ANALISIS KARAKTERISTIK DIMENSI EKOLOGI UNTUK MENUNJANG PENGELOLAAN PULAU – PULAU KECIL TERLUAR (PPKT) SECARA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN NUNUKAN, KALIMANTAN UTARA

Eva Mustikasari

Abstract


Sebagai salah satu pulau terluar dari propinsi termuda di Indonesia, tingkat pembangunan di Pulau Nunukan berkembang dengan pesat. Pembangunan tersebut tentu berdampak terhadap lingkungan perairan sekitar Pulau Nunukan. Pada Bulan April 2016 telah dilakukan pengambilan dan pengukuran data hidro oseanografi dan data luasan mangrove. Sedangangkan pada musim peralihan I (April) dan Musim Peralihan II (September)  2016 telah dilakukan survey pengambilan data fisika-kimia air laut di perairan Pulau Nunukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan melakukan pengukuran in situ dan analisis laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa kecepatan arus rata-rata mencapai 40 cm/detik, pH perairan berkisar antara 7.3 – 8.2, salinitas 30 – 37 ppm, sedangkan suhu berkisar antara 27 – 30 derajat Celsius. Terdapat 8 parameter yang dihasilkan yaitu: Suhu, derajat keasaman, Salinitas, Dissolve oxygen, Total Dissolve Solid, Kekeruhan, Konduktifitas, Densitas. Secara umum parameter yang terukur di perairan Pulau Nunukan masih dalam kondisi baik, hanya terlihat nilai suhu dan kekeruhan yang berada di luar ambang batas baku yang ditetapkan pemerintah. Dari karakteristik tersebut diatas maka perairan nunukan sangat cocok untuk area budidaya rumput laut Khusus untuk jenis Eucheuma sp. Sebaran indeks vegetasi pada tahun 2016 menunjukkan data kepadatan vegetasi mangrove yang sangat rendah.


Keywords


Pulau kecil terluar; Pulau Nunukan; Eucheuma sp.



DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jkn.v14i1.7458

Copyright (c) 2019 Jurnal Kelautan Nasional


Creative Commons License

Copyright of Jurnal Kelautan Nasional (p-ISSN 1907-767Xe-ISSN 2615-4579)

Pusat Riset Kelautan
Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan

View My Stats

Index by