PRODUKSI BIOFLOC SISTEM INDOOR DAN OUTDOOR PADA PENDEDERAN IKAN NILA BEST

Yohanna Retnaning Widyastuti, Imam Taufik

Abstract


Prinsip dasar dari teknologi biofloc adalah mengubah senyawa organik dan anorganik oleh bakteri pembentuk floc menjadi gumpalan (floc) merupakan pakan yang mengandung protein tinggi. Tujuan penelitian ini adalah produksi biofloc pada pendederan ikan nila BEST untuk peningkatan produktivitas budidaya air tawar. Penelitian dilakukan secara indoor dan outdoor. Wadah pada sistem indoor adalah bak fibre bervolume 100 liter sebanyak 9 buah dengan kepadatan ikan 1 ekor/L, ditempatkan pada laboratorium basah. Pada sistem outdoor menggunakan 9 kolam beton berukuran masing-masing 10m2, kepadatan ikan 200 ekor/m3. Ikan uji adalah nila BEST dengan rataan panjang 4,07 cm (± 0,48) dan rata-rata bobot 1,38 g (± 1,30). Pakan berupa pelet komersial dengan dosis 3% dari bobot biomassa ikan/hari. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan perbedaan C/N rasio yaitu: 10, 15, 20, dan tiap perlakuan diulang 3x. Sumber C (karbon) dari molase. Pendederan selama 2 bulan, untuk mengetahui laju bertumbuh sampling ikan dilakukan tiap 2 minggu dan sintasan dihitung pada akhir penelitian. Parameter uji: tingkat kepadatan dan komposisi (agregat) biofloc. Sifat kimia-fisika air yang diamati meliputi suhu, pH, DO, nitrit, nitrat, dan amonia. Hasil menunjukkan bahwa kepadatan floc tergolong rendah yaitu 2 mL/L dengan komposisi terdiri atas bakteri, fitoplankton dan zooplankton, diatom, dan paramaecium. Bakteri pembentuk floc secara outdoor mencapai kepadatan 108-1010 lebih tinggi dibanding secara indoor 103-104 cfu/mL. Bobot mutlak ikan pada perlakuan outdoor dengan C/N rasio 15 secara nyata (P<0,05) lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya. Sintasan tertinggi ikan nila sebesar 70,4% diperoleh pada perlakuan C/N rasio 20.


Keywords


biofloc; sistem indoor; outdoor; nila BEST

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur by is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats