ANALISIS DAN PENGHITUNGAN INDEKS KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KELAUTAN DAN PERIKANAN (IKMKP)

Yayan Hikmayani, Irwan Muliawan, Tukul Rameyo Adi

Abstract


Analisis terhadap perkembangan nilai Indeks Kesejahteraan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (IKMKP) telah dilakukan sejak tahun 2014 sampai 2016. Permasalahan penentuan tingkat kesejahteraan dengan menyusun indikator yang mengarahkan pada pembangunan sektor kelautan dan perikanan secara sektoral dan menjadi wewenang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) adalah penting. Tujuan penulisan makalah ini untuk melihat kinerja pembangunan kelautan dan perikanan dilihat dari indikator kesejahteraan masyarakat pelaku usaha perikanan. Metode penelitian menggunakan metode desk study. Data terdiri data sekunder yang meliputi data ekonomi dan sosial kelembagaan yang dikumpulkan dan diperoleh dari Eselon 1 lingkup KKP. Verifikasi data dilakukan melalui diskusi kelompok terfokus yang dihadiri oleh pengambil kebijakan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
nilai Indeks Kesejahteraan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (IKMKP) tahun 2016 sebesar 48,33.
Nilai dimensi sosial dan kelembagaan sebesar 43,31 dan nilai dimensi ekonomi sebesar 43,27. Daerah yang memiliki Nilai IKMKP terbesar yaitu Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan nilai sebesar 100. Sementara itu, daerah yang memiliki nilai IKMKP paling kecil yaitu Provinsi Kalimantan Tengah dengan nilai sebesar 0,00. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa program-program pemerintah yang telah dialokasikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan dan sebaliknya untuk Provinsi Kalimantan Tengah masih belum memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraaanya. Adapun dari analisa faktor penimbang, peningkatan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan akan lebih efektif jika semakin banyak jumlah Lembaga Ketahanan Masyarakat (LKM) yang terfasilitasi permodalan dan tidak terjadi perubahan komposisi pada struktur ongkos usaha perikanan.

Title: Analysis of The Development Marine and Fisheries Welfare  Community Index (IKMKP) 

Analysis of the development of Marine and Fisheries Community Welfare Index (IKMKP) has been carried out since 2014 until 2016.  It is important to determine the welfare level by formulating indicators to the development of the marine and fisheries sector through Ministry of Marine Affairs and Fisheries (MMAF). The purpose of this paper is to measure the performance of marine and fisheries development based on fisheries businessmen welfare indicators. The research used desk study method and secondary data of economic and social institutional which are collected from Echelon-1 of MMAF. Data were verified in focus group discussions among policy makers of MMAF and were analyzed using quantitative descriptive approach. The results showed that Marine and Fisheries Community Welfare Index (IKMKP) value in 2016 was 48.33. The value of social and institutional dimensions is 43.31 and value of economic dimension is 43.27. Regions that have the highest IKMKP value is West Nusa Tenggara Province with a value of 100. Meanwhile, Central Kalimantan Province has the lowest IKMKP value of 0.00. These results indicate that government programs has contributed to the improvement of welfare in West Nusa Tenggara Province, meanwhile, it has not contributed to the welfare in Central Kalimantan Province. Based on weighted factor analysis, the welfare of marine and fisheries community will be more effective if there are more number of Community Resilience Institutions (MFIs) facilitated by capital and there is no changes in the structure of fisheries business costs.


Keywords


indeks kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan; pelaku utama kelautan dan perikanan

Full Text:

PDF

References


Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan [PPSEKP]. 2015. Indeks Kesejahteraan Masyarakat Kelautan dan Perikanan: Konsep, Dimensi, dan Indikatornya. Working Paper No. 01/BBPSEKP/2015. Seri Analisis Kebijakan Pembangunan Kelautan dan Perikanan (Refocusing). Jakarta (ID): Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

De Wel, B. 1995. "Indicadores Locales de Sus. tentabilidad: un instrumento para la Gestion Ambiental descentralizada ", Instituto de Ecología Politica: Santiago.

Dinas Kelautan dan Perikanan Nusa Tenggara Barat. 2017. Laporan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2016. Palangkaraya

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah.2017. Rencana Strategis Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah 2016-2021 Palangkaraya.

Wiyono dan Mustaruddin. 2016 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Pembangunan Perikanan: Studi Kasus Pada Perikanan Tangkap Di Indramayu. Marine Fisheries Vol. 7(1) Hal: 109-115

Gasper, D. and Truong, T-D. 2010. Development Ethics through the Lenses of Caring, Gender and Human Security, In Capabilities, Power and Institutions: Towards a More Critical Development Ethics, eds. S. Esquith and F. Gifford, Pennsylvania State Univ. Press, University Park, PA, pp. 58-95.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 2015. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 45 tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 25/Permen-Kp/2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2015-2019

Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra). 2012. Indeks Kesejahteraan Rakyat (IKraR). Buku 1 dan 2. Jakarta (ID): Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia.

Musgrave, R.A. and M. Peggy. 1989. Public Finance in Theory and Practice 5 ed. Mcgraw-Hill. New York.

Norusis, M.J. (1993). SPSS for Windows : base system user's guide : release 5.0. Chicago (Ill.): SPSS.

Riyanto. 2003. Analisis Dampak Kebijakan Desentralisasi Fiskal terhadap Perekonomian Daerah dan Pemerataan Pembangunan Wilayah di Indonesia. Tesis. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Saaty, T.L. 1993. Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin, P.T. Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta.

Sen, A. 2000. A Decade of Human Development. Journal of Human Development, 1(1). Pp.17-23.

United Nations Development Programme (UNDP). 2004. Human Development Report 2004. New York: Oxford University Press

United Nations Development Programme (UNDP). 2004. Arab Human Development Report 2009 – challenges to Human Security in the Arab Countires. UNDP. New York.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jksekp.v8i2.6918

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan Oleh:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
bekerjasama dengan
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network