SALURAN, MARGIN DAN EFISIENSI PEMASARAN RUMPUT LAUT DI SENTRA KAWASAN MINAPOLITAN KABUPATEN SUMBAWA

Hikmah Hikmah, Agus Heri Purnomo

Abstract


ABSTRAK

Komoditas rumput laut merupakan salah satu komoditas yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, menyerap tenaga kerja dan meningkatkan devisa, namun mengalami permasalahan pada aspek pemasaran terutama menyangkut lembaga, saluran, dan jaringan serta pola pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran, margin dan efisiensi pemasaran yang diperoleh masing-masing lembaga. Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara, di mana populasi dalam penelitian ini adalah pembudiaya rumput laut, pengumpul rumput laut, eksportir dan industri pengolahan rumput laut di daerah Kabupaten Sumbawa. Pemilihan sampel (responden) pembudidaya rumput laut
digunakan metode purposive sampling, sedangkan sampel pedagang digunakan metode snowball sampling. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berdasarkan analisis biaya dan
margin pemasaran serta perhitungan pangsa (farmer’s share). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola saluran pemasaran rumput laut di sentra kawasan minapolitan Kabupaten Sumbawa terbagi menjadi
tiga, dimana saluran pemasaran saluran 1 lebih panjang dibanding saluran pemasaran 2 dan 3. Saluran yang paling efisien terjadi pada saluran pemasaran 2 dimulai dari pembudidaya dijual ke pengumpul
lokal 2 diteruskan pedangang besar di Lombok kemudian ke eksportir Surabaya dan berakhir di pabrik mancanegara. Pada saluran ini merupakan saluran yang relatif lebih pendek dan margin yang kecil
13,3 % atau Rp. 1000,- (per kilogram) serta nilai farmer’s share (86,67 %) yang paling besar dibanding saluran 1 dan 2. Untuk itu, perlu dukungan kebijakan untuk menguatkan saluran pemasaran 2 dengan
meningkatkan keberpihakan terhadap pembudidaya rumput laut yang tercermin dari besaran farmer’s  shere.

Title: SeaweedMarketing Channels, Margin and Efficiency in The Minapolitan Area of Sumbawa District

Seaweed is a commodity that could improve the community economic, absorb labor and increase foreign exchange. However, problems occur in marketing particularly related to institutions, channels, networks and marketing patterns. This study aims to determine the channel patterns, margins and marketing efficiency obtained by each institution. Data was collected by observations and interviews toward seaweed growers, seaweed collectors, exporters and seaweed processing industries in the
Sumbawa Regency. Samples (respondents) of seaweed cultivators were selected using purposive sampling method, while the merchant samples were selected using snowball sampling method. Quantitative descriptive approach was used to analyzed the data based on analysis of marketing costs and margins as well as share calculations (farmer’s share). The study suggests that the seaweed marketing channel pattern in minapolitan area of Sumbawa Regency was divided into three, where
marketing channel 1 were longer than marketing channel 2 and 3. The most efficient channel occurred in marketing channel 2 starting from farmers to local collectors 2, forwarded to wholesellers in Lombok,
then to Surabaya exporters and ended up in foreign factories. This is a relatively shorter channel with small margin of 13.3% or Rp. 1000, - (per kilogram) and has the highest value of farmer’s share (86.67%)
compared to channel 1 and 2. Therefore, policy is necessary to strengthen marketing channel 2 by supporting seaweed farmers as reflected in farmer’s share percentages.



Keywords


saluran pemasaran; margin; efisiensi rumput laut

Full Text:

PDF

References


Asian Development Bank. 2006. Sustainable Aquaculture Development for Food Security and Poverty Reduction. Project Number 35183.

Anggadiredja, J.T. 2008. Rumput Laut: Pembudidayaan, Pengolahan, dan Pemasaran Komoditas Perikanan Potensial. Penebar Swadaya, Jakarta.

Dewi, U., 2006. Analisis Kelayakan Usahatani dan Efisiensi Pemasaran Salak Pondoh (Kasus Di Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah. Tesis,

Institut Pertanian Bogor.

Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. 2012. Konsep Pengembangan Industrialisasi Rumput Laut. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Harifuddin, Aisyah dan Budiman, 2011. Analisis Margin dan Efisiensi Pemasaran Rumput Laut di Desa Mandalle Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep. Jurnal AGRIBISNIS Vol. X (3). Hal 38-48.

Hikmayani, Y., T. Apriliani, A. Zammroni, 2005. Analisis pemasaran rumput laut di Wilayah Potensial di Indonesia. Jurnal Kebijakan dan Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Balai Besar

Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan perikanan. Badan Riset Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Hal 159-175.

Indriani, H dan Suminarsih E. 1999. Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran Rumput Laut. Tim Penulis PS. Cet. 6 – Jakarta. Penerbit Swadaya, Jakarta.

Juanda, B. 2009. Metodologi Penelitian Ekonomi dan

Bisnis. Edisi 2. ISBN 978-979-493-158-5. IPB Press, Bogor. 202 hal.

Maholtra, N.K. 1996. Marketing Research: Analysis Applied Orientation. Second Edition, Prentice Hall International Inc., New Jersey.

Purcell. W.D. 1979. Agricultural Marketing: System, Coordination, Cash and Future Price. Prentice Hall Company, Virginia.

Roziah,S.,2005. Efficiency studies Pondoh Line Marketing (Salacca Adulis Reinw Pondoh cv) in sub district Turi Sleman. essay. UNSOED, Purwokerto. 102 p. (Unpublished)

Singarimbun, M. dan Effendi, 1995, Metode Penelitian Survei, Edisi II, Penerbit PT. Pustaka LP3ES Indonesia, Jakarta.

Sobirin, T. 2009. Efisiensi Pemasaran Pepaya (Carica papaya L.) di Kecamatan Subang Kabupaten Banyumas. Skripsi. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto.

Soekartawi, D.R. 2002. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil-hasil Pertanian. PT. Raja Grafindo. Jakarta. Tomek. W.G. and K.L. Robinson. 1990. Agricultural Product Price. 3 ed. New York, USA: Cornell University. rd

Triyanti, R., N. Shafitri. 2012. Kajian Pemasaran Ikan Lele (Clarias Sp) dalam mendukung industrialisasi Perikanan Budidaya




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/marina.v3i2.7325

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network