IDENTIFIKASI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MATA PENCAHARIAN ALTERNATIF UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI TAMAN WISATA PERAIRAN LAUT BANDA

Benny Osta Nababan, Yesi Dewita Sari

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi sumberdaya alam dan profil SDM yang terdapat
di TWP Laut Banda dan menentukan Mata Pencarian Alternatif (MPA) di TWP Laut banda dengan tetap
mempertimbangkan keberlanjutan ekosistem dan sumberdaya perairan dalam mendukung pengelolaan
kawasan konservasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Penelitian
ini menggunakan tiga pendekatan yaitu: studi kepustakaan, observasi dan survei serta Participatory
Rural Appraisal (PRA). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis rating scale, analisis
studi kelayakan dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan mata pencaharian alternatif yang
sangat layak dikembangkan (Prioritas 1) adalah budidaya rumput laut sedangkan layak dikembangkan
(Prioritas 2) adalah home industry, kerupuk ikan dan bertanam sayur. Saran dan strategi yang perlu
diperhatikan antara lain melakukan sosialiasi, penyuluhan dan pelatihan teknis usaha pada prioritas
1 dan prioritas 2 dengan harapan masyarakat terutama nelayan saat tidak melaut tetap meningkatkan
pendapatan ekonomi namun tidak melakukan kegiatan destruktif. Selain itu perlu dibentuk kelembagaan
pengelolaan (kelompok) mata pencaharian alternatif di TWP Laut Banda sebagai pelopor yang akan
menularkan kemampuannya dalam usaha kepada masyarakat lainnya. Perlu mendapatkan dukungan
dan fasilitasi dari pemerintah, terkait dengan mata pencaharian alternatif yang akan dikembangkan
seperti pendampingan teknis dan membangun pola kemitraan bisnis untuk memperoleh penyediaan
modal dan akses pasar yang lebih luas mengingat sangat sulit akses transportasi di TWP Laut Banda.

Title: Identification and Development Strategy of Alternative Livelihood
for Welfare Society in Water Park of Banda Sea

This study aims to assess the potential of natural resources and human resource profile in TWP
Banda Sea and then determine the Alternative Livelihood (MPA) in TWP Banda Sea. This study used
three approaches: the study of literature, observations, surveys and Participatory Rural Appraisal (PRA).
Data analysis methods were used rating scale analysis, feasibility study analysis and SWOT analysis.
The results showed that alternative livelihoods are feasible to be developed (Priority 1) is seaweed
fsarming and should be developed (Priority 2) are a home industry, fish crackers and vegetable farming.
Strategies can be done that socializing, counseling and technical training for alternative livelihoods in
priority 1 and priority 2. This was done in the hope of people especially fishermen, when they are not
fishing, they still earn money, but did not do destructive activities. Addition it is necessary be formed
institutional management (group) of alternative livelihood in TWP Banda Sea as a pioneer who will
transmit capability in order to other societies. Require to get the support and facilitation from the agencies,
associated with alternative livelihoods that will be developed, such as technical assistance and business
partnerships to get capital and market access given the very difficult transportation access in TWP Banda
Sea.


Keywords


mata pencarian alternatif; TWP Laut Banda; PRA dan SWOT

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jksekp.v4i1.221

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network