PENGARUH RANTAI DISTRIBUSI DAN KUALITAS IKAN TONGKOL (Euthynnus sp.) DARI PPP BLANAKAN SELAMA PENDISTRIBUSIAN KE DAERAH KONSUMEN

Novia Nurul Afiyah, Iin Solihin, Ernani Lubis

Abstract


Ikan merupakan salah satu komoditas produk segar yang mudah rusak. Kerusakan pada ikan dindikasikan adanya penurunan mutu pada ikan. Penurunan mutu ikan disebabkan beberapa aktivitas yang dimulai dari penangkapan hingga ke konsumen terutama pada proses rantai distribusi. Proses pengendalian mutu ikan tongkol sejak praproduksi sampai di konsumen belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh rantai distribusi terhadap mutu ikan tongkol dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi mutu ikan tongkol selama proses distribusi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus terhadap mutu ikan. Selanjutnya dianalisis menggunakan Uji-Kruskal Wallis (P<0.05). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh rantai distribusi terhadap mutu ikan. Mutu ikan tongkol mengalami penurunan dari proses pendaratan hingga tiba di tangan konsumen tetapi keadaan mutu ikan masih layak untuk dikonsumsi. Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu ikan selama distribusi adalah sanitasi, hygienitas, transportasi dan cara penanganan oleh petugas. Rekomendasi Kebijakan adalah: (1) perlu adanya pengawasan dari pemerintah daerah dan pihak pelabuhan; (2) memberikan penyuluhan terhadap stakeholder cara menerapkan sistem rantai dingin, dan; (3) memberikan penyuluhan terhadap pelaku distribusi terkait mutu dan harga.

Title: The Effect of Distribution Chain on The Quality of Tuna Mackerel (Euthynus sp.) from “PPP Blanakan” to Consumer Area

Fish is an high perishable fresh commodity. Fish damage indicated by a decrease in fish quality. The decreased fish quality are caused by several activities from capture to consumer especially in the process of distribution chain. There is an unknown process of the quality control of tuna mackerel (Euthynus sp) during its distribution chain. The research aims to determine the effect of distribution chain to the fish quality and what factors affecting the quality of mackerel tuna during the distribution process. This research is a case study of fish quality. Data were analyzed using Kruskal Wallis-Test (P<0.05). The results showed that there is an influence of distribution chain on fish quality. The value of fish quality has decreased from landing to consumers, but it is still safe for consumption. The influencing factors to the fish quality are sanitation, hygiene, transportation and handling method. Recommendation of the research are providing: (1) supervision from government and the harbor port; (2) Information to stakeholders regarding the implementation a cold chain system, and; (3) Training on fish quality and price to the distribution actors.


Keywords


rantai distribusi; ikan tongkol; organoleptik; mutu; kruskall wallis

Full Text:

PDF

References


Erungan A., I. Bustami & N.Y. Alvi. (2005). Analisis Pengambilan Keputusan Uji Organoleptik dengan Metode Multi kriteria. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. Vol 8(1),1-7. Retrieved from https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jphpi.

Farmer L.J., J.M. McConnell & D.J. Kilpatrick. (2000). Sensory characteristics of farmed and wild Atlantic salmon. Jurnal Aquaculture. Vol 187(12),105-125.https://doi.org/10.1016/S00448486(99)00393-2.

Hastrini, R., R. Abdul & H.R. Putut. (2013). Analisis Penanganan (Handling) Hasil Tangkapan Kapal Purse Seine yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Bajomulyo Kabupaten Pati. Jurnal Fisheries Resource Ultilization Management and Technology. Vol 2(3),1-10. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/ index.php/jfrumt.

Huda, M., S. Iin & L. Ernani. (2015). Tingkat Efisien Pemasaran Ikan Laut Segar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan. Vol 6(1),91-104. https:// doi.org/10.24319/jtpk.6.91-104.

Husni, A., K.B. Antarif, A.B. Siti. (2015). Peningkatan Daya Simpan Ikan Kembung dengan Ekstrak Etanolik Padina Sp. selama Penyimpanan Suhu Kamar. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia . Vol 18(1),1-10. DOI: 10.17844/ jphpi.2015.18.1.01.

Ilyas, S. 1993. Teknologi Refrigerasi Hasil Perikanan Jilid II Teknik Pembekuan Ikan. Jakarta, ID. Paripurna.

Irianto, H.E. (2008). Teknologi Penanganan dan Penyimpanan Ikan Tuna Segar di atas Kapal. Buletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology (Squalen). Vol 3(2), 41-50. http:// dx.doi.org/10.15578/squalen.v3i2.140.

Irianto, H.E. & S. Giyatmi. (2009). Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Edisi 2. Jakarta, ID. Universitas Terbuka.

Kemp, S.E., T. Hollowood & J. Hort. (2009). Sensory Evaluation: A Practical Handbook. Wiley Blackwell, United Kingdom, UK.

Litaay, C., H.W. Sugeng, J. Haluan, & B. Harianto. (2017). Pengaruh Perbedaan Metode Pendinginan dan Waktu Penyimpanan Terhadap Mutu Organoleptik Ikan Cakalang Segar. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. Vol 9(2),717-726. DOI: http:// dx.doi.org/10.29244/jitkt.v9i2.19304.

Lubis, E., E.S. Wiyono & M. Nirmalanti. (2010). Penanganan Selama Transportasi Terhadap Hasil Tangkapan Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman: Aspek Biologi dan Teknis. Jurnal Mangrove dan Pesisir. Vol 10(1),1-7. Retrieved from https://repository. ipb.ac.id/handle/123456789/54310.

Lubis, E. (2011). Kajian Peran Strategis Pelabuhan Perikanan Terhadap Pengembangan Perikanan Laut. Jurnal Sumberdaya Perairan ( Akuatik). Vol 5(2),1-7. Retrieved from https://www.journal.ubb. ac.id/index.php/akuatik/article/view/430.

Lubis, E. 2012. Pelabuhan Perikanan. Bogor (ID). IPB Press.

Maulana, H., A. Eddy & R. Ike. (2012). Analisis Bahaya dan Penentuan Titik Pengendalian Kritis pada Penanganan Tuna Segar Utuh di PT. Bali Ocean Anugrah Linger Indonesia Benoa Bali. Jurnal Perikanan dan Kelautan. Vol 3(4),1-5. Retrieved from http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/ article/view/2536/2297.

Mboto, N.K. Nurani TW, Wisudo SH, & Mustarruddin. (2014). Strategi Sistem Penanganan Ikan Tuna Segar yang Baik di Kapal Nelayan Handline PPI Donggala. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 5(2),191-206. Retrieved from http://journal.ipb.ac.id/index.php/jtpk/article/ viewFile/10060/11653.

Metusalach, Kasmiati, Fahrul & I. Jaya. (2014). Pengaruh Cara Penangkapan, Fasilitas Penanganan dan Cara Penanganan Ikan Terhadap Kualitas Ikan Yang Dihasilkan. Jurnal IPTEKS PSP. Vol 1(1),40-52. http://journal.unhas.ac.id/index.php/ iptekspsp

Munandar, A., Nurjanah, & M. Nurmala. (2009). Kemunduran Mutu Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Penyimpanan Suhu Rendah dengan Perlakuan Cara Kematian Penyiangan. Jurnal Teknologi Pengolhan Hasil Perikanan Indonesia. Vol 11(2), 88-101. Retrieved from https://www.scribd.com/document/182968284/ ArisMunandar-KemunduranMutuIkan.

Murniyati, A.S. & Sunarman. (2000). Pendinginan, Pembekuan, Pengawetan Ikan. Yogyakarta, ID.

Kanisius Nasution, H.A. & Barizi. (1976). Metode Statistika. Jakarta, ID. Gramedia Pustaka Utama

Nurani, T.W. (2011). Manajemen Mutu dalam Industri Perikanan. Buku I New Paradigma in Marine Fisheries: Pemanfaatan dan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Laut Berkelanjutan. 2011 Jun 28; Bogor, Indonesia. Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Bogor, ID IPB Press

Nurjanah, T. Nurhayati & R. Zakaria. (2011). Kemunduran Ikan Gurami (Osphronemus gourami) Pasca Kematian pada Penyimpanan Suhu Chilling. Jurnal Sumberdaya Perairan (AKUATIK). Vol. 5(2), 11-18. Retrieved from journal.ubb.ac.id/ index.php/akuatik.

Panai, A., S. Rieny & A.D. Faiza , A., S. Rieny & A.D. Faiza. (2013) Penentuan Perbandingan Es-curah dan Ikan Nike (Awaous melanocephalus) Segar dalam Cool-box Berinsulasi terhadap Mutu organoleptik dan Mikrobiologis selama Pemasaran. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. Vol 1(2),59-64. Retrieved from http:// ejurnal.ung.ac.id/index.php.

Pane, A.B. (2008). Basket Hasil Tangkapan dan Keterkaitannya dengan Mutu Hasil Tangkapan dan Sanitasi di TPI PPN Palabuhan Ratu. Jurnal Ilmian Pertanian Indonesia. Vol 13(3),150-157.

Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/ JIPI/article/view/6465. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor PER.57/MEN/2015 tentang Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan.

Peterson G, D., J. Nielsen, & G. Hyldig. (2006). Sensory profiles of the most common salmon products on the Danish market. Journal of Sensory Studies. Vol 21,415-427. https://doi.org/10.1111/j.1745459X.2006.00073.x.

Peterson, G.D. & G. Hyldig. (2010). Variation in Sensory Profile of Individual Rainbow Trout (Oncor-Hynchus Mykiss) from the Same Production Batch. Journal of Food Science. . Vol 75(9):, 499-505. https://doi. org/10.1111/j.1750-3841.2010.01830.x.

Prasetyo, A., L. Ernani & P. Fis. (2018). Pengaruh Transportasi Terhadap Mutu dan Harga Ikan dari Pelabuhan Perikanan Pantai Lempasing Ke Daerah Konsumen. Jurnal Albacore. Vol 2(2),209-219. http://journal.ipb.ac.id/index.php/ pspalbacore/

Setijadi. (2017). Implementasi Sistem Logistik Ikan Nasional Sebagai Solusi Persoalan Sektor Perikanan. Retrieved from http://supplychainindonesia.com/new/wp-content/files/Catatan_SCI_ lementasi.

Sevik, R. (2007). The Methods of Handling and Preserving for Atlantic Bluefin Tuna (Thunnus thynnus). Journal Food Technology. Vol 1,35-44. Sugiyono. (2015). Statistik Nonparametris Untuk Penelitian. Bandung, ID. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian. Bandung, ID. Alfabeta.

Torido Y., T. Hajime, K. Takashi & K. Bon. (2012). Analysis of the growth of histamine producing bacteria and histamine accumulation in fish during storage at low temperatures. Journal Food Control. Vol 26(1), 174-177. https://doi.org/10.1016/j. foodcont.2012.01.009.

Walpole R. (1992). Pengantar Statistika Edisi Ke-3. Jakarta, ID. Gramedia Pustaka Utama.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v14i2.7467

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network