Karakteristik unit Penangkapan Gurita (Octopus sp.) di Perairan Teluk Bone

Rahmatang Rahmatang, Asia Asia, Arham Rumpa, Paduartama Tandipuang, Rafi Ohorella

Abstract


Efektifitas alat tangkap gurita, khususnya menggunakan pancing tidak terlepas dari pemahaman terkait karakteristik unit penangkapan, daerah dan musim penangkapan. Tujuan penelitian ini, yaitu mendeskripsikan karakteristik pancing gurita (Octopus sp.) yang meliputi spesifikasi kapal, spesifikasi alat tangkap yang digunakan, teknik pengoperasian, musim penangkapan  dan spesies dominan gurita yang tertangkap. Jenis penelitian berupa observasi dan wawancara langsung serta experimental fishing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kapal gurita secara dimensional memiliki ukuran berkisar 5 s/d 7 GT, komponen utama dari konstruksi pancing adalah tali dan mata pancing, hasil tangkapan dominan gurita digolongkan sebagai spesies Octopus cyanea yang mana fishing ground penangkapan gurita berada  di wilayah pesisir pantai pada jarak ± 1,5 mill, dimana suhu rata-rata 28 °C dan salinitas 34 ‰.  Sedangkan musim penangkapan  gurita terbaik, yaitu dimulai pada bulan Februari–Mei, dan puncak produksi hasil tangkapan yang optimal terjadi pada Bulai Maret, musim sedang pada bulan November-Januari dan pada Bulan  Juni–Oktober merupakan kondisi musim paceklik. Dengan diketahuinya karakteristik unit penangkapan dan musim penangkapan gurita, dapat meningkatkan efektifitas penangkapan gurita.

Keywords


Gurita; Karakteristik; Musim penangkapan, Pancing, Teluk Bone

Full Text:

PDF

References


Amir, F., Mallawa, A., & Umar, M.T. (2021). Pola pertumbuhan dan nisbah kelamin gurita (Octopus vulgaris) di Teluk Bone. Jurnal Agribisnis Perikanan 14(2), 527-532. https://doi.org/10.52046/ agrikan.v14i2.527-532

Ardidja, S. (2007). Alat penangkapan ikan. Jakarta: Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta.

Ayodhyoa. (1981). Metode penangkapan ikan. Bogor: Yayasan Dwi Sri Bogor.

Azis, A., Syamsuddin, H., Syamsuarty, S., Rismayani, A., Yusuf, M., & Sainal. (2022). Assessment of octopus fisheries management based on fishing technique domain by EAFM (ecosystem approach to fisheries management) in Tarupa Island. Tomini Journal of Aquatic Science, 3(2), 74–84. doi: 10.37905/tjas.v3i2.17015

Bagaskoro, B. (2018). Identifikasi morfologi dan molekuler pada gurita (Genus Octopus Cuvier, 1798) yang ditangkap di Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. Skripsi. Institut Pertanian Bogor: Bogor.

Balansada, A.R., M, Ompi., & F, Lumuindong. 2019. Identifikasi dan habitat gurita (Cephalopoda) dari perairan Salibabu, Kabupaten Kepulauan Talaud. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 7(3), 247-255. doi: 10.35800/jplt.7.3.2019.24742

Bubun, R.L., Simbolon, D., Nurani, T.W., & Wisudo, S.H. (2015). Terbentuknya daerah penangkapan ikan dengan light fishing. Journal Airaha, 4(1), 27– 36.

Bubun, R. L., & A, Mahmud. (2019). Teknologi penangkapan pocong-pocong untuk gurita di Kecamatan Kabaena Barat Sulawesi Tenggara. Marine and Fisheries, (10)1, 23-32.

Evayani, J. 2004. Deskripsi perikanan gurita (Family Octopodidae) di Perairan Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Tesis. Universitas Diponegoro: Semarang.

Manohas, J., Zaini, M., Santoso, H., & Arifin, M.Z. (2017). Alat tangkap pancing gurita. Buletin Matric, 14(2), 29-34.

Martins, V.S., Schiavetti, A., & Souto, F.J.B. (2011). Ethnoecological knowledge of the artisan fishermen of octopi (Octopus spp.) in the community of Coroa Vermelha (Santa Cruz Cabrália, Bahia). Annals of the Brazilian Academy of Sciences, 83(2), 513522.

Nessie VL., (2019). https://en.m.wikipedia.org/wiki/ Octopus_cyanea 13 maret 2019. diakses 25 November 2023

Nontji, A (2005). Laut Nusantara. Jakarta : Djambatan.

Norman, M.D., J.K. Finn., & F.G. Hochberg. (2016). Cephalopods of the world. an annotated and illustrated catalogue of cephalopod species known to date. FAO Species Catalogue for Fishery Purposes, 4(3), 396-398.

Nurdiansyah, L., Pramonowibowo, Fitri, A.D.P. (2015). Analisis perbedaan jenis umpan terhadap hasil tangkapan pada pancing gurita (jigger) Di perairan Karimunjawa, Jawa Tengah. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 4(4), 157-163.

Omar. A.S. (2020). Pertumbuhan relatif gurita, Octopus cyanea Gray, 1849 di Perairan Selat Makassar Dan Teluk Bone. Prosiding Simposium Nasional VII Kelautan dan Perikanan 2020 Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Paruntu, C.P., F.B. Boneka, & S.L. Talare. (2009). Gurita (Cephalopoda) dari perairan Sangihe, Sulawesi Utara. Ekoton, 9(2), 13-27.

Pradila, A.D. (2022). Strategi pengembangan usaha perikanan gurita di Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai. Tesis. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Quintana, D., Domingues, P., & Garcia, S. (2008). Effect of two artificial wet diets agglutinated with gelatin on feed and growth performance of common octopus (Octopus Vulgaris). Aquaculture, 280(2008), 161–164. doi: https://doi.org/10.1016/ j.aquaculture.2008.04.017.

Safari. (2012). Fishing technology studies at octopus bubu Nagalawan Sei Serdang district perbaungan Bedagai North Sumatra Province. Pekanbaru. Tesis. Universitas Riau. Indonesia. http:// repository.unri.ac.id:80/handle/123456789/2831

Samudera, N.R., Hartoko, A., & Sulardiono, B. (2016). Hubungan salinitas terhadap perkembangan telur cephalopoda yang didapat pada Perairan Pantai Bondo Kabupaten Jepara. Management of Aquatic Resources, 5(2), 70-79.

Salas, S., Sumaila, U.R., & Pitcher, T. (2004). Shortterm decisions of small-scale fishers selecting alternative target species: a choise model. Canadian Journal of Fisheries and Aquatic Sciences, 61(3), 374-383. https://doi.org/10.1139/ f04-007

Toha, A.H.A., N. Widodo., L. Hakim., & S.B. Sumitro. (2015). Gurita Octopus cyanea Raja Ampat. Konservasi Biodiversitas Raja Ampat, 4(8), 4-8. Laporan Penelitian Dosen. http:// repository.unipa.ac.id:8080/xmlui/handle/ 123456789/981

Vasadhine, H., La-Ola, L.O., Mansyur, A., Abdullah, Risfandi, & Daeng-Siang, R. (2023). Kajian bisnis perikanan tangkap gurita (Octopus sp.) dengan alat tangkap ganco di Desa Waiiti Barat Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, (8)2, 85-94. doi: http:/ /dx.doi.org/10.33772/jsep.v8i2

Von Brandt, A. (1984). Fishing cathing, methods of the word. Thrind Edition. Fishing News Book: Farnham.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/salamata.v5i2.13594

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh:

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Jl. Sungai Musi Km 09, Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Indonesia
Telp/Fax: (0481) 2920204

Creative Commons License
Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats

p-ISSN: 2615-5753 

e-ISSN : 2963-6493


Indexed by: