EVALUASI PENGGUNAAN JENIS SELTER BERBEDA TERHADAP RESPONS STRES DAN KINERJA PRODUKSI PENDEDERAN LOBSTER AIR TAWAR Cherax quadricarinatus DALAM SISTEM RESIRKULASI

Arif Faisal Siburian, Kukuh Nirmala, Eddy Supriyono

Abstract


Sintasan yang rendah pada pembenihan lobster air tawar tidak terlepas dari karakteristik lobster air tawar yang teritorial pada areal yang terbatas, sering menunjukkan sifat agresif pada umur muda, dan memiliki perilaku kanibalisme. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh penggunaan selter yang berbeda terhadap respons stres dan kinerja produksi sehingga dapat menentukan jenis selter yang tepat untuk pendederan lobster air tawar Cherax quadricarinatus. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah penggunaan selter yang berbeda yakni pipa PVC, roster (ventilasi blok), tali rafia, dan tanpa selter (kontrol). Benih lobster air tawar yang digunakan memiliki bobot rata-rata awal berkisar antara 0,60±0,09-0,64±0,02 g dan panjang total rata-rata awal berkisar antara 2,55±0,06-2,61±0,03 cm yang dipelihara dalam sistem resirkulasi selama 60 hari. Perlakuan dengan penggunaan selter ataupun tanpa selter (kontrol) tidak memberikan pengaruh signifikan (P>0,05) terhadap respons stres, namun memberikan pengaruh signifikan (P<0,05) pada kinerja produksi benih lobster air tawar di akhir penelitian. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah penggunaan selter tali rafia dengan kadar glukosa sebesar 101,00±17,35 mg/dL; protein total sebesar 5,00±0,36 g/dL; sintasan sebesar 86,67± 0,00%; bobot rata-rata akhir sebesar 2,86-3,46 g; panjang total rata-rata akhir sebesar 4,47-5,08 cm; laju pertumbuhan bobot spesifik sebesar 2,92±0,21%/hari; laju pertumbuhan panjang spesifik sebesar 1,15±0,08%/hari; rasio konversi pakan sebesar 2,97±0,05; dan biomassa total sebesar 45,02±1,10 g. Penggunaan tali rafia sebagai selter menjadi perlakuan yang terbaik karena kemampuan tali rafia memisahkan banyak individu sehingga dapat mengurangi kanibalisme dengan cara meminimalkan kontak antarbenih lobster air tawar.

The low survival rate in seed production of freshwater crayfish is mainly caused by the territorial behavior of freshwater crayfish which leads to aggressiveness and cannibalism behavior even at a young age. This research aimed to determine the effect of using different nursery shelters on stress responses and production performance of freshwater crayfish Cherax quadricarinatus. This research used a completely randomized design consisted of four treatments, each with triplicate. The treatments used were different shelters made from PVC pipes, ventilation blocks, raffia ropes, and no shelters as controls. The freshwater crayfish seeds had initial weights ranged from 0.60±0.09-0.64±0.02 g, and total length ranged from 2.55±0.06-2.61±0.03 and reared in a recirculation system for 60 days. The results of the research showed that all treatments including controls did not have a significant effect (P>0.05) on stress responses but had a significant effect (P<0.05) on the production performance of freshwater crayfish seed at the end of this research. The seeds reared with raffia ropes shelter had the best production performance indicated by its glucose level of 101.00±17.35 mg dL1, total protein level of 5.00±0.36 g dL1, survival rate of 86.67 ± 0.00%, final average weight of 3.46 ± 0.08 g, final average total length of 5.08 ± 0.12 cm, specific weight growth rate of 2.92±0.21% per day, specific length growth rate of 1.15± 0.08% per day, feed conversion ratio of 2.97±0.05, and total biomass of 45.02±1.10 g. The use of raffia ropes is considered as the best shelter for freshwater crayfish seed as it provides more space to separate individual seeds which can reduce cannibalism behaviour due to minimum contact between individual seeds.


Keywords


Cherax quadricarinatus; kanibalisme; kinerja produksi; respons stres; selter; Cherax quadricarinatus; cannibalism; production performance; stress response; shelter

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jra.13.4.2018.297-307


Lisensi Creative Commons
Jurnal Riset Akuakultur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats
p-ISSN 1907-6754
e-ISSN 2502-6534


Find in a library with WorldCatCrossref logoSHERPA/RoMEO LogoHasil gambar untuk isjdgoogle scholardoaj