PEMBERIAN VAKSIN DNA ANTI-KHV IKAN MAS DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP BENIH IKAN KOI

Eni Kusrini, Sri Nuryati, Siti Zubaidah, Lili Sholihah

Abstract


Salah satu upaya penanggulangan wabah koi herpes virus (KHV) yang biasa menyerang ikan koi dan ikan mas adalah dengan pemberian vaksin DNA. Vaksin DNA dapat merangsang kekebalan spesifik dan kekebalan yang ditimbulkan relatif tinggi, serta aman digunakan. Penelitian ini bertujuan menguji beberapa dosis vaksin DNA terhadap benih ikan koi sehingga didapatkan dosis yang tepat yang dapat memberikan RPS (relative percent survival) dan imunitas terbaik. Perlakuan yang diberikan adalah vaksinasi dengan dosis berbeda melalui teknik injeksi secara intra muskular, yaitu perlakuan A (7,5 µg/100 µL), B (10 µg/100 µL), C (12,5 µg/100 µL), serta kontrol positif (ikan tidak divaksinasi tetapi diuji tantang) dan kontrol negatif (ikan tidak divaksinasi dan tidak diuji tantang). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian vaksin dengan dosis berbeda mampu meningkatkan sintasan pada ikan koi, serta vaksin DNA dengan dosis 12,5 µg/100 µL mampu memberikan nilai sintasan ikan koi yang diinfeksi KHV sebesar 97,22% dan memberikan nilai RPS sebesar 95,83 ± 0,58%; serta memberikan gambaran sistem imun terbaik dibandingkan perlakuan lainnya.

One of the alternatives to deal with the koi herpesvirus (KHV) infections in koi fish and common carp is through the use of DNA vaccine. DNA vaccines can stimulate a high level of specific immune responses and induced immunity and are relatively safe to be used. This research was aimed to determine the effective dose of DNA vaccine for the best relative percent survival (RPS) and immunity. The treatments consisted of different vaccine doses administered through intramuscular injection: treatment A (7.5 mg/100 mL), B (10 mg/100 mL), C (12.5 mg/100 mL), and the positive control (non-vaccinated fish but challenged by KHV test) and negative control (non-vaccinated fish and not challenged by KHV test). The results showed that the administration of the vaccine with different doses had increased the survival of koi fish across all treatments (excluding positive and negative controls). Vaccine dose of 12.5 mg/100 mL was considered as the best vaccine dose. The vaccine dose had produced the best survival value of 97.22% and resulted in the highest RPS values of 95.83 ± 0.58%. DNA vaccine is expected to be the future vaccine.


Keywords


ikan koi; vaksin DNA; KHV; sintasan; dosis; koi fish; DNA vaccines; KHV; survival rate; dose

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jra.14.2.2019.95-108


Lisensi Creative Commons
Jurnal Riset Akuakultur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats
p-ISSN 1907-6754
e-ISSN 2502-6534


Find in a library with WorldCatCrossref logoSHERPA/RoMEO LogoHasil gambar untuk isjdgoogle scholar