STRATEGI BERBASIS SWOT UNTUK MENINGKATKAN BIOSEKURITI PADA PERUSAHAAN IMPORTIR IKAN KOI (Cyprinus carpio)

Irvan Firman Syah, Muhammad Akbarurrasyid, Atiek Pietoyo, Rafli Aldiansyah, Rico Priyana

Abstract


Implementasi biosekuriti dalam akuakultur merupakan komponen kunci dalam produksi ikan yang sehat, efisien, ramah lingkungan dan berkelanjutan. Biosekuriti dapat dijadikan perangkat manajerial praktis dalam meminimalisir kejadian wabah penyakit pada industri budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi biosekuriti pada perusahaan yang bergerak di bidang impor ikan Koi (Cyprinus carpio). Ruang lingkup penelitian meliputi observasi dan wawancara pemangku kepentingan aspek input, proses maupun output produksi. Selain observasi, pada penelitian ini dilakukan analisis SWOT untuk perbaikan kinerja penerapan biosekuriti. Analisis SWOT dilakukan melalui identifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan), identifikasi faktor eksternal (peluang dan ancaman) penyusunan Matriks SWOT dan perumusan strategi. Hasil analisis tersebut dapat dijadikan panduan dalam pengambilan keputusan penggunaan strategi efektif dalam pencapaian tujuan perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan telah mengimplementasikan biosekuriti sesuai dengan Standar Nasional Indonesia maupun Cara Karantina Ikan yang Baik dalam manajemen akses, manajemen kesehatan ikan, sanitasi dan hygiene serta pengelolaan limbah. Hasil analisis SWOT menunjukkan nilai kumulatif kekuatan dan kelemahan pada sumbu Y sebesar +1,78 sedangkan nilai kumulatif peluang dan ancaman pada sumbu X sebesar 0,84. Nilai tersebut mengindikasikan implementasi biosekuriti perusahaan berada berada pada kuadran 1 (growth oriented strategy). Hal ini mendorong penggunaan strategi agresif dengan memanfaatkan kekuatan internal dan peluang eksternal agar kesehatan ikan optimal, produktivitas meningkat, berdaya saing dan berkelanjutan. Implementasi biosekuriti memerlukan perbaikan dalam aspek peningkatan kompetensi personel, pengembangan laboratorium diagnostik dan penggunaan desinfektan yang lebih aman serta ramah lingkungan.

Aquaculture biosecurity practices are a key component in healthy, efficient, environmentally friendly, and sustainable fish production. Biosecurity can be used as a practical managerial tool to minimize the occurrence of disease outbreaks in the aquaculture industry. This study was undertaken to analyze the biosecurity practices in a distributor of imported Koi fish (Cyprinus carpio) company. The scope of the research includes observation and stakeholder interviews regarding input, process and production output aspects. In addition to observations, this study conducted a SWOT analysis to improve biosecurity practices performance. The SWOT analysis was conducted by identifying internal factors (strengths and weaknesses), identifying external factors (opportunities and threats), compiling a SWOT Matrix, and formulating a strategy. Based on the research results, the company has implemented biosecurity in accordance with the Indonesian National Standards and Good Fish Quarantine Practices in access management, fish health management, sanitation and hygiene, and waste management. The SWOT analysis results show a cumulative value of strengths and weaknesses on the Y-axis is +1.78, while the cumulative value of opportunities and threats on the X-axis is 0.84. These values indicate that the company’s biosecurity practices are in quadrant 1 (growth-oriented strategy). This encourages the use of an aggressive strategy by leveraging internal strengths and external opportunities to optimize fish health, increase productivity, and achieve competitiveness and sustainability. Biosecurity practices require improvements in personnel competency, the development of diagnostic laboratories, and the use of safer and more environmentally friendly disinfectants.


Keywords


biosekuriti;Ikan Koi;SWOT



DOI: http://dx.doi.org/10.15578/salamata.v7i2.18182

Diterbitkan Oleh:

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Jl. Sungai Musi Km 09, Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Indonesia
Telp/Fax: (0481) 2920204

Creative Commons License
Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats

p-ISSN: 2615-5753 

e-ISSN : 2963-6493


Indexed by: