Destructive Fishing Sebagai Ancaman Terhadap Keamanan Maritim: Analisis Push–Pull Factors Dan Model Mitigasi Di Perairan Kabupaten Nias Selatan

Yunias Dao, Yusnaldi - -, Kusuma - -

Abstract


Praktik destructive fishing merupakan ancaman non-tradisional yang kompleks terhadap keamanan maritim Indonesia karena berdampak langsung pada keberlanjutan sumber daya laut, stabilitas sosial-ekonomi pesisir, dan ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk praktik destructive fishing serta menganalisis faktor-faktor penyebabnya di perairan sekitar Kabupaten Nias Selatan menggunakan pendekatan analisis push–pull factors. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap pemangku kepentingan, observasi lapangan, serta analisis tematik terhadap data empiris. Hasil penelitian menunjukkan bentuk utama praktik destruktif, meliputi blast fishing, cyanide fishing, trawl, dan chemical fishing, yang masing-masing memiliki karakteristik pelaku dan modus berbeda. Faktor pendorong (push factors) mencakup kemiskinan, keterbatasan teknologi, rendahnya kesadaran, dan lemahnya penegakan hukum, sedangkan faktor penarik (pull factors) meliputi tingginya permintaan pasar, keuntungan jangka pendek, serta lemahnya pengawasan. Kombinasi kedua faktor tersebut menciptakan sistem ketergantungan destruktif yang memperkuat praktik ilegal di wilayah pesisir khususnya Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini merekomendasikan push–pull reduction model sebagai kerangka mitigasi integratif untuk menekan praktik destruktif melalui penguatan tata kelola, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan teknologi pengawasan maritim. Temuan ini menegaskan bahwa keamanan maritim harus dipahami sebagai instrumen kesejahteraan dan keberlanjutan, bukan semata isu pertahanan wilayah.


Keywords


keamanan maritim; Destructive Fishing; Nias Selatan; perikanan

Full Text:

PDF PDF

References


Asri, M., Wahyuni, E. S., & Satria, A. (2019). Praktik Perikanan Destruktif (Studi Kasus Pada Taman Nasional Taka Bonerate). Sodality: Jurnal Sosiology Pedesaan, 7(1), 25-33. https://doi.org/ 10.22500/sodality.v7i1.24782

Bueger, C. (2015). What is maritime security?. Marine policy, 53, 159-164. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2014.12.005

Buzan, B., & Hansen, L. (2009). The Evolution Of International Security Studies. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511817762

Carneiro, M., & Martins, R. (2021). Destructive fishing practices and their impact on the marine ecosystem. In Life below water (pp. 1-11). Cham: Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-98536-7_10

Dao, Y., Yusnaldi, Y., & Kusuma, K. Penanggulangan Praktik Destructive Fishing Melalui Optimalisasi Pengawasan Berbasis Masyarakat: Sebuah Upaya Menjaga Keamanan Maritim. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi

Kelautan dan Perikanan, 10(2), 163-172. http://dx.doi.org/10.15578/marina.v10i2.14106

Hammerstad, A. (2000). Whose security? UNHCR, Refugee Protection And State Security After The Cold War. Security Dialogue, 31(4), 391-403. https://doi.org/10.1177/0967010600031004002

Hampton-Smith, M., Bower, D. S., & Mika, S. (2021). A Review Of The Current Global Status Of Blast fishing: Causes, Implications And Solutions. Biological Conservation, 262, 109307. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2021.109307

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 114 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Pengawasan Dan Penanggulangan Kegiatan Penangkapan Ikan Yang Merusak Tahun 2019-2023.

Lee, E. S. (1966). A Theory of Migration. Demography, 3(1), 47–57. https://doi.org/10.2307/2060063

Menzel, A. (2022). Maritime security and the blue economy. In Boşilcă, R. L., Ferreira, S., & Ryan, B. J. (Eds.), Routledge Handbook of Maritime Security (pp. 265-275). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003001324

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moleong, L.J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pencegahan Pencemaran, Pencegahan Kerusakan, Rehabilitasi, Dan Peningkatan Sumber Daya Ikan Dan Lingkungannya.

Sadykova, A., Sokolov, A. P., Rutskoi, R. A., Patlan, E. S., Atamanchuk, M. O., & Idrisov, I. M. (2023). Economic Security as a Tool for Ensuring National Economic Development. In SHS Web of Conferences (Vol. 164, p. 00121). EDP Sciences. https://doi.org/10.1051/shsconf/202316400121

Saragih, R. F., & Trencher, G. (2020). Blast fishing activity and coping strategies in Indonesia (South Nias and Pohuwato Regency). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 6(1), 127-138. https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2020.006.01.15

Shafira, M., & Anwar, M. (2021, June). Destructive fishing Treatment Policy Based on Community Supervision in Lampung Province. In I-COFFEES 2019: Proceedings of the 2nd International Conference on Fundamental Rights, I-COFFEES 2019, 5-6 August 2019, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia (p. 56). European Alliance for Innovation. http://dx.doi.org/10.4108/eai.5-8-2019.2308671

Sugiono, S., Siahaan, I.C., & Kadi, I. (2022). Fenomena Destructive fishing Dalam Pengelolaan Sumber Daya Perikanan. Jakarta: Amafrad Press.

Susmoro, H., & Siagian, B.D.O. (2022). Dewan Keamanan Nasional: Solusi Mengatasi Ancaman Multidimensi. Bogor: Unhan RI Press

Symons, K. (2024). The Blue Economy. In Desai, V., Dauncey, E., & Potter, R. (Eds.), The Companion to Development Studies. 4rd ed. (pp. 281-286). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429282348

Till, G. (2013). Seapower: A Guide For The Twenty-First Century. 2rd ed. London: Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203105917

United Nations Development Programme/UNDP. (1994). Human Development Report 1994: New Dimensions of Human Security. New York.

Yudhistira, A., Suwarno, P., Aris, T., & Okcavia, S. C. (2022). Pemahaman Terhadap Maritime Security, Maritime Safety dan Maritime Defense serta Perbedaanya dalam Konsep Keamanan Nasional. Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara, 2(1), 1-12.

Zaelany, A. A. (2019). Fish-bombing fisherman from Pulau Barang Lompo, South Sulawesi Province: Corruption and policy for reducing destructive fishing. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 9(1), 71-79. https://doi.org/10.14203/jissh.v9i1.148




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jppi.32.2.2026.82-91


Creative Commons License
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats
p-ISSN 0853-5884
e-ISSN 2502-6542