PEMETAAN VARIABILITAS SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A BERBASIS CITRA AQUA MODIS DI PERAIRAN SPERMONDE, SELAT MAKASSAR
Abstract
Suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a merupakan parameter oseanografi penting yang mencerminkan kondisi produktivitas perairan dan berpengaruh terhadap distribusi sumber daya ikan. Variabilitas musiman kedua parameter tersebut di Perairan Spermonde perlu dipahami untuk mendukung pengelolaan sumber daya laut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola distribusi spasial dan temporal SPL serta klorofil-a dan mengkaji hubungan keduanya di Perairan Spermonde selama Januari–Desember 2024 menggunakan data citra Aqua MODIS Level 3 beresolusi spasial 4 km. Data diolah dan dianalisis untuk memperoleh pola sebaran musiman kedua parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPL tertinggi terjadi pada Musim Peralihan II dengan kisaran 30,64–31,33°C, sedangkan SPL terendah ditemukan pada Musim Timur sebesar 29,56–30,09°C. Sebaliknya, konsentrasi klorofil-a tertinggi terjadi pada Musim Timur mencapai 0,50–0,69 mg/m³ dan terendah pada Musim Peralihan II sebesar 0,26–0,35 mg/m³. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif yang kuat antara SPL dan klorofil-a dengan koefisien korelasi sebesar -0,88 (p<0,05). Penurunan SPL berkaitan dengan peningkatan konsentrasi klorofil-a yang diduga dipengaruhi oleh suplai nutrien akibat proses upwelling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabilitas oseanografi musiman berperan penting dalam menentukan tingkat kesuburan perairan dan dapat menjadi dasar dalam identifikasi daerah penangkapan ikan potensial di Perairan Spermonde.
Sea surface temperature (SST) and chlorophyll-a are important oceanographic parameters that reflect water productivity conditions and influence the distribution of fish resources. Understanding the seasonal variability of these two parameters in the Spermonde Waters is essential for supporting the management of marine resources. This study aims to analyze the spatial and temporal distribution patterns of SST and chlorophyll-a and to examine the relationship between the two in the Spermonde Waters during January–December 2024 using Aqua MODIS Level 3 imagery with a spatial resolution of 4 km. The data were processed and analyzed to determine the seasonal distribution patterns of both parameters. The results show that the highest SPL occurred during Transition Season II, ranging from 30.64–31.33°C, while the lowest SPL was found during the East Monsoon at 29.56–30.09°C. Conversely, the highest chlorophyll-a concentration occurred during the East Monsoon, reaching 0.50–0.69 mg/m³, and the lowest during the Second Intermonsoon at 0.26–0.35 mg/m³. Pearson’s correlation analysis revealed a strong negative relationship between SPL and chlorophyll-a, with a correlation coefficient of -0.88 (p < 0.05). A decrease in SPL is associated with an increase in chlorophyll-a concentration, which is believed to be influenced by nutrient supply resulting from upwelling processes. The results of this study indicate that seasonal oceanographic variability plays a significant role in determining water fertility levels and can serve as a basis for identifying potential fishing grounds in the Spermonde Waters.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Fadika, U., Rifai, A., & Rochaddi, B. (2014). Arah dan kecepatan angin musiman serta kaitannya dengan sebaran suhu permukaan laut di Selatan Pangandaran, Jawa Barat. Jurnal Oseanografi, 3(3), 429–437.
Gaol, J. L., Arhatin, R. E., & Ling, M. M. (2014). Pemetaan suhu permukaan laut dari satelit di perairan Indonesia untuk mendukung One Map Policy. Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh, 433–442.
Garini, B. N., Suprijanto, J., & Pratikto, I. (2021). Kandungan klorofil-a dan kelimpahan fitoplankton di Perairan Kendal, Jawa Tengah. Journal of Marine Research, 10(1), 102–108. https://doi.org/10.14710/jmr.v10i1.28655
Intansari, G., Jumarang, M. I., & Apriansyah, A. (2018). Variabilitas klorofil-a dan suhu permukaan laut di Perairan Selat Karimata. Prisma Fisika, 6(1), 76–81. https://doi.org/10.26418/pf.v6i1.23638
Kunarso, K., Ismunarti, D. H., Rifai, A., Munandar, B., Wirasatriya, A., & Susanto, R. D. (2023). Effect of Extreme ENSO and IOD on the Variability of Chlorophyll-a and Sea Surface Temperature in the North and South of Central Java Province. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 28(1), 1–11. https://doi.org/10.14710/ik.ijms.28.1.1-11
Leksono, A., Patty, W., Rumengan, I. F. M., Budiman, J., & Lumuindong, F. (2024). Variability of Chlorophyll-a and Sea Surface Temperature in the Maluku Sea During El Niño Period 2023. Jurnal Ilmiah PLATAX, 13(1). https://doi.org/10.35800/jip.v13i1.57199
Nababan, B. (2016). Sea surface temperature and chlorophyll-a concentration variabilities of Jakarta Bay and surrounding waters. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 8(1), 385–402. https://doi.org/10.29244/jitkt.v8i1.13915
Nababan, B., Nirmawan, A. D., & Panjaitan, J. P. (2023). Variabilitas suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a di Perairan Palabuhanratu dan sekitarnya. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 13, 145–162.
Nababan, B., Sihombing, E. G. B., & Panjaitan, J. P. (2022). Variabilitas suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a di Samudera Hindia bagian timur laut. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 12(2), 143–159. https://doi.org/10.24319/jtpk.12.143-159
Najib, M., & Astuti, T. (2014). The characteristic and trend of sea surface temperature over Indonesia in 1982–2009. BMKG Research and Development Center, 37–49.
Natalia, E. H., Kunarso, & Rifai, A. (2015). Variabilitas suhu permukaan laut dan klorofil-a kaitannya dengan ENSO dan IOD pada periode upwelling. Journal of Oceanography, 4(4), 661–669.
Parsons, T. R., Takahashi, M., & Hargrave, B. (1984). Biological oceanographic processes (3rd ed.). Pergamon Press.
Prianto, A., Ulqodry, T. Z., & Aryawati, R. (2013). Pola sebaran konsentrasi klorofil-a di Selat Bangka menggunakan citra Aqua MODIS. Maspari Journal, 5(1), 22–33.
Putri, A. R. S., Zainuddin, M., Musbir, M., Mustapha, M. A., & Hidayat, R. (2019). Effect of oceanographic conditions on skipjack tuna catches in the Makassar Strait. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 370(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/370/1/012008
Putri, R. S., Hasrianti, H., Damis, D., Bibin, M., Putri, A., Kasim, M., & Nurdin, S. (2022). The Relationship Between Small Pelagic Fish Catches with Sea Surface Temperature and Chlorophyll in Makassar Strait Waters. Jurnal Iktiologi Indonesia, 22(1), 65–76.
Rahman, M. A., Laksimi, M., Agung, M. U. K., & Sunarto, S. (2019). Analisis oseanografi dalam penentuan daerah penangkapan ikan. Jurnal Kelautan, 10(1), 92–102.
Ramadlanie, F. Y., Indrayanti, E., & Handoyo, G. (2023). Penentuan daerah upwelling berdasarkan indikator suhu permukaan laut dan klorofil-a. Indonesian Journal of Oceanography, 4(4), 62–73. https://doi.org/10.14710/ijoce.v4i4.15341
Rasyid, A. (2005). Distribusi klorofil-a pada musim peralihan barat–timur di Perairan Spermonde, Sulawesi Selatan. Jurnal Sains & Teknologi, 9(2), 125–132.
Semedi, B., & Dimyati, R. D. (2025). Study of Short Mackerel Catch, Sea Surface Temperature, and Chlorophyll-a in the Makassar Strait. International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences.
Wibisono, D. V., Widagdo, S., & Prasita, V. D. (2023). Fenomena upwelling di Perairan Spermonde Sulawesi Selatan. Jurnal Riset Kelautan Tropis, 4(2), 124–136. https://doi.org/10.30649/jrkt.v4i2.54
Wyrtki, K. (1961). Physical oceanography of the Southeast Asian waters. NAGA Report.
Zaron, E. D., Capuano, T. A., & Koch-Larrouy, A. (2023). Fortnightly Variability of Chlorophyll-a in the Indonesian Seas. Ocean Science, 19, 43–59. https://doi.org/10.5194/os-19-43-2023
DOI: http://dx.doi.org/10.15578/salamata.v8i1.20349
Diterbitkan Oleh:
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone
Jl. Sungai Musi Km 09, Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Indonesia
Telp/Fax: (0481) 2920204

Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
p-ISSN: 2615-5753
e-ISSN : 2963-6493
Indexed by:
















