Diseminasi dan Adopsi Inovasi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (Studi Kasus: Kegiatan Iptekmas BBRP2BKP di Yogyakarta)

Christina Yuliaty, Freshty Yulia Arthatiani, Zahri Nasution

Abstract


Diseminasi inovasi Teknologi pengolahan hasil perikanan merupakan salah satu kegiatan yang tertuang dalam bentuk Iptekmas di lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kelautan dan Perikanan. Makalah ini bertujuan memaparkan hasil evaluasi diseminasidan adopsi inovasi teknologi pengolahan tersebut di wilayah Yogayakarta. Kegiatan Iptekmas ini dilakukan oleh Balai Besar Riset pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (BBRP2BKP) pada tahun 2009 dan dievaluasi hasilnya pada tahun 2010. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif terkait dengan kriteria tepat guna bagi suatu inovasi teknologi. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pengolah hasil perikanan yang menerima inovasi teknologi. Teknik analisis data yang digunakan deskripsi kualitatif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa inovasi teknologi pengolahan hasil perikanan yang didiseminasikan pada tahun 2009 telah diadopsi oleh penerima teknologi sesuai dengan kebutuhannya. Teknologi tersebut berupa inovasi peralatan dan metode pengolahan. Inovasi teknologi yang diadopsi dapat secara mudah diadopsi dan secara ekonomi telah menguntungkan serta meningkatkan pendapatan penerima teknologi. Di sisi lain diperlukan adanya difusi inovasi teknologi serupa kepada pengolah lainnya sehingga mereka mendapatkan manfaat yang sama.

Keywords


diseminasi; adopsi inovasi; pengolahan hasil perikanan

Full Text:

PDF

References


Adams, M.E. 1988. Agricultural Extention in Developing Countries. First Edition. Longman Singapore Publisher Pte Ltd. Singapore

Musyafak, A dan Tatang M. Ibrahim, 2005. Strategi Percepatan Adopsi Dan Difusi Inovasi Pertanian Mendukung Prima Tani, Analisis Kebijakan Pertanian. Volume 3 No. 1, Maret 2005 : 20-37. Pusat Analisis Kebijakan dan Sosial Ekonomi Pertanian. Badan Litbang Pertanian. Departemen Pertanian. Jakarta.

Roger, E.M. dan F. F. Shoemaker. 1987. Memasyarakatkan Ide-Ide Baru. Disarikan Oleh Abdillah Hanafi dari Communication of Innovation. Cetakan Ke-IV. Usaha Nasional. Surabaya.

Rogers, Everett M. 1986. Communication Technology: The New Media in Society. The Free Press. A Division of Macmillan, Inc. New York. Collier Macmillan Publishers. London.

Rolling, N. G., J. Ascroft. And F. W. Chege. 1985. Difusi Inovasi dan Masalah Kemerataan Dalam Pembangunan di Pedesaan. Dalam E. M. Rogers (Ed). Komunikasi dan Pembangunan: Persfektif Kritis. Hal. 70-89. LP3ES. Jakarta.

Bunch, Roland, 2001. Dua Tongkol Jagung: pedoman pengembangan pertanian berpangkal pada rakyat. Edisi kedua. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta dalam Musyafak, A dan Tatang M. Ibrahim, 2005. Strategi Percepatan Adopsi Dan Difusi Inovasi Pertanian Mendukung Prima Tani, Analisis Kebijakan Pertanian 3(1), Maret 2005 : 20-37. Pusat Analisis Kebijakan dan Sosial Ekonomi Pertanian. Badan Litbang Pertanian. Departemen Pertanian. Jakarta.

Soekartawi. 1998. Prinsip Dasar : Komunikasi Pertanian. UI Press. Jakarta dalam Musyafak, A dan Tatang M. Ibrahim, 2005. Strategi Percepatan Adopsi Dan Difusi Inovasi Pertanian Mendukung Prima Tani, Analisis Kebijakan Pertanian 3(1) Maret 2005 : 20-37. Pusat Analisis Kebijakan dan Sosial Ekonomi Pertanian. Badan Litbang Pertanian. Departemen Pertanian. Jakarta.

van den Ban AW, Hawkins HS. 1996. Agricultural Extension. Second Edition. New York: John Wiley & Son, Inc.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/marina.v6i1.5807

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network