EVALUASI PNPM MANDIRI KELAUTAN DAN PERIKANAN DALAM MENDUKUNG INDUSTRIALIASI PERIKANAN

Siti Hajar Suryawati, Andrian Ramadhan, Mira Mira, Nensyana Shafitri, Subhechanis Saptanto, Agus Heri Purnomo

Abstract


Perikanan merupakan salah satu sumber pendapatan nasional dan lapangan pekerjaan bagi
masyarakat Indonesia. Peran penting sektor tersebut pada saat ini belum diiringi dengan pengoptimalan
pemanfaatan potensi yang ada. Salah satu upaya pemerintah adalah melalui Program Nasional
Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan (PNPM Mandiri KP) sebagai upaya untuk
mengentaskan kemiskinan yang lebih dari 60 persen berada di wilayah pesisir. Anggaran yang tidak
sedikit dikucurkan untuk program tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kinerja
outcome dan kinerja manfaat dan dampak dari PNPM Mandiri KP pada berbagai usaha perikanan.
Penelitian dilakukan pada bulan Januari – Mei 2013. Metode pengolahan data yang digunakan pada
penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja outcome PNPM
Mandiri KP pada kelompok perikanan tangkap, pembudidaya ikan, pengolah/pemasar, dan petambak
garam berturut-turut adalah: 1) 19 persen, 37 persen, 27 persen dan 31 persen untuk peningkatan
produksi dan produktivitas; dan 2) 54 persen, 33 persen, 57 persen dan 31 persen untuk peningkatan
pendapatan. Kinerja manfaat dan dampak seperti tercantum dalam petunjuk pelaksanaan PNPM Mandiri
KP yaitu perkembangan usaha, berfungsinya kelompok sebagai lembaga ekonomi dan berkurangnya
kemiskinan di lokasi program belum terindikasi secara eksplisit karena terkendala sistem pendataan
yang tidak mencakup pengukuran kinerja tersebut. Rekomendasi yang diusulkan sebagai perbaikan
kebijakan di masa mendatang diantaranya adalah: 1) program harus diarahkan pada pembinaan
dalam aspek kewirausahaan, manajemen usaha dan manajemen keuangan; 2) masyarakat yang tidak
menerima bantuan dilibatkan sebagai bagian dari skenario program; dan 3) menyertakan programprogram
pembinaan dan pendampingan yang diarahkan pada penyiapan penerima program untuk
memanfaatkan kenaikan pendapatannya untuk digunakan sebagai fasilitas yang dapat meningkatkan
produksi dan pendapatan lebih besar lagi pada saat mereka tidak lagi mendapatkan bantuan.

Title: Evaluation of Marine And Fisheries National Program on People
Empowerement in Support to Fishery Industrialization

Fisheries represents a notable source of income generation and job creation for Indonesia.
The important role of fisheries has so far not been followed by optimalization of the existing potentials.
Recognizing this, the government is currently carried out a program called the Marine and Fisheries
Mandiri National Program on People Empowerment (PNPM Mandiri KP), which represents a relevant
effort to alleviate poverty, wherein 60% of which occurs in the coastal areas. A significant amount of
budget has been allocated to this program. This objective of this research is to identify the benefit, impact
and outcome performance of the program. The research was carried out during the period of January
to May 2013. The data processing and interpretation approach that was adopted in this research is
descriptive approach. The research shows that the outcome performance of the program in capture fishery, aquaculture and fish processor/marketer groups are respectively 19 percent, 37 percent, 27 percent and 31
percent for production and productivity increases and respectively 54 percent, 33 percent, 57 percent and 31 percent
for the income increase. Benefit and income performances, which include business development, functioning groups as
economic institutions and poverty reduction in the area has not been indicated explicitly due to lack of data. This paper
suggests that future improvement can be advanced through the following: 1) putting more attention on development
of entrepreneurship, business management and financial management; 2) involving non-receivers in the program
scenario; and 3) including empowerment program to recipients to utilize their income tobe used as a facilityto increase
production and more income when they didn’t get program anymore.


Keywords


pemberdayaan masyarakat; Industrialisasi; PNPM; PUMP; PUGAR; PDPT

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jksekp.v3i2.313

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network