NERACA EKONOMI SUMBER DAYA PERIKANAN PANTAI UTARA JAWA

Zuzy Anna, Akhmad Fauzi

Abstract


Industri perikanan tangkap yang optimal dan berkelanjutan hanya dapat dicapai dengan
perencanaan yang tepat melalui penerapan instrumen pengelolaan yang tepat pula.Neraca Ekonomi
Sumber daya ikan (NESI) adalah salah satu instrumen perencanaan yang selayaknya digunakan
sebagai basis pengelolaan sebagaimana dimandatkan oleh UU No. 32 tahun 2009 Tentang Pengelolaan
dan Perlindungan Lingkungan Hidup. NESI dapat menjadi acuan utama dari Rencana Pengelolaan
Perikanan (RPP).Secara umum NESI memberikan pemahaman bagi pengambil kebijakan mengenai
bagaimana aliran stok sumber daya ikan dan kaitannya dengan perubahan dinamika alamiah dan juga
kegiatan ekonomi perikanan tangkap. Paper ini akan membahas mengenai NESI untuk perikanan
tangkap di Pantai Utara jawa, khususnya pada perikanan pelagik, demersal dan udang. Metode yang
digunakan adalah analisis bioekonomi standard dan estimasi parameter dengan CYP dan Fox, serta
perhitungan neraca dengan metode System of National Account dari FAO (2004) yang disesuaikan
dengan kondisi data yang ada. Hasil analisis meliputi pengukuran neraca aset standing stock (physical
asset account) ikan ekonomis penting beserta perubahannya, pengukuran sumber daya ikan yang
dapat dimanfaatkan (fishable biomass) deplesi dan neraca moneter. Paper juga memberikan solusi
rekomendasi kebijakan bagi pengelolaan perikanan di wilayah kajian.

Title: North Coast of Java Fisheries Resource Accounting

Optimal and sustainable fisheries Industries, can only be achieved by proper planning through
implementation of appropriate management instruments. FRA consider an instruments of planning, which
should be used as a basis for management, as mandated by Law No.32/ 2009, regarding the Management
and Protection of the Environment. FRA could be the main reference of Fisheries Management Plan
(FMP). In general FRA provides insights understanding for policy makers on how the flow of the stock of
fish and its relation to the changes in natural dynamics. This paper discusses the North Coast of Java’s
FRA, especially on the pelagic, demersal, and shrimp Fisheries. Standard bioeconomic analysis, using
CYP and Fox models for parameter estimation, were used in this study. As parameters were estimated,
FRA was calculated using the System of National Accounts of FAO (2004), modified to the conditions of
existing data. The results of the analysis include the measurement of standing stock assets accounting
(physical asset account), and its amendment on economically important fish, fishable biomass, depletion
and monetary accounting. Paper also provides a solution for management of the fisheries, through policy
recommendations in that particular study area.


Keywords


Neraca Ekonomi Sumber daya Ikan (NESI); system of national account; analisis bioekonomi; rencana pengelolaan perikanan

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jksekp.v3i1.234

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network