ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN TANGKAP SKALA KECIL DI KABUPATEN TEGAL JAWA TENGAH (TEKNIK PENDEKATAN RAPFISH)

Benny Osta Nababan, Yesi Dewita Sari, Maman Hermawan

Abstract


Penelitian keberlanjutan perikanan tangkap skala kecil di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah telah dilakukan pada tahun 2005 - 2006. Keberlanjutan perikanan tangkap ditentukan oleh interaksi beberapa aspek (dimensi) penting seperti dimensi ekologi, teknologi, sosial, ekonomi dan hukum-kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status perikanan tangkap skala kecil dalam perspektif keberlanjutan menurut dimensi ekologi, teknologi, sosial, ekonomi serta hukum-kelembagaan, serta mengidentifikasi kebijakan untuk mendukung keberlanjutan perikanan tangkap di Kabupaten Tegal. Teknik Rapfish adalah analisis kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengevaluasi status keberlanjutan perikanan tangkap di lokasi penelitian. Pada dimensi ekologi, ekonomi, teknologi, dan hukum-kelembagaan di Kabupaten Tegal untuk semua alat tangkap yang diteliti dalam status kurang berkelanjutan baik untuk jaring rampus, bundes maupun payang gemplo. Studi ini menunjukkan bahwa dimensi ekologi merupakan dimensi yang memiliki skor paling rendah dengan skor kurang bahkan cenderung menjadi buruk dalam mendukung keberlanjutan perikanan tangkap skala kecil di perairan pantai Kabupaten Tegal. Studi ini juga berhasil mengidentifikasi atribut-atribut penting dan sensitif. Perbedaan status keberlanjutan berdasarkan alat tangkap di lokasi penelitian juga teridentifikasi dengan jelas berdasarkan atribut-atribut pendukungnya. Studi ini juga merekonfirmasi pentingnya keterpaduan aspekaspek bio-techno-socioeconomic dalam pengembangan pola pengelolaan perikanan.

 

Tittle: Sustainability Analysis of Small Scale Fisheries in Tegal District of Central Java (a Fish Approach).

The research on sustainability of small scale fisheries in Tegal district, Central Java has been carried out. Fishery sustainability is determined by several interacting factors, such as ecology, technology, social, economic and legal-institution. The objective of this study was to determine the sustainability status of small scale fishery according to ecological, technological, social, economic, and legal-institutional dimensions. The second objective was to identify policy promoting for the capture fisheries sustainability. Sustainability of fishery in the coastal area of Tegal district analyzed quantitatively by Rap fish technique. Fishing gears, such as Jaring Rampus, Bundes and Payang Gemplo weren’t in sustainable status from ecological, economic, technical and legal- institutional standpoints. The study showed that ecological aspect has the lowest score in order to support small scale fishery sustainability in the coastal water of Tegal. Differences in sustainability status are likely due to variations in main characteristic of the fisheries. Several sensitive attributes and recommendations in order to support fisheries sustainability, also identified in this study. This study reconfirms the need to apply comprehensive and integrated bio-technico-socioeconomic aspects in developing fisheries management.


Keywords


status berkelanjutan;keberlanjutan;perikanan tangkap skala kecil;Rapfish

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v2i2.5868

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network