KARAKTERISTIK SEBARAN SEDIMEN PANTAI UTARA JAWA STUDI KASUS: KECAMATAN BREBES JAWA TENGAH

Wisnu Arya Gemilang, Guntur Adhi Rahmawan, Ruzana Dhiauddin, Ulung Jantama Wisha

Abstract


Dinamika kawasan pesisir mencakup proses erosi dan sedimentasi merupakan hal penting untuk mengetahui kondisi pantai. Pesisir Kecamatan Brebes merupakan salah satu kawasan di Pantai Utara Pulau Jawa yang memiliki dinamika perubahan pesisir sangat fluktuatif. Studi sebaran jenis sedimen yang dilakukan secara terpadu di perairan Kecamatan Brebes ditunjukkan untuk memberikan gambaran proses transportasi dan pengendapan sedimen berdasarkan distribusi ukuran butir sedimen. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel sedimen dasar perairan secara acak dan tersebar di sepanjang pesisir dengan metode grab sampler, kemudian dilakukan analisis lebih lanjut dengan metode granulometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, pola sebaran sedimen permukaan dasar laut Kecamatan Brebes didominasi oleh sedimen berukuran lempung-pasir. Jenis sedimen berdasarkan ukuran butirnya yaitu pasir, pasir lanauan, lanau pasiran dan lanau. Kondisi hidro-oseanografi yang fluktuatif memberikan nilai sortasi buruk hingga sedang. Dominasi ukuran halus tersebar pada bagian Timur wilayah kajian, sedangkan fraksi kasar tersebar dibagian Barat dekat dengan laut Jawa. Kondisi tersebut menjadi faktor utama yang memicu erosi dibagian pesisir Kecamatan Brebes.

Keywords


Sebaran sedimen, pantai utara Jawa, Kecamatan Brebes, erosi, granulometri.

Full Text:

PDF

References


Abuodha J. O. Z. (2003). Grain size distribution and composition of modern dune and beach sediments, Malindi Bay coast, Kenya. Journal of African Earth Sciences 36: 41-54.

Apriyantoro, K., Saputro, S., & Hariadi, H. (2016). Studi Sebaran Sedimen Dasar Di Perairan Muara Sungai Kluwut, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Journal of Oceanography, 5(4), 435-440.

Ardani B. (2004). Pemantauan Dinamika Pesisir dengan Memanfaatkan Citra Satelit. Tesisis Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor: 197p.

Arjenggi, E. K., Muzahar & Falmi, Y. (2013). Karakteristik Sedimen Permukaan Dasar di Perairan Kelurahan Tarempa Barat Kecamatan Siantan Kabupaten Anambas. Jurusan Ilmu Kelautan. Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Bayhaqi, A & Caesar M.A. Dungga. (2015). Distribusi butiran sedimen di pantai Dalegan, Gresik, Jawa Timur. Depik 4(3): 153-159p.

Blott J. S. & Kenneth, P. (2001). Gradistat: A Grain Size Distribution and Statistics Packge For Analysis of Unconsolidated Sediments. Earth Surface Processes and Landforms 26: 1237-1248p.

Bui, E. N., Mazullo, J. & Wilding, L. P. (1990). Using quartz grain size and shape analysis to distinguish between Aeolian and fluvial deposits in the Dallol Bosso of Niger (West Africa). Earth Surface Process and Landforms 14: 157-166.

Darlan, Y. (1996). Geomorfologi wilayah pesisir. Aplikasi untuk penelitian wilayah pantai. Pusat Pengembangan Geologi Kelautan. Bandung. 96p.

Davis, Jr. (1991). Oceanography: An Introduction to The Marine Enviroment. Wm.C. Brown Publisher. Lowa.USA. 516p.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Brebes. (2008). Penyusunan Rencana Tata Ruang Pesisir Kabupaten Brebes. 56p.

Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Tengah. (2012). Penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Jawa Tengah. 135p.

Djuri, M., Samodra, H., Amin, T. C. & Gafoer, S. (1996). Peta Geologi Lembar Purwokerto dan Tegal, Jawa. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi. Bandung.

Dyer, K. (1986). Coastal and estuarine sediment dynamics. John Wiley and Sons. Chichester. 324p.

Folk, R. I. & Ward, W. C. (1957). Brazos River bar: a study in the significance of grain size parameters. Journal of Sedimentary Petrology 27; 3-26p.

Folk, R. L. & Ward, P. B. (1977). Student operator error in determination of roundess, spherity and grain size. Sed Petrology. 25: 297-301p.

Friedman, G. M. (1979). Differences in size distrobutions of populatioms of particles among sands of various origins. Sedimentology 26: 3-32p.

Ganesh, B., Naidu, A.G.S.S., Jagannadha Rao, M., Karuna Karudu, T. & Avatharam, P. (2013). Studies on textural characteristics of sediments from Gosthani River Estuary - Bheemunipatnam, A.P., East Coast of India. J.Ind. Geophys.Union 17(2): 139-151p.

Gemilang, W. A., Kusumah, G., Wisha, U. J., & Arman, A. (2017). Laju Sedimentasi Di Perairan Brebes, Jawa Tengah Menggunakan Metode Isotop 210pb. Jurnal Geologi Kelautan, 15(1).

Hoekstra, P., Lindeboom, H., Bak, R., Bergh, G. V. D., Tiwi, D. A., Douven, W. et al. (2002). Teluk Banten Research Programme: an integrated coastal zone management Study. Staple (Ed.) Scientific programme Indonesia-Netherlands Proceedings of a workshop held on February 12th2002. Bandung. Indonesia. p, 59-70.

Hsieh, H. (1995). Spatial and temporal patterns of polychaete communities in a subtropical mangrove swamp: infulences of sediment and microhabitat. Mar Ecol Prog Ser., 127:157-167.

Hubbard, J. A. E. B. & Pocock, Y. P. (1972). Sediment rejection by recent scleractinian corals: a key to paleon environmental reconstruction. Geologische Rundsehau, 61:598-626p.

Ingmanson D. E. & Wallace, W. J. (1989). Oceanography an Introduction. Fouth Edition. Wadsworth Publishing Company. Belmont, California. 541p.

Kennish, M. J. (2000). Estuary Restoration and Maintenance: The National Estuary Programe. Boca Raton. USA: CRC.

Korwa J. I. S., Opa, E. T. & Djamaludin, R. (2013). Karakteristik Sedimen Litoral di Pantai Sindualang Satu. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 1(1):48-58.

McLaren, P. & Bowles, D. (1985). The Effects of Sediment Transport on Grain-Size Distributions. Journal of Sedimentary Petrology 55 (4): 457-470p.

Nontji, A. (2002). Laut Nusantara. Jakarta (ID): Djambatan Pr.

Nugroho, S. H. & Basit, A. (2014). Sebaran Sedimen Berdasarkan Analisis Ukuran Butir Di Teluk Weda, Maluku Utara. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 6 (1): 229-240p.

Purnawan, S., Setiawan, I. & Marwantim. (2012). Studi sebaran sedimen berdasarkan ukuran butir di perairan Kuala Gigieng, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Depik, 1(1):31-36p.

Rainey M. P., Tyler, A. N., Gilver, D. J., Bryant, R. G. & McDonald, P. (2003). Mapping intertidal estuarine sediment grain size distributions through airbone remote sensing. Elsevier (Remote Sensing of Enviroment, (86): 480-490.

Rifardi, O. K. & Tomiyasu, T. (1998). Sedimentary Environments Based on Texture Surface Sediments and Sedimentation Rates in the South Yatsushiro (Sea), Soutwest Kyushu, Japan. Jour. Sedimentol. Soc. Japan (48):67-84.

Rifardi. (2012). Geologi Sedimen Modern (Edisirevisi). Universitas Riau Press.

Roza, S. Y. (2016). Kontribusi Mangrove Dalam Memerangkap Sedimen Di Wilayah Pesisir Kota Dumai Provinsi Riau (tesis). Bogor. Institus Pertanian Bogor.

Shepard F. P. (1954). Nomenclature based on sand-silt-clay ratios. J. of Sedimentary Petrology, 24(3):151-158p.

Siregar, S. N., Sari, L. P., Purba, N. P., Pranowo, W. S., & Syamsuddin, M. L. (2017). Pertukaran massa air di Laut Jawa terhadap periodisitas monsun dan Arlindo pada tahun 2015. DEPIK Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, 6(1), 44-59.

Solahuddin, T., Triarso, E. & Troa, R. A. (2006). Karaktersistik tekstur sedimen berdasarkan analisis granulometri dan morfologi batupasir sepanjang Sungai Progo di Daerah Kalibawang-Pantai Trisik. D.I.Y. Proceddings of International Conference on Earth Science and Technology Vol I.

Surbakti, H. (2010). Pemodelan sebaran sedimen tersuspensi dan pola arus di pesisir Banyuasin, Sumatera Selatan (tesis). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Wenno, L. F. & Y. Witasari. (2001). Distribusi ukuran butir pasir di Pantai Parangtritis, Yogyakarta. Pesisir dan Pantai Indonesia, 6:95-103p.

Wentworth, C. K. (1922). A scale of grade and class term for clastic sediment. J. Geology, 30:337-392p.

Winter, C. (2007). On the evaluation of sediment transport models in tidal environments. Sedimentary Geology, 202:562-571. Doi:101016/j. sedgeo.2007.03.019.

Yasin, A. M., Sukiyah, E. & Isnaniawardhani, V. (2016). Grain Size Analysis of Quartenary Sediment from Kendari Basin, Indonesia. International Journal of Science and Research (IJSR): 2139-7064p.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jkn.v1i2.6456


Creative Commons License

Copyright of Jurnal Kelautan Nasional (p-ISSN 1907-767Xe-ISSN 2615-4579)

Pusat Riset Kelautan
Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan

View My Stats

Index by