PENGGUNAAN PHENOXY ETHANOL, SUHU DINGIN, DAN KOMBINASI SUHU DINGIN DENGAN PHENOXY DALAM PEMBIUSAN BANDENG UMPAN

Suwardi Tahe

Abstract


Usaha penangkapan tuna dan cakalang semakin berkembang dan penggunaan bandeng umpan hidup kian marak. Kendala dalam penanganan umpan hidup adalah penanganan sewaktu panen dan pengangkutan sampai ke lokasi penangkapan. Untuk itu telah dilakukan pengangkutan bandeng umpan dengan phenoxy ethanol (200 mg/L), suhu dingin (23°C), dan kombinasi suhu dingin dengan phenoxy ethanol dalam berbagai kepadatan yaitu 5, 10, dan 15 ekor/5L yang dirancang dengan acak lengkap pola faktorial masing-masing tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kepadatan yang baik adalah berkisar 5--10 ekor/5L dan pengangkutan dengan suhu dingin dan kombinasi suhu dingin dan phenoxy ethanol dapat diaplikasikan oleh pengguna, karena sintasan didapat antara 90%--100% dengan durasi sedatif 6 jam.


Keywords


phenoxy ethanol; suhu rendah; milk fish

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/ma.3.2.2008.133-136


Creative Commons License
Media Akuakultur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
p-ISSN 1907-6762
e-ISSN 2502-9460

Find in a library with WorldCatCrossref logoSHERPA/RoMEO Logogoogle scholarDirectory of Open Access Journals