FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN PEMBELIAN IKAN DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA, NUSA TENGGARA TIMUR

Estu Sri Luhur, Freshty Yulia Arthatiani, Tenny Apriliani

Abstract


Tingkat konsumsi ikan per kapita Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan potensi ikan yang melimpah. Kondisi ini tidak terlepas dari perilaku dan preferensi konsumen dalam mengambil keputusan membeli ikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi dan faktor-faktor penentu keputusan membeli ikan rumah tangga di Kabupaten Sumba Barat Daya. Penelitian menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dengan wawancara pada 45 responden rumah tangga. Faktor yang menjadi peubah penjelas terdiri atas umur, pendidikan,
jumlah anggota keluarga, jenis ikan, harga, dan pengeluaran, sedangkan variabel tidak bebas adalah keputusan pembelian ikan. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui uji chi square, korespondensi, dan analisis multivariat (regresi logistik). Hasil uji chi square dan korespondensi
menunjukkan pola konsumsi ikan yang meningkat pada kelompok usia > 25 tahun dan keluarga dengan jumlah anggota > 5 orang. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian ikan adalah umur dan jumlah anggota keluarga. Rekomendasi kebijakan yang dirumuskan adalah: (1) kampanye gemar makan ikan masyarakat difokuskan pada keluarga dengan usia < 25 tahun dan rumah tangga dengan jumlah anggota keluarga < 5 orang melalui pemberian pengetahuan dan informasi terkait gizi dan manfaat dari ikan; dan (2) menggiatkan program promosi variasi produk olahan melalui kegiatan lomba atau pameran produk-produk olahan ikan yang disukai berupa olahan ikan kaleng, ikan asin, dan ikan pindang; (3) melibatkan antropolog dan sosiolog dalam merumuskan program/kebijakan peningkatan konsumsi ikan untuk memahami adat dan budaya terkait preferensi masyarakat.

Title: Determinants of Purchasing Decisions for Fish in Southwest Sumba Regency, Nusa Tenggara Timur Province

The level of Indonesian fish consumption per capita is still relatively low compared to the abundant potential of fish. This condition is inseparable from consumers’ behavior and preferences in decision making of fish purchase. This study aimed to analyze consumption patterns and the determinants of fish purchase decisions in Southwest Sumba Regency. The study used primary data which were collected through interviewed questionnaires to 45 household respondents. The independent variables consist of age, education, number of family member, fish species, prices, and expenditure, while the dependent variable is purchasing decision of fish. Data were analyzed descriptively through chi square test, correspondence, and multivariate analysis (logistic regression). Results of the chi square test and correspondence showed that fish consumption patterns have increased in the age group > 25 years and families with > 5 members. The logistic regression results showed that the most dominant factors influencing fish purchasing decisions are age and number of family members.The recommended policy are: (1) eat fish campaign focusing on household with young age under 25 years old and household with a number of families under 5 people throughout knowledge and information on nutrition and benefits of fish; and (2) intensified promotion program of various fish processed products through competitions or exhibitions of favourite processed fish products like canned fish, salted fish and pindang; 3) involvement of anthropologists and sociologists in policy making on increased consumption of fish to understand custom and culture related to community preferences for fish consumption.



Keywords


konsumsi ikan; rumah tangga; chi square; analisis korespondensi; analisis logit

Full Text:

PDF

References


Ariani, M., Suryana, A., Suhartini, S.H., & Saliem, H.P. (2018). Keragaan Konsumsi Pangan Hewani Berdasarkan Wilayah dan Pendapatan di Tingkat Rumah Tangga. Analisis Kebijakan Pertanian, 16(2), 147-163. http://dx.doi.org/10.21082/akp.v16n2.2018.147-163.

Arthatiani, F.Y. (2018). Analisis Pola Konsumsi dan Permintaan Ikan Menurut Karakteristik Rumah Tangga di Indonesia. [Tesis]. Bogor, ID: Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Program Studi Sains Agribisnis. Institut Pertanian Bogor.

Arthatiani, F.Y. & Apriliani, T. (2019). Partisipasi Konsumsi Sebagai Indikator Konsumsi Pangan Hewani di Daerah Rendah Konsumsi Ikan. Prosiding Seminar Nasional “Pengembangan Sumber

Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal

Berkelanjutan IX”, 327–339. Purwokerto, ID: Universitas Soedirman.

[BKP]Badan Ketahanan Pangan. (2018). Direktori Perkembangan Konsumsi Pangan. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Chan, C.Y., Tran, N., Dao, D.C., Sulser, T.B., Phillips, M.J., Batka, M., Wiebe, K.D, & Preston, N. (2017). Fish to 2050 in the ASEAN Region. Penang, Malaysia: WorldFish and Washington DC, USA: International Food Policy Research Institute (IFPRI). Working Paper 2017-01. http://ebrary.ifpri.org/cdm/ref/collection/p15738coll2/id/131069.

Delgado, M.A. & Miles, D. (1997). Household characteristics and consumption behavior: non parametric approach. Empirical Economics, 22, 409-429. DOI: https://doi.org/10.1007/BF01208831.

Fityani, I. (2015). Analisis Investor Herding Behavior dengan Multinominal Logit Regression pada BEI. [Skripsi]. Semarang, ID: Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro.

Greenacre, M.J. (1984). Theory and Applications of Correspondence Analysis. London, UK: Academic Press Inc.

Hawkins, D.I., & Mothersbaugh, D.L. (2010). Consumer Behavior, Building Marketing Startegy. 11th Edition. New York, US: McGraw Hill Companies, Inc.

Hendayana, R. (2013). Penerapan Metode Regresi Logistik dalam Menganalisis Adopsi Teknologi Pertanian. Informatika Pertanian, 22(1), 1–9. http://dx.doi.org/10.21082/ip.v22n1.2013.p1-9.

Johnson, R.A. & Wichern, D.W. (2002). Applied Multivariate Statistical Analysis, 5th Edition. New Jersey: Practice Hall Inc.

Khomsan, A. (2010). Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2018a). Produktivitas Perikanan Indonesia. Workshop pada Forum Merdeka Barat 9 Kementerian Komunikasi dan Informatika. Jakarta, ID: Kementerian Kelautan dan Perikanan.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2018b). Kelautan dan Perikanan Dalam Angka. Jakarta, ID: Kementerian Kelautan dan Perikanan.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2018c). Laporan Kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan 2018. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kusuma, A.W.A., Srinadi, I.G.A.M., & Sari, K. (2016). Aplikasi Analisis Korespondensi untuk Melihat Karakteristik Usaha Pariwisata di Provinsi Bali. E-Jurnal Matematika, 5(2), 76-81. Retrived from

https://ojs.unud.ac.id/index.php/mtk/article/view/21355/14098.

Laksono, P.M., Anantasari, E., & Nandiswara, O.A. (2019). Reproduksi moda (pertukaran) pangan: menyemai daulat hidup di Sumba Barat (Daya). Jurnal Masyarakat dan Budaya, 21(3), 341-353. DOI: https://doi.org/10/14203/jmb.v21i3.747.

LAURA. (2016). Menggerakkan Adat Melawan Boros. Policy Brief dipersembahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat. Yogyakarta (ID): Laboratorium Antropologi untuk Riset dan Aksi, LAURA FIB-UGM.

Murdiati, A. dan Amaliah. (2013). Panduan Penyiapan Pangan Sehat Untuk Semua. Edisi II. Jakarta: Kencana Prenademedia Group.

Negara, I.C, & Prabowo, A. (2018). Penggunaan Uji Chi-Square untuk Mengetahui Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Umur Terhadap Pengetahuan Penasun Mengenai HIV-AIDS di Provinsi DKI Jakarta. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Terapannya, 1-8. Purwokerto, ID: Fakultas MIPA, Universitas Soedirman.

Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Peter, J.P. & Olson, J.C. (2013). Consumer Behavior and Marketing Strategy. 9th edition. Mc Graw Hill Education.

Pratisti, C. (2017). Model Konsumsi Ikan pada Konsumen Muda (Studi di Yogyakarta). Jurnal REKOMEN (Riset Ekonomi Manajemen), 1(1), 1 – 15. doi: 10.31002/rn.v1i1.556.

Ritonga, H. (1994). The impact of household characteristics on household consumption behavior: a demand system analysis on the consumption behavior of urban households in the Province of Central Java, Indonesia. Retrospective Theses and Dissertations. DOI: https://doi.org/10.31274/rtd-180813-10362.

Ronny. (2014). Pemprov Sumbar Dorong Masyarakat Tingkatkan Konsumsi Ikan. Retrieved frorm http://jurnalsumatra.com.

Sokib, N., Palupi, N.S., & Suharjo, B. (2012). Strategi Peningkatan Konsumsi Ikan di Depok, Jawa Barat. Manajemen IKM, 7(2), 166-171. https://doi.org/10.29244/mikm.7.2.166-171 .

Thorsdottir, F., Sveinsdottir, K., Jonsson, F.H., Einarsdottir, G., Thorsdottir, I., & Martinsdottir, E. (2012). A Model of Fish Consumption among Young Consumer. Journal of Consumer Marketing, 29(1): 4-12. https://doi.org/10.1108/07363761211193000.

Virgantari, F. (2012). Analisis permintaan produk perikanan di Indonesia: Suatu studi cross-sectional. [Disertasi]. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Bogor, ID: Institut Pertanian Bogor. Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian.

Waysima, W., Sumarwan, U., Khomsan, A., & Zakaria, F.R. (2010). Sikap Afektif Ibu Terhadap Ikan Laut Nyata Meningkatkan Apresiasi Anak Mengkonsumsi Ikan Laut. Jurnal Gizi dan Pangan, 5(3), 197-204. https://doi.org/10.25182/jgp.2010.5.3.197-204.

Widria, Y. (2019). Pemindangan, Teknik Pengolahan Ikan yang Memiliki Potensi Meningkatkan Konsumsi Ikan Nasional. Retrieved from https://kkp.go.id/djpdspkp/bbp2hp/artikel/

-pemindangan-teknik-pengolahan-ikan-yang-memiliki-potensi-meningkat-kan-konsumsi-ikan-nasional.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v15i2.9270

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Published by

Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic 
in collaboration with
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.