STAKEHOLDER PREFERENCES FOR FISHERIES MANAGEMENT IN PREVENTING MARINE POLLUTION (CASE STUDY OF KMN. BUKIT SAFA BASED AT THE OCEANIC FISHING PORT KENDARI, INDONESIA)

Iya Purnama Sari, Wulandari Sarasati, Inzaghi Akbar Hidayat

Abstract


Coastal areas support human activities, namely to ensure the sustainability of their lives through fishing activities. Fishing activities produce residual components in the form of marine debris and oil or fuel spills. Marine debris and oil or fuel spills are the main sources of marine pollution, so stakeholder preferences for solutions provided to overcome these problems need to be studied in order to support the sustainability of fisheries management. The research was conducted in February-March 2024. The purposive sampling method was used by selecting fishing vessels with purse seine gear with one vessel, namely KMN. Bukit Safa based in Samudera Fishing Port, Kendari. In addition, interviews were conducted with 15 respondents who are fisheries stakeholders at PPS Kendari. Data analysis used the Pollution Prevention Approach (PPA) model. The results of the identification of residual components from fishing activities on KMN. Bukit Safa included marine debris and oil and fuel spills. Preventive methods are important in this case to prevent marine pollution so that fish habitat conditions can be maintained so that they can support fisheries management. Stakeholder preferences related to recommended solutions in dealing with residual components to prevent marine pollution so as to support fisheries management, namely recommendations to bring back garbage to sea as a condition for issuing a sailing approval letter and rechecking the ship so that there are no obstacles are high with a weight of over 60% each.

Keywords


Fishing Activities; Marine Debris; Oil and Fuel Spills

Full Text:

PDF

References


Aminuddin, M. A., & Burhanuddin, A. (2023). Potensi Kekayaan Dan Keberagaman Maritim Di Wilayah Papua Dalam Upaya Mendorong Kesejahteraan Rakyat. Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 1(4), 157–176.

Arunashantha, H. A. S. (2015). Over Utilization of Coastal Resources and Its Impact: The Case of Sri Lanka.

Darmasetiadi, D., Ningsih, E. S., Oktawati, N. O., & Darmansyah, O. (2023). Identifikasi dan Peran Stakeholder dalam Pengelolaan Zona Penangkapan Ikan di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara. JURNAL LEMURU, 5(2), 223–236.

Darza, S. E. (2020). Dampak pencemaran bahan kimia dari perusahaan kapal indonesia terhadap ekosistem laut. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 4(3), 1831–1852.

Dwihastuty, L., Arkham, M. N., Digdo, A. A., & Putriraya, A. R. (2023). Pengelolaan Perikanan Gurita dengan Pendekatan Pengelolaan Perikanan Berbasis Ekosistem (EAFM) di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 9(2), 179–194.

Firmansyah, I., Riani, E., & Kurnia, R. (2012). Model pengendalian pencemaran laut untuk meningkatkan daya dukung lingkungan Teluk Jakarta. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 2(1), 22.

Fitriyashari, A., Rosyid, A., & Dewi, D. A. N. N. (2014). Analisis kebutuhan perbekalan kapal penangkap ikan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung, Rembang. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 3(3), 122–130.

Hayati, Y., Adrianto, L., Krisanti, M., Pranowo, W. S., & Kurniawan, F. (2020). Magnitudes and tourist perception of marine debris on small tourism island: Assessment of Tidung Island, Jakarta, Indonesia. Marine Pollution Bulletin, 158, 111393.

Mardiantari, C. S. (2017). Aspek Hukum Perlindungan Lingkungan Laut Dari Kegiatan Kapal Perikanan Di Juwana Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah. ., 1–11.

Mustaruddin, M., Abida, M. A., Astarini, J. E., & Aini, S. N. (2023). Pendekatan Produksi Bersih dan Titik Kritis Aktivitas Perikanan Tangkap yang Berbasis di PPN Brondong, Lamongan. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 15(1), 21–31.

Nengsih, N. S. (2020). Penerapan indikator pembangunan berkelanjutan di daerah pesisir dalam keanekaragaman hayati laut untuk mensejahterakan masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 1(2), 151–162.

Pawar, P. R., Shirgaonkar, S. S., & Patil, R. B. (2016). Plastic marine debris: Sources, distribution and impacts on coastal and ocean biodiversity. PENCIL Publication of Biological Sciences, 3(1), 40–54.

Prasetyo, D., Yuntoro, K., & Prasetyo, A. E. (2024). Penyuluhan Pencegahan, Penanggulangan Pencemaran, untuk Masyarakat Anak Buah Kapal Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Journal of Transportation Society Empowerment, 2(1).

Putra, A., Jatayu, D., Larasati, R. F., Sari, I. P., Khairunnisa, A., Cesrany, M., & Aini, S. (2023). Pengembangan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Indonesia. Penerbit Adab.

Rahmawati, S., Agustini, R. K., & Efritadewi, A. (2023). Analisis Dampak Serta Penanggulangan Tumpahan Minyak di Perairan Bintan. Aufklarung: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 3(4), 1–8.

Rathore, S. S., Babu, S., Shekhawat, K., Singh, R., Yadav, S. K., Singh, V. K., & Singh, C. (2022). Designing energy cum carbon-efficient environmentally clean production system for achieving green economy in agriculture. Sustainable Energy Technologies and Assessments, 52, 102190.

Ritonga, A. M., & Sahrul, S. (2023). Kolaborasi DAI dan Aparat Desa Dalam Meningkatkan Kepedulian Kebersihan Lingkungan di Pesisir Pantai Kuala Putri Kabupaten Serdang Bedagai. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 6552–6563.

Sari, I. P., Satyawan, N. M., & Rahayu, S. M. (2024). Stock Study of Bali Sardinella Fisheries at Pengambengan Nusantara Fishing Port, Bali. JKAU: Marine Science, 34(1), 29–39. https://doi.org/10.4197/Mar.34-1.3

Sciutteri, V., Pedà, C., Longo, F., Calogero, R., Cangemi, G., Pagano, L., Battaglia, P., Nannini, M., Romeo, T., & Consoli, P. (2023). Integrated approach for marine litter pollution assessment in the southern Tyrrhenian Sea: Information from bottom-trawl fishing and plastic ingestion in deep-sea fish. Marine Pollution Bulletin, 188, 114661.

Sudrajad, A. (2006). Tumpahan minyak di laut dan beberapa catatan terhadap kasus di Indonesia. Susunan Redaksi, 37.

Sulistyono, S. (2013). Dampak Tumpahan Minyak (Oil Spill) di Perairan Laut pada Kegiatan Industri Migas dan Metode Penanggulangannya. Swara Patra: Majalah Ilmiah PPSDM Migas, 3(1).

Wati, M. W. (2017). Strategi Pengelolaan Ekowisata Mangrove Wonorejo Berdasarkan Preferensi Stakeholder. Surabaya: ITS.

Yenici, E., & Turkoglu, M. (2023). Abundance and composition of marine litter on the coasts of the Dardanelles (Canakkale Strait, Turkey). Environmental Monitoring and Assessment, 195(1), 4.

Yunanda, M., Rizwan, R., & Rahmah, A. (2018). Kajian Tingkat Kebutuhan dan Penyediaan Es Untuk Operasi Penangkapan Ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah, 3(2).

Zulfa, N. (2016). Pengendalian Pencemaran Organik di PPP Tasik Agung Rembang dengan Metode Analisis Hierarki Proses (AHP). Jurnal Ilmiah Teknosains, 4(1), 16–23.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jppi.31.4.2025.169-176


Creative Commons License
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats
p-ISSN 0853-5884
e-ISSN 2502-6542