PADAT PENEBARAN OPTIMUM UNTUK PRODUKSI IKAN BANDENG, C hanos chanos Forsskall UMPAN DALAM BAK TERKONTROL

Anak Agung Ketut Alit, Tony Setiadharma, Gigih Setia Wibawa

Abstract


Ikan bandeng, Chanos chanos Forsskal merupakan salah satu komoditas andalan perikanan yang bernilai ekonomis penting, sebagai umpan bagi perikanan tuna cakalang, serta penghasil devisa melalui ekspor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan yang optimum untuk memproduksi bandeng umpan dalam bak tekontrol. Rancangan percobaan digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dengan padat penebaran yang berbeda 100, 200, dan 300 ekor/m³. Tiap perlakuan terdiri atas 3 ulangan. Hewan uji digunakan adalah benih ikan bandeng hasil budidaya dari hatcheri skala rumah tangga yang berumur sekitar 50 hari dengan bobot awal 5,25-5,65 g; dan panjang 6,55-6,30 cm; ikan dipelihara di bak fiber sebanyak 9 buah masing-masing volume 1 m³ dengan sistem air mengalir sekitar 100%-200%. Dosis pemberian pakan adalah 10%-15% dari total biomassa dari benih bandeng dengan menggunakan pakan pelet. Peubah yang diamati adalah pertumbuhan panjang tubuh, sintasan, dan kualitas air. Data pertumbuhan dan sintasan menggunakan analisis sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat penebaran optimum untuk memproduksi bandeng umpan pada kepadatan 100 ekor/m³ (perlakuan A) lebih baik dibanding kepadatan 200, dan 300 ekor/m³ (perlakuan B dan C).


Keywords


benih ikan bandeng; bak feber; pertumbuhan; sintasan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur by is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats