HYBRID ANTARA KERAPU KENTANG, Epinephelus tukula BETINA DENGAN KERAPU KERTANG, Epinephelus lanceolatus JANTAN

Jhon Harianto Hutapea, Ananto Setiadi, Gunawan Gunawan, Apri Imam Supi’i

Abstract


Keberhasilan pembenihan dan perkembangan budidaya kerapu yang pesat telah menimbulkan kecenderungan penurunan harga jual. Oleh karena itu, upaya efisiensi pemeliharaan dalam usaha budidaya perlu dikembangan baik melalui efisiensi biaya produksi maupun melalui seleksi benih berkualitas baik. Salah satu upaya yang dapat menjawab permasalahan ini adalah melalui program hybridisasi. Perkawinan silang antara kerapu Kentang (E. tukula) betina dengan kerapu Kertang (E. lanceolatus) yang keduanya mempunyai sifat tumbuh cepat, akan menghasilkan benih yang lebih unggul baik dalam pertumbuhan maupun sintasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan benih dengan keunggulan pertumbuhan dibandingkan dengan kerapu lainnya, melalui studi sifat biologi, mulai dari pembuahan, perkembangan embrio dan pemeliharaan larva.Induk kerapu Kentang digunakan sebagai donor telur dan induk kerapu
Kertang sebagai donor sperma. Pembuahan telur dilakukan secara buatan, telur diinkubasi dalam bak fiberglass volume 250 L dan pemeliharaan larva dalam bak beton volume 9 M3.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hybrid kerapu kentang dan kerapu kertang secara buatan dapat berlangsung dengan baik. Pembuahan telur dan perkembangan embrio dapat berlangsung dengan baik, demikian juga dengan perkembangan larva hingga yuwana. Perkembangan dan pertumbuhan larva hingga yuwana hybrid kerapu Kentang dengan kerapu Kertang dapat menyerupai hybrid antara kerapu Macan dengan kerapu Kertang.


Keywords


Hybrid, kerapu Kentang, Epinephelus tukula, kerapu Kertang, E. lanceolatus

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur by is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats