Pengaruh Pemberian Larutan Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Terhadap Kelangsungan Hidup Benih Ikan Cupang (Betta splendens)

Vini Taru Febriani Prajayati, Ega Aditya Prama, Muhammad Akbarurrasyid, Irpan Mustakim

Abstract


Ikan hias merupakan ikan yang mempunyai bentuk dan warna yang indah dan menarik. Secang adalah tanaman berkayu yang biasa dimanfaatkan bagian batangnya, tanaman secang ini dapat dijumpai diseluruh nusantara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian larutan kayu secang pada benih ikan cupang yang diharapkan dapat memberikan pengaruh terhadap kelangsungan hidup benih ikan cupang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Pertumbuhan panjang mutlak benih ikan didapatkan bahwa pada perlakuan B (2 ml/l larutan kayu secang) memiliki pertumbuhan panjang mutlak paling tinggi yaitu 3,55 cm. Tingkat kelangsungan hidup benih ikan cupang didapatkan bahwa nilai kelangsungan hidup paling tinggi 89,3%  pada perlakuan A (1 ml/l larutan kayu secang). Penambahan larutan kayu secang pada kolam pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup ikan cupang dan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan ikan cupang (Betta splendens).


Keywords


Ikan Cupang, Kelangsungan Hidup, Secang, Pertumbuhan

References


Andriani, Y., Setiawati, M., Tri, M., & Sunarno, D. (2018). Kecernaan Pakan Dan Kinerja Pertumbuhan Yuwana Ikan Gurami, Osphronemus goramy Lacepede, 1801 Yang Diberi Pakan Dengan Penambahan Glutamin. Jurnal Iktiologi Indonesia, 19(1), 1–11.

Effendie, M. I. (1997). Biologi Perikanan. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama.

Fahrunnisa, A. (2020). Uji Sitotoksik Minyak Atsiri Batang dan Biji Tanaman Secang (Caesalpinia sappan) dengan Metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).

Fissabela, F. A., Suminto, & Nugroho, R. A. (2016). Pengaruh Pemberian Recombinant Growth Hormone (rGH) Dengan Dosis Berbeda Pada Pakan Komersial Terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Benih Ikan Patin (P. pangasius). Journal of Aquaculture Management and Technology, 5, 1–9.

Hartanto. S dan Tanu. R. 2017. Penelitian Secang Sebagai Pewarna Alami Rotan Dan Aplikasinya Pada Produk Home Décor. Dimensi. Vol 14(1).

Lisniawati, Weka Sidha Bhagawan, Arum Suproborini, R. W. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Tumbuhan Caesalpinia sappan L Berdasarkan Studi Etnobotani Di Hutan Lereng Gunung Wilis Pada Bakteri S higella dysenteriae Antibacterial Activity Test Of The Plant Caesalpinia Sappan L Based Ethnobotanical Studies In Forest Slope. Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research, 4(2), 65–70.

Made, N., Rakasari, G., Duniaji, A. S., Nocianitri, K. A., Pertanian, F. T., Pertanian, F. T., & Jimbaran, K. B. (2019). Kandungan Senyawa Flavonoid dan Antosianin Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Serta Aktivitas Antibakteri Terhadap Vibrio cholerae. 8(2), 216–225.

Monalisa, S. S., & Minggawati, I. (2010). Kualitas Air yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis sp.) di Kolam Beton dan Terpal. Journal of Tropical Fisheries, 5(2), 526–530.

Ni Made Dwi Dharmayanti, I. P. D. A. (2019). Uji Daya Hambat Ekstrak Batang Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli. Jurnal Kedokteran, (20), 685–693.

Rachmawati, D., & Samidjan, I. (2013). Efektivitas Substitusi Tepung Ikan Dengan Tepung Maggot dalam Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Patin (Pangasius pangasius). Jurnal Saintek Perikanan, 9(1), 62–67.

Rahayu, F. D., Ekastuti, D. R., & Tiuria, R. (2013). Infestasi Cacing Parasitik pada Insang Ikan Mujair ( Oreochromis mossambicus ). Acta Veterinaria Indonesiana, 1(1), 8-14.

Rijayanti, R. P. 2014. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Mangga Bacang (Mangifera Foetida L.) Terhadap Staphylococcus Aureus Secara In Vitro. Naskah Publikasi. Universitas tanjungpura.

Rosidah, & Afizia, W. M. (2012). Potensi ekstrak daun jambu biji sebagai antibakterial untuk menanggulangi serangan bakteri. III(1), 19–27.

Sanad, H. F., Maulana, I. T., & Kodir, R. A. (2015). Perbandingan Pengaruh Suhu dan Waktu Perebusan Terhadap Kandungan Brazilin pada Kayu Secang (Caesalpinia Sappan Linn.). Prosiding Farmasi, 1(2), 19–25.

Septian, R., Samidjan, I., & Rachmawati, D. (2013). Pengaruh Pemberian Kombinasi Pakan Ikan Rucah dan Buatan yang Diperkaya Vitamin E Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Kepiting Soka (Scylla paramamosain). Journal of Aquaculture Management and Technology, 2, 13–24.

Standar Nasional Indonesia. 2018. Ikan cupang hias Betta splendens Regan 1910 – Syarat mutu dan penanganan. SNI 7735:2018.

Sulasi, Hastuti, S., & Subandiyono. (2018). Pengaruh Enzim Papain Dan Probiotik Pada Pakan Buatan Terhadap Pemanfaatan Protein Pakan Dan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio). Jurnal Sains Akuakultur Tropis, 2, 1–10.

Tahapari, E., & Darmawan, J. (2018). Kebutuhan Protein Pakan Untuk Performa Optimal Benih Ikan Patin Pasupati (Pangasiid). Jurnal Riset Akuakultur, 13(1), 47–56. https://doi.org/10.15578/jra.13.1.2018.47-56

Widowati, W. (2013). Uji fitokimia dan potensi antioksidan ekstrak etanol kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Jurnal Kedokteran Maranatha, 11(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/salamata.v4i1.11429

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh:

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Jl. Sungai Musi Km 09, Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Indonesia
Telp/Fax: (0481) 2920204

Creative Commons License
Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats


Indexed by: