Pola Penggunaan Alat Tangkap Ikan di Desa Ketapang Barat, Kabupaten Sampang, Jawa Timur

Maulana Firdaus

Abstract


Teknik penangkapan ikan telah berkembang dari cara tradisional menjadi cara non konvensional. Hal ini ditunjang oleh perkembangan teknologi penangkapan ikan dari alat yang paling sederhana hingga yang lebih modern. Pada dasarnya dalam suatu operasi penangkapan ikan penggunaan bermacam-macam jenis alat tangkap ikan itu dibolehkan. Alat tangkap disesuaikan dengan spesifikasi jenis target ikan yang akan ditangkap. Nelayan di Desa Ketapang Barat, Kabupaten Sampang memiliki beragam jenis alat tangkap yang digunakan, namun alat tangkap tangkap tersebut tidak dapat digunakan terus menerus, hal ini berkaitan dengan perubahan musim ikan yang terjadi pada wilayah perairan tersebut. Terjadinya perubahan musim ikan tentu saja merubah alat tangkap yang akan digunakan oleh nelayan. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan alat penangkapan ikan oleh nelayan di Kabupaten Sampang dengan kasus di Desa Ketapang Barat. Hasil kajian menunjukkan bahwa ada 5 jenis alat tangkap yang mayoritas digunakan oleh nelayan di Desa Ketapang Barat, yaitu ; (1) gill net, (2) payang dan (3) jaring millennium, (4) jaring kejer dan (5) trammel net. Alat tangkap gill net digunakan pada bulan Maret, April dan Mei; alat tangkap payang digunakan pada bulan Februari, Agustus, Oktober dan November; alat tangkap trammel net digunakan pada bulan Februari, Maret, November dan Desember; alat tangkap kejer digunakan pada bulan Mei dan Juni ; serta alat tangkap jaring millenium digunakan pada bulan Januari, Februari, Oktober, November dan Desember.

Keywords


pola penggunaan; alat tangkap

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/marina.v8i1.3009

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network