PENGARUH ALIH FUNGSI KAWASAN MANGROVE PADA SIFAT SEDIMEN DAN KEMAMPUAN PENYIMPANAN KARBON

Terry Louise Kepel, Restu Nur Afi Ati, Yusmiana Puspitaningsih Rahayu, Novi Susetyo Adi

Abstract


Ekosistem mangrove memiliki kemampuan untuk menyerap dan menyimpan karbon. Beberapa penelitian memperlihatkan besarnya kemampuan penyerapan dan penyimpanan karbon oleh ekosistem ini. Namun demikian, kapasitas penyimpanan ini akan menurun karena deforestrasi dan konversi lahan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa dampak alih fungsi lahan mangrove terhadap sifat sedimen serta kemampuannya dalam menyimpan karbon. Penelitian dilakukan di empat lokasi yaitu di Kabupaten Berau - Kalimantan Timur dan Karimunjawa-Jawa Tengah yang mewakili daerah alami serta, Kabupaten Pati - Jawa Tengah dan  Kabupaten Indramayu – Jawa Barat yang mewakili mangrove yang pernah mengalami alih fungsi lahan dan telah direhabilitasi. Sedimen diambil minimal sampai pada kedalaman satu meter dengan menggunakan soil auger. Sebanyak empat sampel diambil pada setiap core sediment pada interval kedalaman 0-15, 15-30, 30-50 dan 50-100 cm. Mangrove yang pernah mengalami alih fungsi lahan memiliki nilai bulk density yang lebih tinggi serta konsentrasi CN (%) dan simpanan karbon (MgCha-1) yang lebih rendah dibandingkan dengan lokasi yang alami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alih fungsi lahan mangrove menurunkan kemampuan penyimpanan karbon ekosistem dan diperlukan waktu untuk meningkatkan nilai simpanan karbon sedimen pada daerah yang pernah mengalami alih fungsi.

 


Keywords


Alih fungsi mangrove, Simpanan Karbon, Sedimen mangrove

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jkn.v13i3.6620


Creative Commons License

Copyright of Jurnal Kelautan Nasional (p-ISSN 1907-767Xe-ISSN 2615-4579)

Pusat Riset Kelautan
Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan

View My Stats

Index by