PENGARUH UKURAN MATA JARING BUBU LIPAT TERHADAP JUMLAH DAN UKURAN HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN DI PERAIRAN UTARA LAMONGAN, JAWA TIMUR

Mahiswara Mahiswara, Hufiadi Hufiadi, Baihaqi Baihaqi, Tri Wahyu Budiarti

Abstract


Bubu lipat merupakan alat tangkap yang banyak dioperasikan nelayan untuk menangkap rajungan, namun memiliki selektivitas rendah tergantung pada ukuran mata jaring yang digunakan. Tingkat selektivitas bubu lipat perlu ditingkatkan agar tangkapan rajungan memiliki ukuran layak tangkap sesuai peraturan. Penelitian uji coba pengoperasian bubu lipat rajungan dengan berbagai ukuran mata jaring yaitu 1¼ , 2, 2½ dan 3 inci, berbentuk bujur sangkar telah dilakukan di perairan utara Lamongan, Jawa Timur. Jumlah bubu lipat yang dioperasikan untuk setiap ukuran mata jaring sebanyak 150 unit per tawur/setting. Tujuan penelitian, untuk mengetahui pengaruh ukuran mata jaring bubu terhadap jumlah dan ukuran hasil tangkapan rajungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan ukuran mata jaring berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan bubu lipat rajungan. Hasil tangkapan rajungan dari bubu lipat mata jaring 2 inci (2,17 kg/setting) tidak berbeda nyata dengan mata jaring 1¼ inci (2,08 kg/setting). Ukuran lebar karapas (CW=carapace width) rajungan layak tangkap (> 100 mm) semakin besar dengan meningkatnya ukuran mata jaring. Nilai tertinggi prosentase tangkapan rajungan ukuran besar (CW > 100 mm), ditemukan pada bubu lipat ukuran mata jaring 3 inci mencapai 98 % dari total rajungan yang tertangkap.

 

Collapsible crab pot is a common fishing gear that has been operated by many fishermen, however this kind of fishing gear has a low selectivity. The selectivity level of crab pot needs to be increased so that the size of crab catch comply to the allowable legal size. Fishing trials of crab pot with the mesh size of 1¼, 2, 2½ and 3 inch square-shaped has been done in the waters of north Lamongan, East Java. The objectives of this research is to determine the effect of mesh size to the number and size of the catches. The results showed that different mesh size has significant effect on the catch of pot. However the catch of a 2 inch mesh size pot (of 2.17 kg / setting) was not significantly different with the catch of pot with 1¼ inch mesh size (of 2.08 kg / setting). Percentage of BSC catch with carapace width (CW) > 100 mm increased by increasing of mesh size of net. The highest percentage (98 % of the total catch) was obtained from  the 3-inch mesh sizes.


Keywords


Bubu lipat; hasil tangkapan; rajungan; ukuran mata jaring; selektivitas

Full Text:

PDF

References


Boutson, A., Mahasawasde, C., Mahasawasde, S., Tunkijjanukij, S. & Arimoto, T. (2009). Use of escape vents to improve size and species selectivity of collapsible pot for blue swimming crab Portunus pelagicus in Thailand. Fish Sci. 75, 25–33. DOI: 10.1007/s12562-008-0010-z.

DJPT. (2016). Statistik perikanan Tangkap Indonesia Tahun 2015. Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, KKP. Jakarta.

Ernawati, T., Kembaren, D. & Wagiyo, K. (2015). Penentuan status stok sumberdaya rajungan (Portunus Pelagicus Linnaeus, 1758) dengan metode spawning potential ratio di perairan sekitar Belitung. J. Lit. Perikan. Ind, 21 (2), 63-70. DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jppi.21.2.2015.63-70

Ferno, A., & Olsen, S. (1994). Marine fish behaviour in capture abundance estimation (p. 69-81). London: Fishing News Book.

Guilorry, V., & Prejean. P. (1997). Blue crab, Callinectes sapidus, Trap Selectivity Studies: Mesh Size. Mar. Fish. Rev, 59 (1), 29-31.

Hufiadi. (2017). Selektivitas alat tangkap rajungan (Portunus pelagicus) di Laut Jawa (Studi kasus alat tangkap Cirebon). (p. 131-138). Prosiding Simposium Nasional Krustasea.

Jirapunpipat, K., Phomikong, P., Yokota, M., & Watanabe, S. (2008). The effect of escape vents in collapsible pots on catch and size of the mud crab Scylla olivacea. Fish Res, 94, 73-78.

Kurnia, R., M. Boer & Zairion. (2014). Biologi populasi rajungan (Portunus pelagicus) dan karakteristik lingkungan habitat esensinya sebagai upaya awal perlindungan di Lampung Timur. JIPI, 19(1), 22-28.

Kurniasih, A., Irnawati, R., & Susanto, A. (2016). Efektifitas celah pelolosan pada bubu lipat terhadap hasil tangkapan rajungan di Teluk Banten. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 6 (2), 95 – 103.

La Sara, Halili, Mustafa, A., & Bahtiar. (2016). Appropriate escape vent sizes on collapsible crab pot for blue swimming crab (Portunus pelagicus) Fishery in Southeast Sulawesi Waters, Indonesia. J. Fish. Aquat. Sci. 11:402-410. DOI: 10.3923/jfas.2016.

Pascoe, S. (1997). Bycatch management and the economic of discarding, FAO Fisheries Technical Paper No. 370. Rome, Italy: FAO.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jppi.24.3.2018.175-185


Creative Commons License
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
p-ISSN 0853-5884
e-ISSN 2502-6542

Find in a library with WorldCatCrossref logoSHERPA/RoMEO Logogoogle scholardoaj