NILAI PARAMETER KUALITAS AIR PADA PEMELIHARAAN LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus)

Wahyu Puji Astiyani, Fatma Humaira, Vini Taru Febriani, Muhammad Akbarurrasyid, Ega Aditya Prama

Abstract


Kualitas air merupakan salah satu indikator yang sangat mempengaruhi keberhasilan pemeliharaan lobster. Sumber air merupakan pertimbangan yang sangat penting dalam pemeliharaan lobster air tawar (Cherax quaricarinatus) karena untuk memelihara lobster air tawar memerlukan air yang cukup, serta  air  yang digunakan harus berkualitas baik sehingga pertumbuhan lobster menjadi lebih cepat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui nilai parameter kualitas air pada pemeliharaan lobster air tawar (Cherax quaricarinatus). Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengukur parameter kualitas air yang meliputi suhu, derajat keasaman (pH), Dissolved Oxygen (DO), amoniak dan total alkalinitas. Nilai rata-rata parameter kualitas air pada tandon meliputi suhu dengan nilai 26-28°C; pH dengan nilai 6-7 ppm; DO dengan nilai 3,3-6,8 ppm; amoniak dengan nilai 0; dan total alkalinitas dengan nilai 297,4-310,6 ppm. Nilai rata-rata parameter kualitas air pada kolam pemeliharaan meliputi suhu dengan nilai 26-32°C; pH dengan nilai 6,5-8,4 ppm; DO dengan nilai 57,4 ppm; amoniak dengan nilai 0.01 ppm; dan total alkalinitas dengan nilai 304,2-339,6 ppm. Nilai rata-rata pada kolam IPAL meliputi suhu 26,4-29,4°C; pH dengan nilai 7,4-8 ppm; DO dengan nilai 5,3-7,6 ppm; amoniak dengan nilai 0.01 ppm; dan total alkalinitas 332,971-351,6 ppm.


Keywords


Cherax quadricarinatus, Budidaya, Air Tawar, Kualitas Air

References


laerts, G., & Santika, S.S. (1987). Metoda penelitian air. Usaha Nasional, Surabaya.

Boyd, C. E. (1982). Water quality management for pond fish culture.

Effendi, H. (2003). Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Kanisius.

Furtado, R. N., Carneiro, M. S. D., Candido, M. J. D., Gomes, F. H. T., Rogerio, M. C. P., & da Silva, D. S., (2015). Nitrogen balance and ruminal assessment in male and female sheep fed rations containing castor cake under different treatments. Semin. Cienc. Agrar., 35-(6):3237-324.

Haliman, R. W. & D. S. Adijaya. (2005). Pembudidayaan dan prospek pasar udang putih yang tahan penyakit. Jakarta:Penebar Swadaya.

Holdich, D. M. & Lowery. R. S. (1988). Freshwater crayfish: biology management, and exploitation. London: Croom Helms.

Isdarmawan, N. (2005). Kajian tentang pengaturan luas dan waktu bagi degradasi limbah tambak dalam upaya pengembangan tambak berwawasan lingkungan di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan (Doctoral dissertation, program Pascasarjana Universitas Diponegoro).

Masser, M. P., & Rouse, D. B. (1997). Australian red claw crayfish. Stoneville, MS: Southern Regional Aquaculture Center.

Mas’ud, F. (2014). Pengaruh kualitas air terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreochromis sp.) di kolam beton dan terpal. Grouper Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan.

Mukti, A. T., Muhammad, A., & Woro, H., 2003. Diktat Kuliah Dasar-dasar Akuakultur. Program Studi S1 Budidaya Perairan. Fakultas

Kedokteran Hewan. Universitas Airlangga. Surabaya.

Panggabean, T. K., Sasanti, A. D., & Yulisman. (2016). Kualitas air, kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan efisiensi pakan ikan nila yang diberi pupuk hayati cair pada air media pemeliharaan. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia.

Rihardi, I., Amir, S., & Abidin, Z. (2013). Pertumbuhan lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) pada pemberian pakan dengan frekuensi yang berbeda. Jurnal Perikanan Unram.

Sukmajaya, Y., & Suharjo. (2003). Mengenal lebih dekat lobster air tawar, komoditas perikanan prospektif. Sukabumi: Agromedia Pustaka Utama.

Unisa, R. (2000). Pengaruh Padat Penebaran Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias sp.) Dalam Sistem Resirkulasi Dengan Debit Air 33 lpm/m3. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Wahjuningrum, D., Ashry, N., & Nuryati, S. (2008). The use of cattapa leaves terminalia cattapa as preventive and curative methods in patin catfish pangasionodon hypophthalmus infected with aeromonas hydrophila. Jurnal Akuakultur Indonesia.

Zaelani, D. A. (2006). Pengaruh penambahan CaCO3 dengan dosis 50-200 mg/l pada media pemeliharaan terhadap pertumbuhan Cherax quadricarinatus.

Zamzami, Z. N., Astriyani, R. N., & Suharianto. (2019). Analisis kesesuaian kualitas air sungai dengan baku mutu air untuk budidaya ikan air tawar di kabupaten tabalong. SPECTA Journal of Technology.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/salamata.v6i1.13647

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh:

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Jl. Sungai Musi Km 09, Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Indonesia
Telp/Fax: (0481) 2920204

Creative Commons License
Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats

p-ISSN: 2615-5753 

e-ISSN : 2963-6493


Indexed by: