agustus 2014, Vol. 14 no. 2: 189-198. ISSN: 1411-4674.

Sidabutar, Tumpak. 2012. Kajian Eutrofikasi Dan “Harmful Algal Blooms” Di Perairan Teluk Jakarta. Prosiding Seminar Nasional Perikanan Indonesia 13-14 November 2012, STP, Jakarta. Hal 481-490.

Shucksmith RJ and Kelly C. 2014. Data Collection and mapping – Principles, processes and application in marine spatial planning. Marine Policy, 50 (2014) 27-33. Elsevier, Ltd.

Stewart, Robert H. 2008. Introduction To Physical Oceanography. Department of Oceanography Texas A & M University, Copyright 2008.

Undang-undang, Nomor 29, tahun 2003. Tentang pembentukan Kabupaten Bombana, Kabupaten Wakatobi dan Kabupaten Kolaka Utara. 18 Desember 2003.

Undang-undang, Nomor 1, tahun 2014. Tentang Perubahan atas UU No. 27 tahun 2007, tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. 15 Januari 2015.

Wagner RJ, Mattraw HC, Ritz GF & Smith BA. 2006. Guidelines and standard procedures for continuous water-quality monitors: Site selection, field operation, calibration, record computation, and reporting. US Department of the Interior, US Geological Survey Techniques and Methods 1–D3, 51 p. + 8 attachments.

World Bank. 2012. Report No: ICR2245. Implementation Completion And Results Report (Tf-26799, Ibrd-47400, Ida-39100, Tf-53350). The Coral Reef Rehabilitation And Management Project (Phase Ii) (COREMAP II). June 25, 2012.

Wyrtki K. 2005. Discovering the Indonesian Throughflow. Oceanography Vol. 18, No. 4, Dec. 2005.

Yulius, Salim HL, Ramdhan M. 2015. Spatial Pattern of Bathymetry in Wangi-Wangi Island and its Surrounding Based on GEBCO Data and Nautical Map. Forum Geografi, Vol 29 (2) December 2015: 143-151. ISSN: 0852-0682, E-ISSN: 2460-3945.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jkn.v11i3.6119

Copyright (c) 2017 Jurnal Kelautan Nasional