TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN WISATA PANTAI MINANGA KABUPATEN GORONTALO UTARA

Sri Nuryatin Hamzah, Sitti Nursinar, Nur Fadhilah Ahmad

Abstract


ABSTRAK

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan industri pariwisata khususnya wisata pantai. Wisata pantai merupakan salah satu solusi alternatif yang dapat ditawarkan pada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir dalam rangka meminimalisir kegiatan penangkapan yang merusak lingkungan sekaligus membuka lapangan kerja baru. Sebagai komponen utama dalam pembangunan pariwisata, masyarakat berperan penting dalam menunjang pembangunan pariwisata daerah, khususnya dalam mengembangkan potensi lokal berbasis sumber daya alam. Pantai Minanga merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang baru dibuka di Kabupaten Gorontalo Utara, dimana keterlibatan aktif masyarakat sangat menentukan keberlanjutan wisata Pantai Minanga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata Pantai Minanga. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Penentuan responden menggunakan formula Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata Pantai Minanga sebesar 65% dan berada pada kategori baik. Masih adanya masyarakat yang belum ikut berpartisipasi dalam pengelolaan wisata Pantai Minanga perlu menjadi perhatian pemerintah desa dan pemerintah daerah, sebagai upaya meminimalisir konflik kepentingan dan kesenjangan ekonomi di masa yang akan datang.  

Tittle: Level of Community Participation in the Management of    Minanga Beach Tourism Gorontalo Utara Regency

ABSTRACT

As an archipelagic country with the second-longest coastline globally, Indonesia has considerable potential for tourism development, especially coastal tourism. Coastal tourism is an alternative solution offered to coastal communities to minimize destructive fishing and create new jobs. As the main component in tourism, the community plays an important role in supporting regional tourism development, especially in developing local potential based on natural resources. Minanga beach is one of the newest beach tourism destinations in the Gorontalo Utara Regency, where the active involvement of the community will determine the sustainability of tourism. This study aims to determine the level of community participation in the management of Minanga beach tourism. The data collection using observation and interview methods. Determination of respondents using the Slovin formula and obtained as many as 100 respondents. The level of community participation was assess using a Likert scale, and the interpretation results were group into five classes. The results showed that the level of community participation in the management of Minanga beach tourism was 65% and was in a good category. The level of community participation is influenced by the economic impact of tourism activities and the communication pattern and openness of the Village Government in tourism management. The attention of the Village Government and Local Government is needed to intensify participation, as an effort to minimize conflicts of interest and economic disparities in the future to realize sustainable Minanga beach tourism.

 



 


Keywords


wisata pantai; partisipasi; keberlanjutan; pengelolaan; Pantai Minanga

Full Text:

PDF

References


Amirin, T. (2011). Populasi dan sampel penelitian 4: ukuran sampel Rumus Slovin. Erlangga.

Anwar, R. (2011). Pengembangan dan keberlanjutan wisata bahari di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kota Makassar [Disertasi]. Institut Pertanian Bogor.

Arida, I. N. S., & Sunarta, N. (2017). Pariwisata berkelanjutan. In Fakultas Pariwisata Universitas Udayana. Cakra Press.

Deswati, R. H., & Triyanti, R. (2016). Tingkat partisipasi masyarakat dalam Pelaksanaan Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 10(1), 125. https://doi.org/10.15578/jsekp.v10i1.1253

Esa, O. S. A., Wolok, T., & Abdussamad, Z. K. (2020). Korelasi fasilitas dan Kepuasan Wisatawan di Pantai Bolihutuo. JAMBURA, 3(1), 13–21.

Frasawi, E. S., & Citra, P. A. (2018). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Ambengan Kecamatan Sukasada. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 6(3), 175–185. https://doi.org/10.23887/jjpg.v6i3.20704

Hamzah, S. N., Paruntu, C. P., Mingkid, W. M., Rembet, U. N. W. J., Tumbol, R. A., & Lasabuda, R. (2020). Reef fishes community performances in Olele marine tourism area, Bone Bolango Regency, Indonesia. AACL Bioflux, 13(2), 597–604. http://www.bioflux.com.ro/aacl

Harahab, N., Riniwati, H., & Zulfaidah, C. A. (2020). Analisis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekowisata Pantai Clungup Mangrove Conservation (CMC). JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 4(2), 296–307. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2020.004.02.14

Hermantoro, H. (2009). Pengelolaan Bidang pariwisata bahari dalam pelaksanaan strategi adaptasi terhadap dampak perubahan iklim di Indonesia. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, Kementerian Kebudayaan Pariwisata, 4(1), 1–11.

Khalik, W. (2014). Kajian kenyamanan dan keamanan wisatawan di kawasan pariwisata Kuta Lombok. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 01(01), 23–42. https://doi.org/10.24843/jumpa.2014.v01.i01.p02

Lasabuda, R. (2013). Tinjauan teoritis pembangunan wilayah pesisir dan lautan dalam perspektif negara kepulauan Republik Indonesia. Ilmiah Platax, I, 92–101.

Monoarfa, S. F., Hamzah, S. N., & Yapanto, L. M. (2019). Economic impact analysis of marine tourism to community revenue. Nike: Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 7(3), 66–72.

Nawawi, A. (2015). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata Pantai Depok di Desa Kretek Parangtritis. Jurnal Nasional Pariwisata, 5(2), 103–109. https://doi.org/10.22146/jnp.6370

Palimbunga, I. (2017). Pengembangan pariwisata di kampung Wisata Tablanusu Kabupaten Jayapura Provinsi Papua: Kajian Pustaka Budaya. MELANESIA: Jurnal Ilmiah Kajian Sastra Dan Bahasa, 1(2), 15–32.

Pemerintah Desa Kotajin Utara. (2021). Profil Desa Kotajin Utara. Pemerintah Desa Kotajin Utara.

R, B., & Rozak, H. A. (2012). Kualitas dayatarik wisata, kepuasan dan niat kunjungan kembali wisatawan mancanegara di Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan, 11(2), 1–12.

Rachmawati, I., & Firmansyah, R. (2019). Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata alam di Curug Bidadari. Journal Destination And Attraction, 7(1), 47–58.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R dan D. Alfabeta.

Suwarsito, S., Aulia, F., & Sriwanto, S. (2019). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan daerah Karang Jeruk di Desa Munjungagung Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Journal Saintek, 14(1).

Timothy, D. J. (2002). Tourism and community development issues. In R. Sharpley & D. J. Telfer (Eds.), Tourism and development: concepts and issues (pp. 149–164). Channel View Publications.

Umar, I., Yuardani, A. M., & Rinaldi, H. (2019). Peran pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa Rasau Jaya Umum. Jurnal Eksos, IX(2), 80–99. http://repository.polnep.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/1205/04-ismail.pdf?sequence=1

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11

Wolok, E. (2016). Analisis dampak ekonomi wisata hiu paus terhadap pendapatan Masyarakat Batubarani Gorontalo. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan, 5(2), 136–143. https://doi.org/10.26418/jebik.v5i2.17146




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v17i1.10333

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Published by

Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic 
in collaboration with
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.