PERFORMA BUDIDAYA RUMPUT LAUT Gracilaria changii (Gracilariales, Rhodophyta) PADA LOKASI TANAM BERBEDA DI PERAIRAN UJUNG BAJI KABUPATEN TAKALAR

Mugi Mulyono Mulyono, Suharyadi Suharyadi, Sri Budiani Samsuharapan, Erni Marlina, Maria Goreti Eny Kristiany, Effi Athfiyani Thaib, Amyda Suryati Panjaitan, Sinar Pagi Sektiana, Ilham Ilham, Fitriska Hapsyari, Afandi Saputra, Faridatun Hasanah, Yamina Safitri

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi performa pertumbuhan Gracilaria changii yang ditanam di daerah budidaya dengan lokasi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di perairan Takalar, Sulawesi Selatan, Indonesia. Pengamatan pertumbuhan dengan metode long line dilakukan di lima lokasi di perairan Ujung Baji, Takalar, Sulawesi Selatan. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa tingkat pertumbuhan G. changii di lokasi tanam yang berdekatan dengan muara sungai (stasiun-5) memiliki laju pertumbuhan terbaik sebesar 557,6 ± 31,51 g dan berbeda sangat nyata dibandingkan dengan lokasi tanam yang jauh dari muara sungai (stasiun-1) dengan laju pertumbuhan sebesar 266,4 ± 15,98 g. Sedangkan tingkat pertumbuhan spesifik tidak memperlihatkan adanya perbedaan yang nyata antara stasiun-5 (4,20 ± 4,2%/hari) dengan stasiun-1 (2,36 ± 2,4%/hari). Pengamatan kualitas air memberikan indikasi pengaruhnya terhadap pertumbuhan G. changii, di mana yang paling dominan adalah salinitas.

This study aimed to evaluate the growth performance of Gracilaria changii cultivated at different locations. This research was conducted in Takalar waters, South Sulawesi, Indonesia. Observations on seaweed growth planted using long line method were carried out in five different locations in the waters of Ujung Baji, Takalar, South Sulawesi. The results showed that the growth rate of G. changii at the planting location near the river mouth (station-5) was the best with a growth rate of 557.6 ± 31.51 grams and significantly different compared to that of seaweed planted at the farthest location from the river mouth (station-1) with a growth rate of 266.4 ± 15.98 grams. There was no significant difference on specific growth rate between stations 5 (4.20 ± 4.2%/day) and station 1 (2.36 ± 2.4%/day). Further observation of water quality variations indicated that salinity predominantly affects the growth. G. changii in this area.


Keywords


Gracilaria; pertumbuhan; salinitas; Sulawesi, Indonesia; Gracilaria; growth; salinity; Sulawesi, Indonesia

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/ma.15.2.2020.71-77


Creative Commons License
Media Akuakultur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
p-ISSN 1907-6762
e-ISSN 2502-9460

Find in a library with WorldCatCrossref logoSHERPA/RoMEO Logogoogle scholar