ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN PENDAPATAN NELAYAN AKIBAT VARIABILITAS IKLIM

Azizi Azizi, Eka Intan Kumala Putri, Achmad Fahrudin

Abstract


Variabilitas iklim seperti curah hujan serta kondisi perairan dengan tinggi gelombang dan angin yang kuat mempengaruhi aktivitas nelayan di laut dalam melakukan operasional penangkapan. Kondisi ini mengakibatkan perubahan pendapatan dari para nelayan. Penelitian ini dilakukan di Desa Muara Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang bertujuan untuk mengetahui perubahan pendapatan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jumlah responden penelitian 100 orang terdiri dari 70 orang nelayan lokal, 15 nelayan pendatang dari Brebes dan 15 nelayan pendatang dari Tuban. Metode yang digunakan adalah analisis pendapatan dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata perubahan pendapatan nelayan lokal jaring insang Rp.1.753.681 (10,41%), nelayan lokal jaring payang sebesar Rp.14.321.631 (22,05%), nelayan andon Brebes Rp.11. 430.833 (23,56%) dan nelayan andon Tuban Rp.25.342.333 (22,24%). Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pendapatan nelayan adalah jarak menangkap, jumlah jam kerja di laut, dummy hujan dan dummy tinggi gelombang.

 

Title: Analysis of The Factors Affecting The Change in Fisher’s Income Due To Climate Variability (Case: The Village of Muara, subdistrict of Blanakan, Subang District)

 

Fish capture is heavily influenced by climate variability such as rainfall, water level and winds. Such conditions affect the fishers’ income. This research was conducted at Muara Village, Blanakan Sub-District, Subang Regency, and its purpose was to identify the change of income and factors contributing income changes. This research collected data from 100 respondents consist of 70 of local fishers, 15 of andon fishers from Brebes and 15 of andon fishers from Tuban. Method of the study was income analysis and a multiple linear regression. The research found that average number of local fishers’
income with gills nets was IDR 1,753,681 (10.41%), local fishers with payang nets is IDR 14,321,631 (22.05%), andon fishers from Brebes was IDR 11,430,833 (23,56%), and andon fishers from Tuban was IDR 25,342,333 (22,24%). Factors that contribute to the income changes were distance of fishing area, sailing hours, rain dummy and wave height dummy.



Keywords


andon; nelayan; pendapatan; variabilitas iklim

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v12i2.5320

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network