Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Kayu Arang Kabupaten Bangka Barat
Abstract
Ekosistem mangrove di Desa Kayu Arang berada dalam kondisi yang masih terjaga dan memiliki peran penting baik dari aspek ekologi maupun ekonomi. Sejumlah penelitian sebelumnya telah menelaah kondisi dan fungsi ekosistem, namun data mengenai nilai ekonominya masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besaran nilai guna, nilai non-guna, dan nilai ekonomi total (NET) ekosistem mangrove di Desa Kayu Arang Kabupaten Bangka Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2024 dengan melibatkan 50 orang responden yang dipilih menggunakan pendekatan snowball sampling, stratified sampling dan purposive sampling. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder bersifat deskriptif kuantitatif. Data primer dikumpulkan secara langsung melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan. Data sekunder diperoleh dari instansi terkait, studi pustaka, dan data citra Sentinel-2A. Analisis data dilakukan dengan pendekatan market price, benefit transfer, contingent valuation method (CVM), serta 10% dari nilai guna langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ekonomi total (NET) ekosistem mangrove di Desa Kayu Arang diestimasikan sebesar Rp46.283.106.017/tahun dengan luas mangrove mencapai 600 hektar, terdiri atas nilai guna sebesar Rp46.062.971.843/tahun dan nilai non-guna sebesar Rp220.134.174/tahun. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa ekosistem mangrove memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan dan menyediakan informasi penting bagi perencanaan pengelolaan kawasan yang berkelanjutan.
Title: Economic Valuation ff Mangrove Ecosystem In Kayu Arang Village, West Bangka Regency
The mangrove ecosystem in Kayu Arang Village remains relatively well-preserved and plays an important role both ecologically and economically. Although several previous studies have examined the condition and functions of this ecosystem, data on its economic value is relatively limited. This study aims to calculate the magnitude of use value, non-use value, and total economic value (TEV) of the mangrove ecosystem in Kayu Arang Village, West Bangka Regency. The study was conducted in July 2024, involving 50 respondents selected using snowball sampling, stratified sampling, and purposive sampling approaches. The data consisted of primary and secondary data analyzed using a quantitative descriptive approach. Primary data were collected directly through interviews, questionnaires, and field observations. Secondary data were obtained from relevant agencies, literature review, and Sentinel-2A imagery. Data analysis was conducted using the market price approach, benefit transfer, contingent valuation method (CVM), and 10% of direct use value. The results show that the total economic value (NET) of the mangrove ecosystem in Kayu Arang Village is estimated at IDR 46,283,106,017 per year, covering an area of approximately 600 hectares, with a use value of IDR 46,062,971,843 per year and a non-use value of IDR 220,134,174 per year. This value indicates that the mangrove ecosystem provides a significant economic contribution and offers essential information for sustainable ecosystem management planning.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Affressia, R., Poedjirahajoe, E., & Hasanbahri, S. (2017). Karakteristik Habitat Mangrove di Sekitar Pertambangan Timah Lepas Pantai Kabupaten Bangka Selatan (Characteristic Of Mangrove Habitat Around Tin Offshore Mining In South Bangka Regency). Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 24(3), 131-140. https://doi.org/10.22146/jml.22997
Anwar, M.S. & Farhaby, A. M. (2021). Analisis Kebijakan Pemanfaatan Lahan di Wilayah Hutan Mangrove di Provinsi Bangka Belitung. Jurnal Hukum Universitas Bengkulu, 6 (1), 20-38. https://doi.org/10.33369/ubelaj.6.1.20-38
Apriani, A., Akbar, A. A., & Jumiati, J. (2022). Valuasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Kayong Utara, Kalimantan Barat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20 (3), 553-562. https://doi.org/10.14710/jil.20.3.553-562
Auliansyah. (2018). Analisis Ekonomi Pengelolaan Kawasan Ekosistem Mangrove di Pulau Tanakeke Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Program Studi Pascasarjana. Bogor. IPB.
Fauzi, A. (2014). Valuasi Ekonomi dan Penilaian Kerusakan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (Edisi 1). Bogor: PT Penerbit IPB Press.
Hapsari, F. N., Saputra, D. A., Setyawati, E., Dewi, I. Y., & Perdana, T. A. (2024). Kajian Valuasi Jasa Ekosistem Mangrove Desa Citeureup, Kabupaten Pandeglang. Jurnal Teknologi Perikanan Dan Kelautan, 15(3), 299-308. https://doi.org/10.24319/jtpk.15.299-308
Harahab, N. 2010. Penilaian Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove & Aplikasinya dalam Perencanaan Wilayah Pesisir. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Julaikha, S., & Sumiyati L. (2017). Nilai Ekologis Ekosistem Hutan Mangrove. Jurnal Biologi Tropis,17(1), 23-31. https://doi.org/10/29303/jbt.v17i1.389
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). Mangrove Indonesia untuk Dunia. https://kanalkomunikasi.pskl.menlhk.go.id/mangrove-indonesia-untuk-dunia/.
Kota, B., Paulus, C. A., & Yahyah. (2022). Penilaian Ekonomi dari Manfaat Langsung dan Manfaat Tidak Langsung Ekosistem mangrove di Desa Nanga Labang Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur. Jurnal Bahari Papadak, 3(2), 15-27. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JBP/article/view/8406.
Kurniawan, A., Sari, S. P., Asriani, E., Kurniawan, A., Sambah, A. B., & Prihanto, A. A. (2018). Identifikasi Molekuler Isolat Bakteri Selulolitik dari Mangrove Sungailiat fan Tukak Sadai di Pulau Bangka. Jurnal Enggano, 3(2), 250–260. https://doi.org/10.31186/jenggano.3.2.250-260.
Kusumastanto, Tridoyo. 2002. Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan. Program Studi Pengelolaan Pesisir dan Laut. Program Studi Pascasarjana. Bogor. IPB
Maulida, G., Supriharyono, S., & Suryanti, S. (2019). Valuasi Ekonomi Pemanfaatan Ekosistem Mangrove di Kelurahan Kandang Panjang Kota Pekalongan Provinsi Jawa Tengah Economic Valuation of Mangrove Ecosystem Utilization in Kandang Panjang Village, Pekalongan City, Central Java Province. Management Of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 8(3), 133-138. https://doi.org/10.14710/marj.v8i3.24247
Mayasari, V. F., Pribadi, R., & Soenardjo, N. (2021). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Buletin Oseanografi Marina, 10(1), 42-50. https://doi.org/10.14710/buloma.v10i1.31359.
Mazlan, M., Yulianda, F., Yulianto, G., & Rachmawani, D. (2024). Economic Valuation of Mangrove Ecosystem in Tana Tidung Regency. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 11(2), 173-178. https://doi.org/10.29103/aa.v11i2.15707
Nanlohy, L. H., & Masniar, M. (2020). Manfaat Ekosistem Mangrove dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Masyarakat Pesisir. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 2(1), 1-4. https://doi.org/10.33506/pjcs.v2i1.804
Novizantara, A., Mulyadi, A., Tang, U. M., & Putra, R. M. (2022). Calculating Economic Valuation of Mangrove Forest in Bengkalis Regency, Indonesia. International Journal of Sustainable Development and Planning, 17(5), 1629-1634. https://doi.org/10.18280/ijsdp.170528
Putranto, S., Zamani, N. P., Sanusi, H. S., Riani, E., & Fahrudin, A. Valuasi Ekonomi Sumberdaya Hutan Mangrove Di Pesisir Kabupaten Banggai dan Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 9(2), 645-656. http://dx.doi.org/10.29244/jitkt.v9i2.19298
Rahman, R., Effendi, H., & Rusmana, I. (2017). Estimasi Stok dan Serapan Karbon pada Mangrove di Sungai Tallo, Makassar. Jurnal Ilmu Kehutanan, 11(1), 19-28. https://doi.org/10.22146/jik.24867
Rospita, J., Zamdial, Z., & Renta, P. P. (2017). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Pasar Ngalam Kabupaten Seluma. Jurnal Enggano, 2(1), 115-128. https://doi.org/10.31186/jenggano.2.1.115-128
Ruban, A., Caling, M. A., & Hiariey, J. (2025). Total Economic Value of Mangrove Ecosystems in Amahai Village Central Maluku District. Journal of Fish Health, 5(1), 35-45. https://doi.org/10.29303/jfh.v5i1.6246
Ruitenbeek, H.J., 1992. Mangrove Management: An Economic Analysis of Management Option with a Focus on Bintuni Bay, Irian Jaya. Environmental Management Development In Indonesia Project (EMDI). Jakarta.
Rukmini & Kahlasi, H. B. (2021). Ekosistem Mangrove Substrat dan Fisiografi Pantai. Bantul : Samudera Biru.
Santoso, N., Nugraha, R. P., & Andalas, D. R. (2019). Nilai Ekonomi Total Hutan Mangrove Kawasan Desa Pangkah Kulon dan Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Media Konservasi, 24(2). https://Doi.Org/10.29244/Medkon.24.2.152-162
Sofia, L. A., Agusliani, E., & Purnamasari, F. (2021). Nilai Ekonomi Kawasan Hutan Mangrove Bagi Nelayan Sekitar Area Pertambangan PT. SILO Kotabaru, Kalimantan Selatan. EnviroScienteae , 17 (3), 88-97. https://dx.doi.org/10.20527/es.v17i3.11727
Sofwatillah, Risnita, Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (2024). Tehnik Analisis Data Kuantitatif dan kualitatif dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 79-91. https://ejournal.stkipbbm.ac.id/index.php/gm
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.
Suryaningsih, Y., & Hudha, M. N. (2018). Potensi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Kabupaten Situbondo. Jurnal Ilmiah Agribios, 6 (2), 55-68. https://repository.unars.ac.id/id/eprint/154/7/245-49-759-1-10-20190130.pdf
Utari, E., & Wahyuni, I. (2020). Analisis Matriks USG (Urgency, Seriousness and Growth) Banten Mangrove Center Bagi Masyarakat Kelurahan Sawah Luhur Kecamatan Kasemen Kota Serang. Biodidaktika: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 15(2), 31-42. http://dx.doi.org/10.30870/biodidaktika.v15i2.8720
Yanti, D. I. W., & Masengi, M. (2022). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Pulau Jeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong. Median: Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta , 14 (3), 69-78. https://doi.org/10.33506/md.v14i3.2020
Yoni, N. N. N. dan Heriyanti, A. P. (2025). Valuasi Ekonomi Manfaat Ekosistem Mangrove di Desa Tireman, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(3), 658-670. https://doi.org/10.14710/jil.23.3.658-670
DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v20i2.16125
Indexed by:
-------------------------------------------------------------------------------------
Published by
Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic
in collaboration with
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


















