PENGARUH PENAMBAHAN SUPLEMENTASI GLISIN YANG BERBEDA DALAM PAKAN TERHADAP TINGKAT KANIBALISME DAN SINTASAN PASCALARVA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii)

Suharyanto Suharyanto, Hary Krettiawan

Abstract


Glisin merupakan salah satu jenis asam amino esensial yang berfungsi sebagai prekusor serotonin (5hydroxytryptamine, 5-HT). Injeksi serotonin pada ikan karnivora, dapat menghambat sifat agresif diantaranya kanibalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis glisin yang optimum dalam menekan sifat kanibalime benih udang galah, Macrobrachium rosenbergii. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pembenihan udang galah Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Sukamandi Subang Jawa Barat, menggunakan 12 akuarium kaca berukuran 60x40x40 cm3 yang berlangsung selama 40 hari. Penelitian ini didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Setiap akuarium diisi 450 ekor/15 ekor/L benih udang galah PL-7 dengan 8,7 ± 0,5 mm panjang total dan bobot  rata-rata adalah 0,02 ± 0,01 g. Perlakuan yang diaplikasikan adalah empat dosis glisin yang ditambahkan pada pelet yaitu: (A) kontrol (tanpa glisin), (B) 0,5%, (C) 1,0%, and (D) 1,5% glisin terhadap bobot pakan yang diberikan sebesar 15% dari total biomasa benih udang galah. Beberapa data dicatat dalam penelitian ini seperti: panjang total, bobot benih udang galah, jumlah yang mati dan penyebab kematiannya. Dari data tersebut dihitung tingkat kanibalisme, pertumbuhan dan sintasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan asam amino glisin dalam pakan pelet sebanyak 0,5-1,5% dari total biomassa, dapat menekan tingkat kanibalisme tanpa mempengaruhi sintasan dan pertumbuhan pada benih udang galah selama pemeliharaan walaupun tidak berbeda nyata (P>0,05). Disarankan perlu penelitian lebih lanjut, untuk melihat pengaruh asam amino glisin terhadap pertumbuhan dan sintasan benih udang galah yang didederkan pada kolam pendederan secara masal.


Keywords


glisin udang galah; kanibalisme; pertumbuhan; sintasan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur by is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats