KONDISI KESEHATAN TERUMBU KARANG TELUK SALEH, SUMBAWA: Tinjauan Aspek Substrat Dasar Terumbu dan Keanekaragaman Ikan karang

Isa Nagib Edrus, Syahrul Arief, Erik Setyawan

Abstract


Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2009 di perairan Teluk Saleh dan sekitarnya, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi kesehatan karang dan keragaman jenis karang serta untuk mengidentifikasi struktur komunitas ikan karang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah line intercept transect dan sensus visual. Hasil penelitian di 13 lokasi pencuplikan data menunjukan bahwa kesehatan terumbu tergolong buruk 8%, sedang 69%, dan baik 23%. Di antara lokasi tersebut terdapat 58 genus karang dari 17 suku, di mana jumlah genus bervariasi antar lokasi. Labuhan Haji memiliki jumlah marga karang keras terbesar (34 genus) dan Pulau Dangar Besar memiliki jumlah marga terkecil (18 genus). Persen tutupan karang keras bervariasi antara 16,97% (kategori kritis) sampai 57,39% (kategori baik). Dari 13 lokasi transek, tujuh diantaranya memiliki indeks keanekaragaman ikan karang yang tinggi (H = 3,5-4) dan enam lokasi lainnya memiliki indeks keanekaragaman sedang (H = 3,5). Sedikitnya terdapat 405 jenis ikan karang dengan 143 marga dari 47 suku. Keanekaragaman komunitas tergolong sedang sampai tinggi. Kepadatan individu per meter persegi tergolong rendah pada sebagian besar lokasi transek.

 

This study was caried out in April 2009 at the adjacent waters of Saleh Bay, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. The study objectives are to identify the coral health, coral diversity, and the reef fish community structure.Methods used for those are a line intercept transect and a census visual technique. For the 13 data gathering sites, the results show that 8% of the areas had a poor reef health category, 69% of the others had a moderate reef health category, and 23% of the rest areas had a good reef health category.Among the areas, there were 58 genus derived from17 families, where genus numbers varied one another of the areas. Labuhan Haji had a highest number of genus (34) and Dangar Besar Island has a lowest number of genus (18). Percent cover of hard corals varied from 16.97% (kritical state) to 57.39% (good health). Among the 13 transect sites, seven of those had a high rank of reef fish diversity indeces (from 3.5-4) and the others had a moderate reef fish diversity index (3.5). At least there were 405 spesies, 143 genus, and 47 families identified for reef fish. Diversity indices of the community ranged from fair to high. Its density per square meter was rare for majority of the transect areas.


Keywords


terumbu karang; persentase tutupan karang; ikan karang; Teluk Saleh; Sumbawa; Nusa Tenggara Barat

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jppi.16.2.2010.147-161


Creative Commons License
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats
p-ISSN 0853-5884
e-ISSN 2502-6542

Find in a library with WorldCatCrossref logoSHERPA/RoMEO Logogoogle scholardoaj