HUBUNGAN BERAT LEBAR RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PERAIRAN TELUK BANTEN BANTEN
Abstract
Teluk Banten merupakan salah satu lokasi penangkapan rajungan. Rajungan ini sangat diminati oleh konsumen. Hal ini dapat menyebabkan overfishing, hasil tangkapan yang tidak melihat kelayakan dan kondisi habitat rajungan. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah jantan mencapai 354 ekor dan betina 193 ekor. Pertumbuhan rajungan jantan dan betina bersifat alometrik positif dengan nilai slope (b) W = 4.547L-4.06E2. Hal ini menunjukkan bahwa berat rajungan lebih cepat daripada pertumbuhan lebar karapas karena rajungan merupakan salah satu spesies yang tidak bermigrasi sehingga berat rajungan tidak berkurang akibat migrasi. Ukuran lebar karapas Jantan dan betina yang terbesar adalah 142 mm dan yang terkecil adalah 89 mm. Berat rajungan yang terbesar adalah 340 gr dan terendah adalah 35 gr. Parameter kualitas perairan habitat rajungan dengan suhu mencapai 29°C - 30°C, salinitasnya mencapai 25 ‰ - 28 ‰, dan pH 8,0 - 8.9. Kualitas air pada keadaan yang optimum dan masih layak untuk hidup dan berkembang biak.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Chalim, Moch. A., Budiman, J., & Reppie, E. (2017). Pengaruh bentuk bubu terhadap hasil tangkapan rajungan Portunus pelagicus di perairan pantai Desa Kema tiga Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara (The effect of pots shape toward the catch of swimming crab in coastal waters Kema Tiga Village). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan Tangkap, 2(5).
Edi, H. S. W., Djunaedi, A., & Redjeki, S. (2018). Beberapa Aspek Biologi Reproduksi Rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Betahwalang Demak. Jurnal Kelautan Tropis, 21(1), 55.
Fitri, A. D. P., Boesono, H., Jayanto, B. B., Prihantoko, K. E., & Hapsari, T. H. (2019). A Study of mono multifilament bottom gill net in Rembang waters. Journal of Physics: Conference Series, 1217(1).
Hosseini, M., & Mansori, A. (2012). Sex Ratio, Size Distribution and Seasonal Abundance of Blue Swimming Crab, Portunus pelagicus (Linnaeus, 1758) in Persian Gulf Coasts, Iran. https://www.researchgate.net/publication/267944464
Majidah, L. (2018). Analisis Morfometrik dan Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp) di Kawasan Hutan Mangrove di Desa Banyuurip Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Jawa Timur. Tesis. SAINTEK : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.
Mughni, F. M., Susiana, S., & Muzammil, W. (2022). Biomorfometrik Rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Senggarang. Journal of Marine Research, 11(2), 114–127.
Safira, A., Zairion, & Mashar, A. (2019). Analisis Keragaman Morfometrik Rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758) di WPP 712 Sebagai Dasar Pengelolaan.
Santoso, D., Raksun, A., . K., & Japa, L. (2016). Karakteristik Bioekologi Rajungan (Portunus Pelagicus) Di Perairan Dusun Ujung Lombok Timur. Jurnal Biologi Tropis.
Sasongko, A. S., Anggoro, S., & Yusuf, D. M. (2019). Kajian Bioekologi Kerapu Lumpur (Epinephelus coioides) di Area Karang Kretek Perairan Ujung Negoro Kabupaten Batang.
DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jppi.32.1.2026.47-53

Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












