Potret Subsidi Perikanan Tangkap Laut Di Pelabuhanratu, Sukabumi

Estu Sri Luhur

Abstract


Tulisan ini bertujuan memaparkan hasil identifikasi jenis-jenis subsidi perikanan tangkap yang disalurkan oleh pemerintah pusat dan daerah untuk nelayan di Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Subsidi perikanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh nelayan adalah subsidi solar yang memberikan harga solar Rp 4.300,- atau selisih Rp 200,- per liter dibandingkan dengan harga solar nonsubsidi. Ada pula jenis subsidi atau bantuan lainnya, yaitu bantuan modal untuk mengkonversi kapal, rumpon, dan bantuan melalui Program Aspirasi. Bantuan melalui Program Aspirasi termasuk jenis bantuan yang baru di Pelabuhanratu yang mengikutsertakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi untuk langsung terjun ke lapangan mengumpulkan aspirasi langsung dari nelayan sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar bantuan yang sangat diperlukan nelayan.

Keywords


subsidi; harga solar; bahan bakar minyak (BBM); nelayan; Pelabuhanratu

Full Text:

PDF

References


Agriefishery.2010.Rumpon.http://www.zonaikan.files. wordpress.com. Diakses tanggal 26 April 2012.

Anonim. 2010. “Subsidi Perikanan Tetap Berlaku”, dalam http://bataviase.co.id/node/418600. Diakses pada tanggal 10 Januari 2012.

APEC. 2000. Study into the Nature and Extent of Subsidies in the Fisheries Sector of APEC Members Economies. Fisheries Working Group, CTI 07/99T.

Bambang (ed). 2010. “Indonesia Pertahankan Subsidi Perikanan Dalam Pertemuan APEC” dalam http://www.antaranews.com/berita/1287052600/indonesia-pertahankansubsidi-perikanan-dalam-pertemuan-apec. Diakses tanggal 10 Januari 2012.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi. 2009. Statistik Perikanan Kabupaten Sukabumi.

Dwiponggo, A dan S. Ilyas. 1990., Dukungan Kelembagaan terhadap Perikanan dalam Pembangunan Perikanan Tahap II. Forum Perikanan I. Puslitbangkan-USAID.

FAO. 2001. Fisheries Glossary and Encyclopedia Britannica. Publishing Management Services Information Devision. FAO: Rome.

FAO. 2004. Fisheries Technical Paper No. 438. Lena Westlund: Guide for Identifying, Assesing and Reporting on Subsidies in the Fisheries Sector. Rome.

Lukita, B.M. dan A. Mulyadi. 2011. Subsidi Benih Ikan Mulai 2012, dalam http://bisniskeuangan. kompas.com/read/2011/10/06/17295417/. Diakses tanggal 10 Januari 2012.

Naamin, N dan A. Hardjamulia. 1990. Potensi, Pemanfaatan dan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan. Makalah yang disampaikan pada Forum Perikanan I, Sukabumi 19 – 20 Juli. Puslitbangkan-USAID.

Pelabuhan Perikanan Nusantara Pelabuhanratu. 2009. Statistik Perikanan Tahun 2009.

Satria, et. al. 2009. Globalisasi Perikanan: Reposisi Indonesia?. IPB Press: Bogor.

Uktolseja, J.C.H. 1990., Dukungan Kelembagaan terhadap Perikanan dalam Pembangunan Perikanan Tahap II (Dalam Kaitannya dengan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Lautan). Forum Perikanan I. Puslitbangkan-USAID.

Wiium, V. 1999., Subsidies in Irish Fisheries: The Savior of Rural Ireland?. Nat. Univ. of Ireland, Galway. Ireland.

WTO Report. 2006. Subsidies, Trade and The WTO.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/marina.v7i1.4594

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network