PERSEPSI NELAYAN TERHADAP TEMPAT PEMASARAN IKAN HIGIENIS DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP

Muhammad Rizqi Hasani, Djoko Suprapto, Dian Wijayanto

Abstract


Kualitas hasil perikanan dipengaruhi oleh kondisi tempat pemasaran ikan di pelabuhan perikanan. Penunjang utama keberhasilan peningkatan mutu di Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) yaitu dengan membuat konsep pemasaran ikan higienis, salah satunya di PPS Cilacap. Pembangunan tempat pemasaran ikan (TPI) higienis PPS Cilacap ini dilandasi oleh Keputusan Direktorat Jendral Perikanan Tangkap (DJPT) no 7 tahun 2017 tentang petunjuk teknis TPI higienis  di pelabuhan perikanan. Tujuan penelitian adalah mengkaji dan mendeskripsikan persepsi  penguna jasa terhadap penerapan tempat pemasaran ikan higienis dengan metode analisis bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi pengguna jasa terhadap tempat  pemasaran ikan higienis di PPS Cilacap dari aspek fasilitas mayoritas penerapan tinggi yaitu nilainya di atas 146,67, akan tetapi kondisi (lantai, ventilasi, fasilitas/peralatan penunjang pemasaran higienis) beberapa dinilai rendah yaitu kurang dari 93,33 dan fasilitas seperti roller conveyor, cool box, mesin penghancur es (ice crusher) tidak terdapat di PPS Cilacap. Aktivitas bongkar dan pengangkutan juga memiliki rata-rata persepsi dalam penerapan tinggi yaitu nilainya diatas 146,67. Penanganan ikan di TPI higienis PPS Cilacap tidak dilakukan pelelangan, tidak dilakukan pensotiran di meja sortir dan pelabelan. Partisipasi nelayan dalam pemasaran menjadi berkurang akibat tidak diadakannya pelelangan. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan penerapan, baik fasilitas yang sudah mulai mengalami kerusakan, serta perlunya penambahan fasilitas untuk memperlancar aktivitas.

Title: Fishers Perception on Hygienic Fish Market at Cilacap fishing port

The quality of fisheries products subject to condition of the fish market. The key concept of fish quality at Cilacap was fishing port due to the existence of hygienic fish market. Decision Letter of the Director General of Capture Fisheries No.7/2017 regarding the technical guidelines for hygienic fish market at the fishing port has been the basis of the development of hygienic fishing port in Cilacap. This study aimed to asses and describe public perception on the hygienic fish market using a descriptive method. The study showed that public perception on hygienic fish market at Cilacap fishing port was above 146.67 in terms of its facilities. The condition of some facilities (flooring, ventilation, facilities or other equipment that support hygienic marketing) were classified under 93.33, while some equipment such as roller conveyor, cool box, ice crusher were not available at Cilacap fishing port. Unloading and transportation presented a high average perception in the application above 146.67. There are no auction, sorting on the sorting table, and labelling in the fish handling at hygienic fishing port since there is no auction Cilacap. There was a decreased participation of fishers in fish marketing. Therefore, it is necessary to improve application of hygienic fish handling by repairing the damaged facilities and establishing more additional equipment.



Keywords


persepsi nelayan;pemasaran ikan; TPI higienis; kondisi fasilitas; penerapan higienitas

Full Text:

PDF

References


Asmal, I., Amina, S. & Alia, M. (2016). Environmental

Sanitation Conditions in the Beba Fish Auction Place (TPI). Procedia - Social and Behavioral Sciences, Vol 227, 778 – 784. DOI: 10.1016/j.sbspro.2016.06.147.

[BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Cilacap. (2017). Kota Cilacap Dalam Angka. Badan Pusat Statistik. Cilacap.

Codex Alimentarius Commission. (2009). Food Hygiene (Basic Texts) 4th ed.World Health Organization : Food and Agriculture Organization of the United Nations.Rome.

[DJPT] Direktorat Jendral Perikanan Tangkap. (2017). Keputusan Direktur Jendral Perikanan Tangkap Nomor 7/PER-DJPT/2017 tentang Petunjuk Teknis Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Higienis

di Pelabuhan Perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan.

ISO 9001:2015. (2015). Quality Management SystemRequirement. BSI Standards Limited. London.

[KBBI] Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2018). Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Lubis, E. (2012). Pelabuhan Perikanan. Bogor, ID: Press Bogor.

Marcella, E., Prawata, A. G. & Nasir, N. (2013). Redevelopment Pasar Ikan Higienis di Muara Angke Jakarta.[Skripsi]. Jakarta, ID: Bina Nusantara.

Mintoro, W & Haryadi B. (2013). Pengelolaan Usaha dan Pengembangan Fungsi Pemasaran Produk Ikan Beku Pada Pt. Anggara Cipta. Citra Agora, Vol 1(2). Retrieved from http://studentjournal.

petra.ac.id/index.php/manajemen-bisnis/article/view/411.

Mussadun, A. F., Kusumastanto,T. & Kamal,M.M. (2011). Analisis Persepsi Nelayan dalam Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Berkelanjutan di Taman Nasional Karimunjawa. Jurnal Tata Loka, Vol13(2), 70-81. DOI: 10.14710/tataloka.13.2.70-81.

Nastiti, H. G., Wibowo, B.A. &Dewi, D.A.N.N. (2017).

Analisis Kualitas Pelayanan Jasa Kesyahbandaran Dengan Metode Six Sigma Di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap.

Jurnal Perikanan Tangkap, Vol 1(3), 1-9.

Ningsih, F. S., Irnad & Cahyadinata, I. (2017). Kajian Persepsi Nelayan terhadap Kebijakan Perikanan di Kota Bengkulu. Agrisep, Vol 16(2), 133-144.

Nugraheni, H., Rosid, A. & Boesono, H. (2013). Analisis Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung Kabupaten Rembang untuk

Peningkatan Produksi Perikanan Tangkap. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, Vol 2(1), 85-94.

Pancawati, Y. D. (2015). Pengembangan Kawasan Minapolitan (Studi Kasus : Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap). Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, Vol 11(3), 364-375. Doi:

14710/pwk.v11i3.17597.

Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap. (2019). Data produksi Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap. Cilacap.

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 52A Tahun 2013. Persyaratan Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan pada Proses Produksi, Pengolahan dan Distribusi. Jakarta.

Peraturan Pemerintahan No. 57 Tahun 2015. Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan serta Peningkatan Nilai Tambah Produk Hasil Perikanan. Jakarta.

Renur, A. N., Fahrudin, A., Solihin, D. & Kusumastanto, T. (2019). Penataan Kelembagaan Pembangunan Ekonomi Kelautan di Provinsi Maluku. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, Vol

(1), 93-100. DOI: 10.15578/jsekp.v14i1.7004.

Sarwanto, C., Wiyono, E. S., Nurani T. W. & Haluan, J. (2014). Kajian Sistem Pemasaran Ikan Hasil Tangkapan Nelayan di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Diy. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, Vol 9(2), 207-217. DOI: 10.15578/

jsekp.v9i2.1222.

Singh, Y. J., Santhakumar, R., Pandey, D. K., Bharati, H. & Roy, P. D. (2012). Adoption of Hygienic Fish Handling Practices by Fishermen Indian Res. J. Ext. Edu. Vol. 12(1), 36-38. Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif,

kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung, ID: Alfabeta.

Suherman, A. (2010). Alternatif Strategi Pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong Lamongan Jawa Timur, Jurnal Saintek Perikanan, Vol. 5(2), 65-72.

Suherman, A., Rosyid, A. & Boesono, H. (2012). Pelabuhan Perikanan. Semarang, ID: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Sulistyowati & Karyadi. (2016). Persepsi dan Partisipasi Nelayan pada Pengelolaan Sumberdaya Udang. Agromedia, Vol 34(2), 79-87.

Sutrisno, E. (2014). Implementasi Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Berbasis Pengelolaan Wilayah Pesisir secara Terpadu untuk Kesejahteraan Nelayan. Jurnal Dinamika Hukum, Vol 14(1).

DOI: 10.20884/1.jdh.2014.14.1.272.

Vibriyanti, D. (2014). Kondisi Sosial Ekonomi dan Pemberdayaan Nelayan Tangkap Kota Tegal, Jawa Tengah. Jurnal Kependudukan Indonesia, Vol 9(1). doi: 10.14203/jki.v9i1.10




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v15i1.7919

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Published by

Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic 
in collaboration with
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.