ANALISIS DAN STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN TRADISONAL DI KAWASAN PESISIR KABUPATEN SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA

Hotden Leonardo Nainggolan, Johndikson Aritonang, Albina Ginting, Maria R. Sihotang, Memo Alta Putra Gea

Abstract


Nelayan tradisional dicirikan dengan kualitas sumber daya manusia, keterampilan dan produktivititas yang rendah. Nelayan tradisional di Kabupaten Serdang Bedagai juga memiliki karakteristik aset dan teknologi alat tangkap terbatas, turut menyebabkan rendahnya produksi yang berdampak pada rendahnya pendapatan nelayan. Rendahnya pendapatan dan tidak adanya strategi peningkatan pendapatan nelayan menjadi permasalahan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pendapatan nelayan tradisional dan merumuskan strategi peningkatan pendapatannya. Penelitian dilakukan di Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan September - Desember 2020. Penelitian ini menggunaan data primer dan sekunder, yang dianalisis dengan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yaitu analisis pendapatan dan analisis SWOT. Berdasarkan penelitian disimpulkan: a) Pendapatan nelayan tradisional pada musim ikan rata-rata Rp65.398,00/hari atau Rp980.971,00/bulan. Pendapatan pada musim paceklik rata-rata Rp13.675,00/ hari, atau Rp205.121,00/bulan; b) Faktor kekuatan nelayan yang dominan adalah memiliki pengalaman dalam mengembangkan kelompok nelayan dan faktor kelemahan adalah waktu dan jangkauan melaut yang terbatas. c) Faktor peluang yang dominan adalah permintaan ikan yang sangat tinggi; d) Strategi peningkatan pendapatan nelayan adalah strategi agresif, dengan strategi prioritas; 1) pembentukan kelompok nelayan serta penggunaan alat tangkap modern, 2) Pelatihan dan penyuluhan nelayan, 3) Penggunaan teknologi informasi yang didukung pemerintah, 4) Pengembangan kerjasama dengan mitra. Berdasarkan penelitian direkomendasikan agar; a) Pemerintah memfasilitasi nelayan untuk membentuk kelompok untuk peningkatan kapasitas dan keterampilannya, b) Pemerintah memberikan dukungan dana untuk pengadaan sarana prasarana penangkapan ikan, c) Pemerintah rutin melakukan penyuluhan, pelatihan kepada nelayan untuk melakukan pengolahan ikan untuk meningkatkan nilai tambahnya serta cara melestarikan sumber daya laut dan pesisir yang berkelanjutan.

Title: Analysis and Strategies to Increase Income of Traditional Fishers in Coastal Areas at District of Serdang Bedagai, North Sumatera

Traditional fishers are characterized by low of quality of human resources, lack of skills and low productivity. Traditional fishers in Serdang Bedagai are depicted as limited assets, technology and fishing gear, contributed to low production which impacted to low income of fishers. This study aims to determine the level of income and formulate strategies to increase fishers’s income. This study was conducted in September-December 2020, using primary and secondary data. Data were analyzed using qualitative and quantitative approaches with income analysis and SWOT analysis. The results conclude that average income of traditional fishers in fishing season is IDR65,398/day or IDR 980,971/month. The average income during the famine season is IDR13,675/day or IDR205,121/month. Furthermore, dominant factor of fishers strength is having experience in fishing groups. Dominant factor of opportunity is a high demand for fish. Some priority actions as aggressive strategies to increase income of fishers are needed such as forming groups of fishers and utilizing modern fishing gears, training and counseling for fishers, using information technology, and developing cooperation and network. Therefore, this paper suggests some recommendations: a) Governments need to facilitate fishers to form groups to increase their capacity and skills, b) Governments shall provide financial support to establish facilitates and infrastructure of fisheries activities, c) Governments should conduct assistance, guidance and training for fishers to implement fish processing to add values, and to sustain coastal resources.



Keywords


nelayan; pendapatan; pesisir; strategi; tradisional

Full Text:

PDF

References


Amarala, A. N. G., Supardi, S., & Harisudin, M. (2020). Strategi Pemasaran Produk Tempe Samodra Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Agriecobis (Journal of Agricultural Socioeconomics and Business), 3(1), 8–16.

Amarullah, T., Zuaridah, S., & Gazali, M. (2020). Strategi Peningkatan Pendapatan Nelayan Skala Kecil Berkelanjutan Melalui Pemanfaatan Potensi Gurita (Octopus Sp) di Kabupaten Simeulue Propinsi Aceh. Jurnal Perikanan Tropis, 7(1), 13–25. https://doi.org/10.35308/jpt.v7i1.1806

Ardianto, Y. (2019). Memahami Metode Penelitian Kualitatif. Djkn.Kemenkeu.Go.Idu.Go.Id. https:// www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/12773/ Memahami-Metode-Penelitian-Kualitatif.html

Ariani, S., Mahyudin, I., & Mahreda, E. S. (2014). Peranan Sektor Perikanan Dalam Pembangunan Wilayah

dan Strategi Pengembanganya Dalam Rangka Otonomi Daerah Kabupaten Balangan (The Role of Fisheries Sector in Regional Development and The Strategy of Its Development in The Framework). Fish Scientiae, 4(8), 110–120.

Ariska, P. E., & Prayitno, B. (2019). Pengaruh Umur, Lama Kerja dan Pendidikan Terhadap Pendapatan Nelayan di Kawasan Pantai Kenjeran Surabaya Tahun 2018. 01(1), 38–47.

Azzubaidi, S. H. (2016). Strategi Bersaing Divisi Bisnis Kartu Pada PT Bank BNI Syariah. JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi), 2(1), 33–58.

BPS. (2018). Kabupaten Serdang Bedagai Dalam Angka (Serdang Bedagai Regency in Figure).

https://serdangbedagaikab.bps.go.id/publication/ download.html?

BPS. (2019). Produksi dan Nilai Produksi Perikanan Tangkap Menurut Kabupaten/ Kota dan Jenis Penangkapan di Provinsi Sumatera Utara, 2018. Badan Pusat Statistik Propinsi Sumatera Utara. https://sumut. bps. go. id/ st at ict able/ 2020/ 06/ 10/ 2013/ produksi-dan-nilai-produksi-perikanan-tang- kap-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-penang- kapan-di-provinsi-sumatera-utara-2018.html

BPS. (2020). Kabupaten Serdang Bedagai Dalam Angka (Serdang Bedagai regency in Figure). BPS Kabupaten Serdang Bedagai/BPS-Statistics of Serdang Bedagai Regency. https://serdangbed- agaikab.bps.go.id/publication/download.html?

Cahaya, A. (2015). Fishers Community in the Coastal Area: A Note from Indonesian Poor Family. Procedia Economics and Finance, 26(15), 29–33. https://doi.org/10.1016/s2212-5671(15)00801-1

Chrismastianto, I. A. W. (2017). Analisis Swot Implementasi Teknologi Finansial Terhadap Kualitas Layanan Perbankan Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 20(1), 133–144. https:// core.ac.uk/download/pdf/190864220.pdf

Djaffar, R. (2017). Diseminasi Teknologi Informasi pada Masyarakat Nelayan di Kabupaten Takalar dan Barru (Dissemination of Information Technology to Fishers Society iIn The Districts of Takalar and Barru). Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Opini Publik, 21(1), 73–87. https://doi.org/10.33299/ jpkop.21.1.955

Habib, E. A., & Kuntadi, E. B. (2020). Analisis Willingness To Pay Beras Organik Aromatik “Botanik” Gapoktan Al-Barokah Di Kabupaten Bondowoso (Willingness To Pay Analysis Of Aromatic Organic Rice “Botanic” Al Barokah Farmer Groups In Bondowoso District). Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 13(1), 38–52. https://jurnal.unej.ac.id/ index.php/JSEP

Hasmah. (2018). Strategi Adaptasi Nelayan Tradisional Di Desa Sumare Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Adaptation Strategy Of Traditional Fishers In Sumare Village, Mamuju Regency, West Sulawesi Province). WALASUJI, 9(2), 403–413.

Herna Octivia Damayanti. (2018). Strategi Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan Tradisional: Studi Kasus di Desa Pecangaan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati (Strategy For Developing Traditional Fishing Bussiness: Case Study in The Pecangaan Village, Batangan Subdistrict of Pati Regency). Jurnal Kebijakan Sosek KP, 8(1), 13–26.

Indara, S. R., Bempah, I., & Boekoesoe, Y. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan Tangkap di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Agrinesia, 2(1), 91–97.

Jayusman, I., & Shavab, O. A. K. (2020). Studi Deskriptif Kuantitatif Tentang Aktivitas Belajar Mahasiswa Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Edmodo Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 7(1), 13–20.

Kim, H., Sefcik, J. S., & Bradway, C. (2017). Charac- teristics of Qualitative Descriptive Studies: A Systematic Review. Research in Nursing and Health, 40(1), 23–42. https://doi.org/10.1002/ nur.21768

Kune, S. J. (2017). Analisis Pendapatan dan Keuntungan Relatif Usahatani Jagung di Desa Bitefa Kecamatan Miomaffo Timur Kabupaten TTU. Agrimor-Jurnal Agribisnis Lahan Kering, 2(2), 23–24.

Kusnadi. (2016). Mayoritas Nelayan Tradisional Sergai Gunakan Jaring Udang. Info Publik, Portal Berita Info Publik. https://infopublik.id/read/159474/ mayoritas- nelayan- t radisional- sergai- gu- nakan-jaring-udang.html

Kusumajanti, K., Widiastuti, N. P. E., & Kamaluddin, A. (2020). Strategies and Role of Local Government in Improving The Competitiveness of Traditional Fishers in Pandeglang, Banten. Ekspresi Dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 12–21. https://doi.org/10.33822/.v3i1.1360

Lehmann, N., Finger, R., Klein, T., & Calanca, P. (2013). Sample Size Requirements for Assessing Statistical Moments of Simulated Crop Yield Distributions. Agriculture (Switzerland), 3(2), 210–220. https://doi.org/10.3390/ agriculture3020210

Linarwati, M., Fathoni, A., & Minarsih, M. M. (2016). Studi Deskriptif Pelatihan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Serta Penggunaan Metode Behavioral Event Interview Dalam Merekrut Karyawan Baru di Bank Mega Cabang Kudus. Journal of Management, 2(2), 1–8.

McCusker, K., & Gunaydin, S. (2014). Research Using Qualitative, Quantitative Or Mixed Methods And Choice Based On The Research. Perfusion (United Kingdom), 30(7), 1–6. https://doi. org/10.1177/0267659114559116

Meidatuzzahra, D. (2019). Penerapan Accidental Sampling Untuk Mengetahui Prevalensi Akseptor Kontrasepsi Suntikan Terhadap Siklus Menstruasi (Studi Kasus: Pukesmas Jembatan Kembar Kabupaten Lombok Barat). Jurnal Avesina, 13(1), 19–23.

Moento, P. A., Yusuf, A. P., Adam, A. F., Maturbongs,

E. E., Tljlien, A. P., & Yunus, M. (2020). Policy To Increase Revenue of Fishers Community. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 473(1), 1–7. https://doi. org/10.1088/1755-1315/473/1/012033

Mudatsir. (2020). Analisis Swot Dalam Menentukan Strategi Pemasaran Guna Meningkatkan Daya Saing Pada Cafe Mr.Yess Coffee Di Kota Benteng Selayar [Universitas Negeri Makassar.]. http:// eprints.unm.ac.id/18076/

Munthe, L. (2021). BBM Langka, Kapal Nelayan Tradisional di Sergai Bersandar di Pesisir Pantai. GOSUMUT.COM. https://www.gosumut. com/berita/baca/2021/10/23/bbm-langka-kapal- nelayan-tradisional-di-sergai-bersandar-di-pesi- sir-pantai

Nainggolan, H. L., Tampubolon, J., & Ginting, A. (2019). Pengembangan Sektor Perikanan Menuju Hilirisasi Industri Untuk Mendukung Pembangunan Ekonomi Wilayah Kabupaten Serdang Bedagai Propinsi Sumatera Utara (Fisheries Sector Development Towards Industrial Downstreaming to Support Economic Development in the Re. Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 15(2), 139–148. http://ejournal. undip.ac.id/index.php/saintek

Nikijuluw, V. P. (2002). Rezim Pengelolaan Sumberdaya Perikanan. Kerja sama Pusat Pemberdayaan dan Pembangunan Regional (P3R) dengan PT. Pustaka Cidesindo.

Noviyanti, R., Wisudo, S. H., Wiyono, E. S., Baskoro,

M. S., & Hascaryo, B. (2015). Pengembangan Kapasitas Diri Nelayan Dalam Rangka Pembangunan Perikanan Tangkap Berkelanjutan Di PPN Palabuhan Ratu (Capacity Building of Fishers in the Sustainable Fisheries Development in PPN Palabuhan Ratu). Jurnal Sosek KP, 10(2), 251–264.

Novrianti, A. A. (2015). Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sektor Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Tolitoli. Katalogis, 3(8), 176–187.

Parenrengi, S., Yunas, S., & Hilmiyah, N. (2020). Sosial Ekonomi dan Kesejahteraan Nelayan di Wilayah Teluk Jakarta: Literature Review. Jurnal Riset Manajemen Dan Bisnis, 5(1), 93–104.

Pebriantari, N. L. A., Ustriyana, I. N. G., & Sudarma, I.

M. (2016). Analisis Pendapatan Usahatani Padi Sawah Pada Program Gerbang Pangan Serasi Kabupaten Tabanan. E-Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata, 5(1), 1–11




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v16i2.9969

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Published by

Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic 
in collaboration with
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.