PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DALAM MENINGKATKAN KUANTITAS RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii)
Abstract
Salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan budidaya adalah ketersediaan unsur hara dalam lingkungan perairan yang dapat ditingkatkan melalui pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap kuantitas dan kualitas K. alvarezii. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan: pupuk NPK, Urea, DIGROW (organik), dan kontrol tanpa pupuk. Parameter yang diamati mencakup pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan harian (SGR), kualitas air dan logam berat perairan. Penelitian dilakukan di Teluk Banten selama 45 hari menggunakan metode rakit apung. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pupuk, khususnya pupuk organik DIGROW, mampu meningkatkan produksi rumput laut hingga 586,67±27,38 g/m², dengan laju pertumbuhan harian tertinggi sebesar 0,33±0,08%. Parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan salinitas berada dalam kisaran optimal. Namun, konsentrasi logam berat merkuri pada satu titik pengujian menunjukkan peningkatan signifikan yang berpotensi membahayakan.
Keywords
Kappaphycus alvarezii; kualitas air; laju pertumbuhan harian; logam berat; pupuk anorganik; pupuk organik
DOI: http://dx.doi.org/10.15578/ma.20.2.2025.81-90

Media Akuakultur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
p-ISSN 1907-6762
e-ISSN 2502-9460
















