ANALISIS EKONOMI USAHA RUMAH TANGGA NELAYAN PELAGIS KECIL DI KELURAHAN AEK HABIL, SIBOLGA, SUMATERA UTARA

Subhechanis Saptanto, Manadiyanto Manadiyanto, Rizki Aprilian Wijaya

Abstract


Kota Sibolga merupakan salah satu wilayah penghasil ikan pelagis kecil di Indonesia. Salah satu desa perikanan di wilayah Sibolga adalah Kelurahan Aek Habil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji usaha penangkapan ikan pelagis kecil di Kelurahan Aek Habil. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dengan responden pada bulan April 2010. Data sekunder berasal dari dinas perikanan dan kelautan dan berbagai literatur yang mendukung penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode survey sedangkan metode analisis yang digunakan adalah metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RC ratio pada saat musim puncak adalah sebesar 2,23 dan pada saat musim paceklik adalah sebesar 1,01. Pendapatan kepala keluarga pemilik, nahkoda dan ABK yang berasal dari perikanan secara harian masing-masing sebesar Rp 113.278,- ; 57.011,- dan 45.773,-. Dari sisi pola konsumsi rumah tangga pada umumnya konsumsi untuk pangan lebih tinggi dibandingkan dengan konsumsi non pangannya.

 

Tittle: Analysis of Small-Pellagic Fisher’s Household  in Aek Habil, Sibolga, North Sumatera.

The Regency of Sibolga is one of the center production for small-pellagic fish in Indonesia. One of the fisheries rural region in Sibolga is in the Aek Habil Village. This study aimed to analyse small pellagic fish in Aek Habil Village. Study was conducted in April 2010. Primary and secondary data were collected by interviewing respondents and secondary data were collected from many sources, such as marine affairs and fisheries local services and other relevant literatures. A survey method was used in this study. Data were analized using descriptive statistics and cross-tabulated techniques. Results show that RC -ratio in peak season was 2,23 and famine season was 1,01. Income of ship owner, crew leader and crew
from fisheries business were IDR 113,278, IDR 57,011 and IDR 45,773, respectively. From consumption pattern, household food expenditure was greater than non-food expendeiture, indicating that their welfare status were a relatively poor.


Keywords


Pelagis kecil;Sibolga;pancing ulur;ekonomi rumah tangga

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v6i2.5775

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network