Studi Kesejahteraan Rumah Tangga Nelayan di Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga
Abstract
Nelayan merupakan kelompok masyarakat pesisir yang rentan secara ekonomi karena pendapatannya sangat bergantung pada hasil tangkapan yang bersifat musiman dan tidak stabil. Namun, besarnya pendapatan tidak selalu mencerminkan tingkat kesejahteraan rumah tangga nelayan secara riil. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengkaji kesejahteraan rumah tangga nelayan dengan mempertimbangkan pendapatan, struktur pengeluaran, dan kemampuan daya beli yang diukur melalui indikator Nilai Tukar Nelayan (NTN). Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga nelayan di Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder dari instansi terkait. Sampel ditentukan dengan rumus Slovin sebanyak 82 responden yang terdiri atas nelayan pemilik armada dan anak buah kapal (ABK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan rumah tangga nelayan pemilik armada sebesar Rp98.005.886,90 per tahun, sedangkan nelayan ABK sebesar Rp38.000.000,00 per tahun. Berdasarkan indikator struktur pengeluaran, rumah tangga nelayan pemilik armada dikategorikan sejahtera, sedangkan nelayan ABK berada pada kategori pra-sejahtera. Namun, berdasarkan indikator NTN, nelayan pemilik armada memiliki nilai NTN > 1 (1,71) yang menunjukkan kemampuan daya beli relatif baik, sedangkan nelayan ABK memiliki nilai NTN sedikit di atas satu (1,08). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan semata belum cukup menjamin kesejahteraan rumah tangga nelayan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang bersifat struktural, meliputi diversifikasi usaha non-tangkap untuk mengurangi ketergantungan pada sektor perikanan tangkap, penguatan akses pendidikan dan kesehatan, penyediaan fasilitas dasar seperti air bersih, perumahan, dan energi, serta penguatan kelembagaan nelayan melalui koperasi atau kelompok usaha bersama.
Title: Study of Fishermen’s Household Welfare in South Sibolga District, Sibolga City
Fishermen constitute a coastal community group that is economically vulnerable, as their income is highly dependent on seasonal and unstable fishing yields. However, income level alone does not necessarily reflect the actual welfare of fishermen’s households. Therefore, this study aims to examine fishermen’s household welfare by considering income, expenditure structure, and purchasing power, which is measured using the Fishermen’s Exchange Rate (FER) indicator. This research analyzes the level of fishermen’s household welfare in South Sibolga District, Sibolga City. This research employed a descriptive quantitative approach using primary data collected through interviews and observations, as well as secondary data from relevant institutions. The sample was determined using the Slovin formula and consisted of 82 respondents, including boat-owning fishermen and crew members (ABK). The results indicate that the average annual household income of boat-owning fishermen was IDR 98,005,886.90, while that of crew members was IDR 38,000,000.00. Based on expenditure structure indicators, the households of boat-owning fishermen were categorized as prosperous, whereas those of crew members were classified as pre-prosperous. However, according to the FER indicator, boat owner fishermen recorded an FER value greater than one (1.71), indicating relatively good purchasing power, while crew members had a slightly above-one FER value (1.08). These findings suggest that income alone is insufficient to ensure fishermen’s household welfare. Therefore, structural policies are needed, including diversification of non-fishing livelihoods, strengthening access to education and health services, improving basic facilities such as clean water, housing, and energy, and strengthening fishermen’s institutions through cooperatives or joint business groups.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
A, R., D.R.D, H., & N, B. (2018). Estimation of Household Consumption Expenditure of Small-Scale Fishermen in Indonesia. RRJOAS, 11(83), 375–383. https://doi.org/https://doi.org/10.18551/rjoas.2018-11.45 ESTIMATION
Benamen, Y. Y., & Dokolamo, H. (2024). The Socio-Economic Life of Coastal Fishing Communities in Kalar-Kalar Village, South Aru Subdistrict, Aru Islands Regency. Jendela Pengetahuan, 17(2), 228–238. https://doi.org/10.30598/jp17iss2pp228-238
BPS. (2024a). Laporan Perekonomian Indonesia 2024. In Badan Pusat Statitik (Volume 42). Badan Pusat Statistik.
BPS. (2024b). Statistik Daerah Kota Sibolga 2024 (Vol. 13). Badan Pusat Statistik Kota Sibolga.
KKP. (2024). Capaian Kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2020 - 2024. Balai Riset Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Magfiroh, N., Artika Zairon, & Fahrudin, A. (2020). Strategi Peningkatan Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Taman Nasional Karimunjawa. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 12(2), 369–383. https://doi.org/10.29244/jitkt.v12i2.29262
Manurung, Y. M., Bambang, A. N., & Setyawan, H. A. (2023). Analisis Finansial Usaha Perikanan Tangkap Gill Net Di Ppi Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara. Jurnal Perikanan Tangkap (JUPERTA), 7(01), 1–6. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/juperta
Maxwell, D., Levin, C., Armar-klemesu, M., Ruel, M., Morris, S., & Ahiadeke, C. (2000). Urban Livelihoods and Food and Nutrition Security in Greater Accra, Ghana. In International Food Policy Research Institute. International Food Policy Research Institute. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/02/05/2408/ekonomi-indonesia-tahun-2024-tumbuh-5-03-persen--c-to-c---ekonomi-indonesia-triwulan-iv-2024-tumbuh-5-02-persen--y-on-y---ekonomi-indonesia-triwulan-iv-2024-tumbuh-0-53-persen--q-to-q--.html?utm_source
Mudzakir, A. K., & Suherman, A. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kesejahteraan Nelayan Kecil Di Ppn Pekalongan. Jurnal Teknologi Perikanan Dan Kelautan, 10(2), 205–215. https://doi.org/10.24319/jtpk.10.205-215
Munidestari, F., Bakce, D., & Novian. (2022). Analisis Pola Konsumsi Pangan Padi-padian dan Umbi-umbian Rumah Tangga di Provinsi Riau. Jurnal Agribisnis, 24(1), 47–56. https://doi.org/10.31849/agr.v24i1.6352
Mustari, Alwi, M. R., Nurdiana, & Rijal, S. (2024). Economic Analysis of Fisher Households: Income, Expenditure and Economic Sustainability in the Coastal Area of Karanrang Island, Pangkajene and Kepulauan Regency. Journal of Contemporary Administration and Management (ADMAN), 2(1), 470–485. https://doi.org/10.61100/adman.v2i1.176
Nurhidayah, K., Rauf, A., & Salmiah. (2024). Analisis Distribusi Pendapatan dan Tingkat Kemiskinan Nelayan diKecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga Sumatera Utara. Jurnal Agrica, 17(1), 83–92.
PPN Sibolga. (2023). Laporan Statistik 2023 Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga. In Laporan Tahunan Statistik Perikanan PPN Sibolga Tahun 2023. Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Putra, A. S., Tong, G., & Pribadi, D. O. (2020). Spatial analysis of socio-economic driving factors of food expenditure variation between provinces in Indonesia. Sustainability (Switzerland), 12(4), 1–18. https://doi.org/10.3390/su12041638
Ramadi, D., Kamal, E., Razak, A., & Prarikeslan, W. (2024). Kemiskinan Di Wilayah Pesisir : Penyebab Dan Dampaknya Terhadap Masyarakat Lokal ( Literature Review ). 2(2021), 440–449.
Rina, M., Irma, F., Yudistira, F., Ferdy, M. M. Z. A., Rizqullah, R. N., & Abed, N. (2023). Food Security of Small-Scale Fishermen Households in Takisung District of Indonesia Based on Proportion of Food Expenditure and Energy Consumption. Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences, 143(11), 196–206. https://doi.org/10.18551/rjoas.2023-11.23
Sadikin, I., & Subagyono, K. (2008). Kinerja beberapa indikator kesejahteraan petani padi di perdesaan Kabupaten Karawang. Seminar Nasional Dinamika Pembangunan Pertanian Dan Perdesaan.
Sevilla, C. G., Ochave, J. A., Punsalan, T. G., Regala, B. P., & Uriarte, G. G. (1993). Pengantar Metode Penelitian. Universitas Indonesia Press.
Sinaga, H., & Sitinjak, L. (2019). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Untuk Meningkatkan Kesejahteraannya di Kelurahan Sibolga Ilir Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga. Jurnal Penelitian Terapan Perikanan Dan Kelautan, 2(2), 118–140. https://stpsibolga.ac.id/ojs/index.php/TAPIAN_NAULI
Sipahutar, E. J., Rizal, A., Handaka, A. A., & Nurhayati, A. (2020). Profil Sektor Perikanan Tangkap Kota Sibolga. Jurnal Penelitian Terapan Perikanan Dan Kelautan, 2(2), 54–59.
Soekartawi. (1995). Analisis Usahatani. UI Press, Jakarta.
Soemodinoto, A., Rusandi, A., & Hakim, A. (2021). Tinjauan Orientasi Efektivitas Rencana Pengelolaan Program Kawasan Konservasi Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bappenas Working Papers, 4(1), 106–138. https://doi.org/10.47266/bwp.v4i1.81
Sudana, W. M., Togatorop, I. S., Anugrah, & Maesti, M. (2007). Laporan Akhir Pengkajian Indikator Pembangunan Ekonomi Pedesaan. Balai Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.
Sugiyono, D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Sujarwo, S., Maulidah, A. I., & Setiawan, B. (2022). Factors affecting expenditure and income of small fisherman households: Evidence from Jember, Indonesia. Journal of Socioeconomics and Development, 5(2), 240. https://doi.org/10.31328/jsed.v5i2.3828
Wahyuni, S., Zakaria, W. A., & Endaryantoindo, T. (2020). Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Di Pesisir Kota Agung Kabupaten Tanggamus. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 7(4), 443. https://doi.org/10.23960/jiia.v7i4.3858
Zhafirah, A. A., Haryono, D., & ... (2023). Analisis Pendapatan Dan Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Pembudidaya Lele Di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran …. Indonesian Journal of …, 2(1), 47–52. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/IJSE/article/view/8452%0Ahttps://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/IJSE/article/download/8452/5161
DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v20i2.17156
Indexed by:
-------------------------------------------------------------------------------------
Published by
Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic
in collaboration with
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


















