PENERAPAN TRACEABILITY PENGOLAHAN TUNA (Thunnus albacares) LOIN BEKU DI PT. BAHARI PRIMA MANUNGGAL JAKARTA BARAT

Nirmala Efri Hasibuan, Kurnia Sada Harahap, Neni Septia Emzuhri

Abstract


Ikan tuna loin beku adalah salah satu produk unggulan ekspor dari PT. Bahari Prima Manunggal Jakarta Barat. Ikan tuna memiliki karakteristik pangan yang mudah rusak sehingga perlu dilakukan penelusuran untuk menjamin produk diterima dengan baik oleh konsumen. Traceability merupakan salah satu konsep mutu dan keamanan pangan yang disarankan untuk mendukung dan menjamin mutu produk. Sistem ketertelusuran (traceability) dibagi menjadi 2 bagian yaitu pengamatan ketertelusuran eksternal dan internal yang berfungsi sebagai alat dalam merekam jejak produksi dari suatu produk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan sistem traceability pada produk tuna loin beku secara eksternal dan internal di PT. Bahari Prima Manunggal Jakarta Barat. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui partisipasi aktif, observasi, dan wawancara. Implementasi traceability di PT. Bahari Prima Manunggal Jakarta Barat menggunakan paper based system. Rekaman berupa form terdapat pada setiap tahapan proses mulai dari penerimaan bahan baku, penimbangan ikan utuh, catatan suhu harian, penimbangan loin, suhu chilling room, pemotongan loin, pemantauan pembekuan, penimbangan sebelum pengemasan, pengemasan dan pelabelan, pemeriksaan logam, suhu cold storage dan loading & stuffing. Sistem pengkodean digunakan sebagai alat pemantauan dan alat identifikasi disetiap proses produksi. Sistem pengkodean tuna loin beku terbagi dua yaitu kode alur proses dan kode produk akhir.

Keywords


Traceability, eksternal, internal, pembekuan, Thunnus albacares

Full Text:

PDF

References


[BSN] Badan Standarisasi Nasional (2006). SNI 01-4104.2-2006. Tuna loin beku−Bagian 2: Persyaratan bahan baku

[BSN] Badan Standarisasi Nasional.(2009). SNI ISO 22000:2009. Sistem Manajemen Keamanan Pangan-Persyaratan untuk Organisasi dalam Rantai Pangan.

BPS. (2021). Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Ekspor Menurut Kelompok Komoditi dan Negara, Agustus 2021. Badan Pusat Statistik

BKIPM. (2019). Peraturan Kepala Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Nomor 170/PER-BKIPM/2019 Tentang Penerapan Sistem Ketertelusuran di Unit Pengolahan Ikan.

Dewayani, G M, 2016. (2016). Penerapan Metode Air Blast Freezing (Abf) Pada Pembekuan Ikan Salmon Chum (Oncorhynchus Keta) Di Pt. Marine Cipta Agung, Pasuruan, Jawa Timur. 1–72.

Febrianik, D., Dharmayanti, N., & Siregar, A. N. (2017). Penerapan Sistem Ketertelusuran Pada Pengolahan Ikan Lemadang Portion Beku Di Pt . Graha Insan Sejahtera , Jakarta Utara. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 20(1), 179–187.

Goulding, I.C. (2016). Manual on Traceability Systems for Fish and Fishery Products for Cooperation on Agriculture (IICA) (Issue 13).

Hakiki, G. (2020). Konsumsi Kalori dan Protein Penduduk Indonesia dan Provinsi, Maret 2020. Badan Pusat Statistika

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan (2014). Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No.18/PERMEN-KP/2014 Tentang Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan (2021). Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2021 Tentang Sistem Ketertelusuran dan Logistik Ikan Nasional.

Kumperščak, S., Medved, M., Terglav, M., Wrzalik, A., & Obrecht, M. (2019). Traceability Systems and Technologies for Better Food Supply Chain Management. Quality Production Improvement - QPI, 1(1), 567–574. https://doi.org/10.2478/cqpi-2019-0076

Masengi, S., Sipahutar, Y. H., & Sitorus, A. C. (2018). Penerapan Sistem Ketertelusuran (Traceability) Pada Produk Udang Vannamei Breaded Beku (Frozen Breaded Shrimp) Di Pt. Red Ribbon Jakarta. Jurnal Kelautan Dan Perikanan Terapan (JKPT), 1(1), 46. https://doi.org/10.15578/jkpt.v1i1.7252

Nento R W, 2015. (2015). Studi Pengemasan Tuna Ekor Kuning ( Thunnus Albacares ) Kelurahan Bone Pantai Provinsi Gorontalo. 1, 55–59.

Nicolae, C. G., Moga, L. M., Bahaciu, G. V., & Marin, M. P. (2017). Traceability System Structure Design for Fish and Fish Products Based on Supply Chain Actors Needs. Scientific Papers-Series D-Animal Science, 60(September), 353–358.

PP No 27. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Kelautan dan Perikanan.

Putra, I. G. S. E., & Mangunsong, S. (2019). Sistem Informasi Pengolahan Ikan Tuna Untuk Ketertelusuran Perikanan Skala Kecil. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 6(11), 90–101. https://doi.org/10.20956/jipsp.v6i11.6379

Sofiati, T., & Deto, Siti Nurbaya, 2019. (2019). Profil Pengolahan Tuna Loin Beku di PT . Harta Samudra Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Bluefien Fisheries, 1(2), 12.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/aj.v3i1.10517

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 Citation

           

Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Jl. Wan Amir No. 1, Kel. Pangkalan Sesai, Kec. Dumai Barat, Kota Dumai

Telp/Fax: (0765) 4300443

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats