ANALISIS USAHA BUDI DAYA IKAN NILA MENGGUNAKAN KERAMBA JARING APUNG (KJA) DAN PEMASARANNYA DI KABUPATEN SRAGEN

Budi Nur Hidayati, Darsono Darsono, Umi Barokah

Abstract


Waduk Kedung Ombo di Kabupaten Sragen telah dikembangkan untuk usaha budi daya perikanan dengan sistem keramba jaring apung (KJA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha dan faktor yang mempengaruhi keuntungan budi daya ikan nila di KJA dan menganalisis saluran pemasaran ikan nila tersebut. Metode analisis data yang digunakan meliputi (1) analisis biaya dan pendapatan; (2) analisis R/C ratio; (3) analisis regresi linier berganda; serta (4) analisis pemasaran. Hasil analisis menunjukkan biaya usaha budi daya ikan nila sistem keramba jaring apung sebesar Rp131.481.470,00 penerimaan Rp182.234.917,00 dan pendapatan bersih Rp50.753.447,00. Efisiensi usaha budi daya ikan nila sebesar 1,3. Faktor sosial ekonomi, seperti biaya pakan, biaya tenaga kerja, dan umur pembudi daya berpengaruh secara nyata terhadap keuntungan usaha budi daya ikan nila sistem keramba jaring apung. Saluran pemasaran tipe III (pembudi daya – konsumen luar Solo Raya) merupakan saluran pemasaran paling efisien (terpendek), dan mempunyai margin pemasaran yang paling rendah dan farmer’s share paling tinggi. Oleh karena itu, rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan usaha budi daya ikan nila dengan melakukan pelatihan pembuatan pakan mandiri, sedangkan untuk meningkatkan pendapatan pembudi daya perlu diversifikasi usaha melalui usaha pemasaran ikan nila.

Title: Tilapia Aquacuture Using Floating Net Cage System and Its Marketing in Sragen Regency

Kedung Ombo Reservoir in Sragen regency have been develop aquaculture using the floating net cage system. This study aimed to analyze the tilapia culture using floating net cage system, analyze the factors influence to Tillapia aquaculture, and to analyze the marketing channel of tilapia floating net cage system. Data were collected and analyzed with various methods, includes(1) Cost and benefit analysis; (2) R/C ratio; (3) Multiple linear regression analysis; and (4) marketing channel analysis. The results show that the cost of tilapia cuture is Rp131,481,470.02, revenue is Rp182,234,916.67, and net income is Rp50,753,446.65. The business efficiency of tilapia is 1.3. Socio-economic factors such as feed cost, labor cost, and age of farmers are significantly influenced to the profits of tilapia fish farmers floating net cage system. The marketing channel type III (farmers to consumers outside Solo Raya) of tilapia is the most efficient marketing channel due to the lowest marketing margin and highest farmer’s share. Therefore, recommendation for improving tilapia aquaculture is to conduct the training for independent feed production. Business diversification through marketing activitiy is needed.  


Keywords


analisis usaha; budi daya ikan nila; analisis pemasaran; keramba jaring apung; Sragen

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z., Harahab, N. & Asmarawati, L. (2017). Pemasaran Hasil Perikanan. Malang, ID: Universitas Brawijaya Press.

Amalia, R., Amrullah, & Suriati. (2018). Manajemen Pemberian Pakan Pada Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Prosiding Seminar Nasional. Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI) Kerja Sama dengan Forum Riset Multidisiplin Indonesia (FORMIN). Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan

Teknologi, vol. 1.

Amrullah, Baiduri, M. A., & Wahidah (2018). Produksi Pakan Mandiri Untuk Budidaya Ikan Nila di Kabupaten Pangkep. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 2(1), 1-7.

Apriono, D., Dolorosa, E., & Imelda. (2012). Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Ikan Lele di Desa Rasau Jaya 1 Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian,

(3), 29-36.

Arieska & Herdiani, N. (2018). Pemilihan Teknik Sampling berdasarkan Perhitungan Efisiensi Relatif. Jurnal Statistika, 6(2), 166-171.

[BPS] Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2017). Produksi Ikan di Keramba Jaring Apung Provinsi Jawa Tengah. Semarang, ID: Badan Pusat Statistik.

[BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Sragen. (2017). Jumlah Produksi Ikan Nila Kabupaten Sragen. Sragen. ID: Badan Pusat Statistik.

[BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Sragen. (2019). Kabupaten Sragen Dalam Angka 2019 . Sragen, ID: Badan Pusat Statistik.

Budiawan, A. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja terhadap Industri Kecil Pengolahan Ikan

di Kabupaten Demak. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 2(1), 1-8.

Diarta, I., Merawati, L., & Pramandari, P. (2016). Model Optimal Usaha Pembesaran Ikan Nila Sistem Keramba Jaring Apung di Danau Batur Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian. Universitas Mahasaraswati, Bali, ID: Denpasar Press.

[DKP] Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah (2017). Upaya Menanggulangi Upwelling Waduk Kedung Ombo. Diperoleh dari:http://dkp.jatengprov.go.id/index.php/berita/bidangbudidaya/

pertemuan-pengelolaan-lingkungan-di-kab-sragen-dengan-tema-upaya-menanggulangi-upwelling-waduk-kedung-ombo.

Fauziah, Agustina, & Hariyati. (2016). Analisis Pendapatan dan Pemasaran Ikan Lele Dumbo di Desa Mojomulyo Kecamatan Puger. Jurnal SEP, 9(1), 20-32.

Handayani, S., & Nurlaila, I. (2011). Analisis Pemasaran Susu Segar di Kabupaten Klaten. Jurnal Sains Peternakan, 9(11), 41-52.

Istiyanti, E. (2010). Efisiensi Pemasaran Cabai Merah Keriting di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman. Jurnal Pertanian MAPETA, 12(2),72-144.

Mudlofar, F., Yurisinthae, E., & Santoso, A. (2013). Analisis Usaha Pembesaran Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Pada Keramba Jaring Apung Di Kelurahan Parit Mayor Kecamatan Pontianak Timu. Jurnal Eksos, 9(3), 153-175.

Muttakin, D., Ismail, U. P., & Kurniati, S. A. (2014). Faktor-Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani

Kelapa Sawit Pola Swadaya di Desa Kepau Jaya Kabupaten Kampar. Jurnal RAT, 3(1), 369-378.

Nugroho, B., Suhatoyo, D., & Nurcahyo, E. M. (2015). Budidaya Nila Organik dengan Biaya Pakan Rp0. Jakarta. PT AgroMedia Pustaka.

Nurdiani, N. (2014). Teknik Sampling Snowball dalam Penelitian Lapangan. Artikel ComTech, 5(2), 1110-1118.

Primyastanto, M. (2011). Feasibility Study Usaha Perikanan. Malang, ID: UB Press.

Ruauw, E. (2015). Kajian Distribusi Pangan Pokok Beras di Kabupaten Kepulauan Takaud. Jurnal ASE, 11 (1), 58-68.

Setianto, B. (2018). Industri Pertanian Saham-Saham BEI per Laporan Keuangan Q4 2017. Jakarta, ID: Bumisaka Kurnia.

Sudrajat. (2015). Mengenal Lahan Sawah dan Memahami Multi Fungsinya Bagi Manusia dan Lingkungan. Yogyakarta. ID: UGM Press.

Sundari, M. (2011). Analisis Biaya dan Pendapatan Usaha Tani Wortel di Kabupaten Karanganyar. Jurnal SEPA, 7(2), 120.

Suparmin, Kusrini, N., & Dolorosa, E. (2013). Analisis Distribusi Pemasaran Ikan Air Tawar Hasil Usaha Budidaya Keramba Jaring Apung (KJA) di Kota Pontianak. Jurnal Eksos, 9(2), 69-79.

Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usahatani. Jakarta, ID: Penebar Swadaya.

Triarso, I. (2012). Potensi dan Peluang Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap di Pantura Jawa Tengah. Jurnal Saintek Perikanan, 8(1), 65-73.

Wati, L. S. & Primyastanto. (2018). Ekonomi Produksi Perikanan dan Kelautan Modern Teori dan Aplikasinya. Malang, ID: UB Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/marina.v6i2.8233

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network