ASPEK BIOLOGI IKAN BELANAK (Mugil cephalus) DI PERAIRAN TELUK BANTEN

Acacia Zeny Araminta Mourniaty, Alifa Egitia Nuringtyas, Alya Putri Larasati, Futra Septian, Ilham Mulyana, Waode Israwati, Winda Nainggolan, Ratna Suharti, Meuthia Aula Jabbar

Abstract


Ikan Belanak (Mugil cephalus) Ikan belanak (Mugil cephalus) merupakan salah satu jenis ikan perairan laut yang menggunakan habitat perairan muara sebagai tempat hidupnya termasuk di muara sungai di Teluk Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi ikan belanak meliputi: distribusi ukuran, hubungan panjang bobot, ukuran pertama kali tertangkap (Lc).  Pengamatan ini dilakukan pada bulan Maret – April 2019 di perairan Teluk Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisaran ukuran ikan belanak antara 7 – 47 cm. Pola pertumbuhan ikan belanak di Karangantu adalah allometrik negatif (b<3) dengan Lc = 16,70. dan di Domas  adalah allometrik negatif (b<3) dan diasumsikan ikan belanak yang tertangkap Di Karangantu nilai Lc>Lm yang mengindikasikan bahwa ikan belanak di lokasi tersebut sudah pernah mengalami pemijahan sebelum tertangkap, sedangkan di Desa Domas nilai Lc<Lm yang mengindikasikan bahwa ikan belanak di lokasi tersebut belum pernah mengalami pemijahan sebelum tertangkap.


Keywords


Aspek biologi, Teluk Banten, Ikan Belanak

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Al Ghiffary, G. A. A. D., Rahardjo, M. F., Zahid, A., Simanjuntak, C. P. H., Asriansyah, A., & Aditriawan, R. M. (2018). Komposisi Dan Luas Relung Makanan Ikan Belanak Chelon Subviridis (Valenciennes, 1836) Dan Moolgarda Engeli (Bleeker, 1858) Di Teluk Pabean, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Iktiologi Indonesia, 18(1), 41. Https://Doi.Org/10.32491/Jii.V18i1.373

Ardelia, V., Vitner, Y., & Boer, M. (2016). Biologi Reproduksi Ikan Tongkol Euthynnus Affinis Di Perairan Selat Sunda. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 8 (2), 689-700,.

Damora, A., & Wagiyo, K. (2012). Parameter Populasi Ikan Kadah (Valamugil Speigleri) Sebagai Indikator Pemanfaatan Sumber Daya Perairan Estuariadi Pemalang. BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, Vol. 4 (2), 91–96.

Ernaningsih, D. (2013). Analisis Bioekonomi Ikan Pelagis Kecil Di Teluk Banten (Jurnal).Docx.

Ernaningsih, D., Simbolon, D., Wiyono, E. S., & Purbayanto, A. (2013). Komoditi Unggulan Perikanan Tangkap Di Teluk Banten ( Leading Commodity Of Capture Fisheries In Banten Bay. Buletin PSP, 20(2), 181–192.

Fadhil, R., Muchlisin, Z. A., & Sari, W. (2016). Hubungan Panjang-Berat Dan Morfometrik Ikan Julungjulung (Zenarchopterus Dispar) Dari Perairan Pantai Utara Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah, 1(1).

Fuadi, Z., Dewiyanti, I., & Purnawan, S. (2016). Hubungan Panjang Berat Ikan Yang Tertangkap Di Krueng Simpoe, Kabupaten Bireun, Aceh. 1, 8.

Gustiana, M. (2013). Hubungan Panjang-Berat Dan Faktor Kondisi Belanak (Liza Subviridis) Di Estuari Opak Kabupaten Bantul. Universitas Gadjah Mada.

Hariyadi, S. (2016). Keterkaitan Antara Kualitas Air Dengan Hasil Tangkapan Ikan Di Muara Sungai Teluk Banten, Provinsi Banten.

Ibrahim, P. S., Setyobudiandi, I., & Sulistiono, . (2018). Hubungan Panjang Bobot Dan Faktor Kondisi Ikan Selar Kuning Selaroides Leptolepis Di Perairan Selat Sunda. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 9(2), 577. Https://Doi.Org/10.29244/Jitkt.V9i2.19292

Oktaviyani, S., Boer, M., & Yonvitner. 2016. Biological Aspects of Japanese Threadfin Bream (Nemipterus japonicus) in The Gulf Of Banten, 8(April), 21–28

Okfan, A., Muskananfola, M. R., & Djuwito. (2015). Studi Ekologi Dan Aspek Biologi Ikan Belanak (Mugil Sp.) Di Perairan Muara Sungai Banger, Kota Pekalongan. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, 4(3), 156–163.

Pauly, D. (1984). Fish Population Dynamics In Tropical Waters: A Manual For Use With Programmable Calculators. Fisheries Research, 4(2), 171–173. Https://Doi.Org/10.1016/0165-7836(86)90044-5

Prasadi, O., Setyobudiandi, I., Butet, N. A., & Nuryati, S. (2016). Karakteristik Morfologi Famili Arcidae Di Perairan Yang Berbeda (Karangantu Dan Labuan, Banten). Jurnal Teknologi Lingkungan, 17(1), 29. Https://Doi.Org/10.29122/Jtl.V17i1.1462

Pratiwi, E. I. (N.D.). Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Pmipa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura Pontianak. 17.

S.A, D. S., Widianingroem, R., & Soeparno. (2003). Hubungan Panjang-Berat Dan Faktor Kondisi Relatif Belanak (Liza Subviridis) Di Laguna Lereng Kabupaten Purworejo. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 5(2), 24–31.

Sparre, P., & Venema, S. (1998). Introduction To Tropical Fish Stock Assessment. Part 1. Manual. FAO Fish. Tech. Paper., 306(1), 1–407.

Sugiarti, Hariyadi, S., & Nasution, S. H. (2013). Hubungan Panjang Berat Ikan Belanak (Mugil Cephalus) Di Tiga Muara Sungai Di Teluk Banten.

Sulistiono, Muhamad Arwani, & K.A. Aziz. (2017). Pertumbuhan Ikan Belanak (Mugil Dussumieri) Di Perairan Ujung Pangkah, Jawa Timur [Growth Of Mullet, Mugil Dussumieri In Ujung Pangkah, East Java]. Vol L. No 2.

Wigati, K. ., & Syafei, L. . (2017). Biologi Reproduksi Ikan Belanak (Moolgarda Engeli, Bleeker 1858) Di Pantai Mayangan, Jawa Barat [Reproduction And Spawning Patterns Of The Mullet (Moolgarda Engeli, Bleeker 1858) In Mayangan Coastal Waters, West Java]. Jurnal Iktiologi Indonesia, 13(2), 125–132.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
ISSN Print: 1978-032X, ISSN Online: 0000-0000

SEKOLAH TINGGI PERIKANAN
BADAN RISET DAN SUMBER DAYA MANUSIA KELAUTAN DAN PERIKANAN
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

View My Stats

 Index by

Location: