STATUS MUTU AIR PELABUHAN PANGGULUBELO BERDASARKAN INDEKS STORET DAN INDEKS PENCEMARAN

Sunarwan Asuhadi, Abdul Manan Manan

Abstract


Metode penentuan status mutu air dapat menggunakan Indeks Storet dan Indeks Pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang status mutu air laut Pelabuhan Panggulubelo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan dan pengukuran kualitas sampel air laut, selain itu dikumpulkan publikasi tahun 2013 s.d. 2015 (time series) yang terkait dengan kualitas air laut di lokasi Pelabuhan Panggulubelo. Penentuan status mutu air menggunakan analisis Indeks Storet dan Indeks Pencemaran. Hasil pengukuran kualitas perairan menurut Indeks Storet menunjukkan skor -14 (tercemar sedang), sedangkan nilai Indeks Pencemaran adalah 2,79 (tercemar ringan). Ini menunjukkan bahwa perairan Pelabuhan Panggulubelo telah mengalami cemaran ringan dan sedang, serta memiliki potensi untuk mengalami pencemaran dengan status tercemar berat bilamana tidak dilakukan upaya yang tepat untuk mengurangi berbagai sumber pencemaran di area pelabuhan.

Keywords


Status mutu air, Pelabuhan Panggulubelo, indeks storet, indeks pencemaran.

Full Text:

PDF

References


Adiansyah., V & Samuel. (2015). Distribusi Oksigen Terlarut dan Beberapa Faktor Fisika dan Kimia Perairan Penting di Danau Lindu Sulawesi Tengah. Aplikasi Teknologi Sebagai Solusi di Bidang Perikanan Secara Berkelanjutan Seminar Nasional Perikanan Indonesia, 19-20 November 2015, STP JAKARTA. ISBN : 978-602-72574-5-0.

Anonim. Kondisi Geografi Daerah. http://www.wakatobikab.go.id/statik/geografi.daerah/kondisi.geografi.daerah.html, diakses 20 November 2017.

Bilotta, G.S., & Brazier, R.E. (2008). Understanding the influence of suspended solids on water quality and aquatic biota. Water Research, 42, 2849-2861.

Dasira, Alyuan. Antara Konsep Kelautan atau Kemaritiman?.http://www.radarbangka.co.id/rubrik/detail/persepktif/10295/antara-konsep-kelautan-atau-kemaritiman.html, dipublikasikan 03 November 2014, diakses 14 Agustus 2017.

Effendi, H. (2000). Telaahan Kualitas Air-Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB.

Endah, B. R. (2017). Analisis Kualitas Air Laut di Area Alur Pelayaran Barat Surabaya di Selat Madura. Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan, ISSN 2548-9518 Vol. 01, No. 01, Januari 2017.

Ermawati, R., & Hartanto, L. (2017). Pemetaan Sumber Pencemar Sungai Lamat Kabupaten Magelang. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan Volume 9, Nomor 2, Juni 2017 Hal. 92-104 ISSN:2085-1227 dan e-ISSN:2502-6119.

Hasani, O. U. (2016). Analisis Kualitas Air Sungai Konaweha Provinsi Sulawesi Tenggara. Ecogreen Vol. 2 No. 2, Oktober 2016, Halaman 123 – 129, ISSN 2407 - 9049.

Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 393/Kpts-IV/1996 tentang Penunjukan Kawasan Kepulauan Wakatobi Dan Perairan Laut Di Sekitarnya Di Kabupaten Daerah Tingkat II Buton, Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara Seluas ± 1.390.000 (Satu Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Ribu) Hektar Sebagai Taman Nasional.

Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 7651/Kpts-II/2002 tentang Penetapan Kawasan Kepulauan Wakatobi dan Perairan Laut di Sekitarnya Seluas 1.390.000 (Satu Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Ribu) Hektar.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut untuk peruntukkan pelabuhan.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: 115 Tahun 2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air.

Mackereth, F. J. H., Heron, J., & Talling, J. F. (1989). Water Analysis. Freshwater Biological Association. Cumbria. UK. 120 p.

Muhtadi, A., dkk. (2017). Morfometri dan Daya Tampung Beban Pencemaran Danau Pondok Lapan di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia 2017 2(2): 49–63.

Nemerow, N. L., & Sumitomo, H. (1970). Benefits of Water Quality Enhancement. Report No. 16110 DAJ, prepared for the U.S. Environmental Protection Agency, December 1970. Syracuse University, Syracuse, NY.

Nemerow, N. L. (1974). Scientific Stream Pollution Analysis. McGraw-Hill Book Co.

Nicola, F. (2015). Hubungan Antara Konduktivitas, TDS (Total Dissolved Solid) dan TSS (Total Suspended Solid) dengan Kadar Fe2+ dan Fe Total pada Air Sumur Gali. (Skripsi). Universitas Jember. Jember.

Ni Ketut Asrini, dkk. (2017). Studi Analisis Kualitas Air di Daerah Aliran Sungai Pakerisan Provinsi Bali. Ecotrophic Volume 11 Nomor 2 TAHUN 2017 p-ISSN: 1907-5626, e-ISSN: 2503-3395.

Noviyanti, dkk. (2015). Karakterisasi Kalsium Karbonat (Ca(CO3)) Dari Batu Kapur Kelurahan Tellu Limpoe Kecamatan Suppa. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika. Jilid 11, Nomor 2, Agustus 2015, hal. 169-172.

Novotny, V., & Olem, H. (1994). Water Quality, Prevention, Identification, and Management of Diffuse Polution. Van Nostrans Reinhod. New York. 1054 p.

Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi. (2012). Album Peta Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Wakatobi.

Perdana, C. (2015). Gambaran Asupan Amonia (NH3) Pada Masyarakat Dewasa di Kawasan Sekitar Pemukiman PT. PUSRI Palembang Tahun 2015. (Skripsi). Peminatan Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta, hal. 14.

Puji, S.S, dkk. (2014). Kajian Bentuk dan Sensitivitas Rumus Indeks PI, Storet, CCME untuk Penentuan status mutu perairan sungai tropis di Indonesia. J. Manusia dan Lingkungan, Vol. 21, No.2, Juli 2014: 129-142.

Rejeki, S. A., dkk. (2014). Status pencemaran dan kandungan logam berat pada simping (Placuna placenta) di Pesisir Kabupaten Tangerang. Depik, 3(2): 91-98 Agustus 2014 ISSN 2089-7790.

Rinawati., Hidayat, D., Suprianto, R., & Dewi, P. S. (2016). Penentuan Kandungan Zat Padat (Total Dissolve Solid dan Total Suspended Solid) di Perairan Teluk Lampung. Analit: Analytical and Environmental Chemistry Volume 1, No 01, Oktober 2016.

Sarach, S.U., dkk. (2017). Penentuan Status Mutu Air Sungai Berdasarkan Metode Indeks Pencemaran Sebagai Pengendalian Kualitas Lingkungan (Studi Kasus : Sungai Gelis, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah). http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan Jurnal Teknik Lingkungan, Vol. 6, No. 1 (2017).

Setiyo, H.H., dkk. (2009). Analisis Penentuan Mutu Air Beberapa Sungai Di Jawa Tengah Dengan Metode Storet dan Indeks Pencemaran. Jurnal Presipitasi Vol. 6 No.2 September 2009, ISSN 1907-187X.

Sopiani, A. (2014). Menjaga Laut dari Pencemaran dan Perusakan. Mitra Edukasi Indonesia, Bandung.

Sumaji, Awalunikmah, R. (2017). Penentuan Status Mutu Air Sungai Kalimas Dengan Metode Storet Dan Indeks Pencemaran. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Suwari, dkk. (2010). Penentuan Status Mutu Air Kali Surabaya dengan Metode Storet dan Indeks Pencemaran. Majalah Widya Tahun 27 Nomor 297 Juni 2010.

Tarigan, M. S., & Edward. (2003). Kandungan Total Zat Padat Tersuspensi (Total Suspended Solid) di Perairan Raha Sulawesi Tenggara, Jurnal Bidang Dinamika Laut, Pusat Penelitian Oseanografi, Makara Sains, 7 (3), 109-119.

Tebbut, T. H. Y. (1992). Principles of Water Quality Control. Fourth Edition. Pergamon Press. Oxford. 251 p.

Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jkn.v13i2.6475


Creative Commons License

Copyright of Jurnal Kelautan Nasional (p-ISSN 1907-767Xe-ISSN 2615-4579)

Pusat Riset Kelautan
Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan

View My Stats

Index by