ANALISIS SITUASIONAL KINERJA EKSPOR RUMPUT LAUT INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID-19

Freshty Yulia Arthatiani, Budi Wardono, Estu Sri Luhur, Tenny Apriliani

Abstract


Rumput laut merupakan salah satu komoditas utama perikanan di Indonesia, di mana China merupakan tujuan pasar terbesar dengan share ekspor rata-rata sebesar 76% dari total ekspor rumput laut. Covid-19 berawal di negara tujuan ekspor utama tersebut sehingga diduga membawa dampak pada kinerja ekspor rumput laut Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ekspor rumput laut Indonesia pada saat pandemi COVID-19. Data untuk penelitian ini adalah statistik ekspor impor BPS, yang dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif untuk menghitung laju pertumbuhan berdasarkan jenis komoditas, yakni rumput laut kering, agar-agar dan karaginan, yang dianggap dapat memberikan gambaran situasional kinerja ekspor rumput laut Indonesia dibandingkan tahun sebelumnya Hasil analisis menunjukkan bahwa rumput laut mengalami penurunan ekspor cukup besar pada triwulan 1 tahun 2020, yakni sebesar 30,54% berdasarkan volume ekspor dan 19,90% berdasarkan nilai ekspornya yang kemudian mulai pulih pada triwulan 2 sehingga agregat penurunan ekspor selama semester 1 tahun 2020 sebesar 7,70% dari sisi volume dan 6,17% dari sisi nilai. Penurunan besar tersebut disumbang terutama oleh penurunan signifikan pada ekspor rumput laut kering jenis Euchema cottonii, meskipun di sisi lain terjadi peningkatan ekspor rumput laut olahan. Implikasi kebijakan dari hasil kajian adalah (i) meningkatnya urgensi untuk mempercepat pengembangan industri rumput laut di sisi hilir dan (ii) makin perlunya melakukan diversifikasi jenis rumput laut yang diproduksi; kedua hal tersebut diperlukan untuk membuat usaha rumput laut nasional dapat bertahan dari bencana non alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu seperti pandemi Covid-19.

 

Title: Export Performance Situation Analysis of Indonesian Seaweed During the Outbreak of COVID-19

Seaweed is among the Indonesian leading fishery commodities. The main destination country of Indonesian seaweed export is China with average export share about 76% from the total Indonesian seaweed export. Covid-19 originated from China and the pandemic is therefore believed to have an impact on Indonesian seaweed export performance. This study aimed to analyze the performance of Indonesian seaweed export during Covid-19 outbreak. The study analyzed export and import data from Statistics Indonesia (BPS) with descriptive statistic method to measure the growth of seaweed export commodities such as dried seaweed, agar, and carrageenan. The data were analyzed to investigate the situation analysis of seaweed export performance compared with the export performance in the previous year. The results showed that seaweed had undergone a significant decline in export in the first quarter of 2020 about 30.54% on export volume and 19.90% on export value. In the second quarter, it started to recover with the aggregate decline during the first semester of 2020 was 7.70% on the volume and 6.17% on the value. The decline in exports was due to significant decrease of dried Euchema cottonii seaweed despite an increased export of processed seaweed. Therefore, the policy implications of this study are (i) immediate development of the downstream seaweed industries and (ii) diversification of seaweed product for the resilience of national seaweed industry against the non-natural disaster such as Covid-19 outbreak.



Keywords


Covid-19; rumput laut; ekspor; kinerja; pandemi

Full Text:

PDF

References


Astruli. (2020). Peluang dan Tantangan Optimalisasi Utilitas Industri Rumput Laut. Bahan Paparan. FGD Dampak Pandemi Covid-19

terhadap Usaha Rumput Laut. 1 September 2020. Jakarta

[BPS] Badan Pusat Statistik. (2018). Statistik Ekspor Impor 2018. Jakarta, ID: Badan Pusat Statistik

Borselllino, V., S.A., Kaliji, & E., Schimmmenti. (2020). COVID-19 Drives Consumer Behaviour and Agro-Food Markets towards Healthier and Sustainable Patterns. Suistanability, 12(20), 2-26. DOI: 10.3390/su12208366

Buschmann, A. H, C., Camus, J., Infante, A. ,Neori, Á., Israel, M., C., Hernández-González, S., V., Pereda, J., L.,Gomez-Pinchetti, A., Golberg, N., Tadmor-Shalev & Alan T. Critchley (2017) Seaweed production: overview of the global state of exploitation, farming and emerging research activity, European Journal of Phycology, 52:4, 391-406, DOI: 10.1080/09670262.2017.1365175

Carolina. R.A. (2015). Konsumsi dan Pengolahan Rumput Laut. Bunga Rampai Info Komoditi Rumput Laut. Editor Zamroni Salim & Ernawati. Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Perdagangan. Jakarta

Damuri, Y.R., & F.B., Hirawan. (2020). Mengukur Dampak COVID-19 pada pertumbuhan Ekonomi dan Perdagangan Indonesia 2020. CSIS Commentaries DMRU-015. Retrieved from https://csis.or.id/publications/mengukur-dampak-Covid-19-pada-pertumbuhan-ekonomi-dan-perdagangan-indonesia-2020

Julitasari, E.V., & Suwarta. (2020). Analisis Nilai Tambah Produk Cabe Akibat Over Supply di Masa Pandemi COVID-19 (Studi Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang). Prosiding CIASTECH 2020: Peranan Strategis Teknologi dalam Kehidupan Sosial di Era New Normal (pp. 285-292). Malang, Indonesia: Universitas Widyagama

Kadi, A. (2004) Potensi Rumput Laut di Beberapa Perairan Pantai di Indonesia. Oseana, XXIX(4): 25-36. Retrieved from: http://oseanografi.lipi.go.id/dokumen/oseana_xxix(4)25-36.pdf

Kambey, C., S., B., I, Campbel, C. F. A. Sondak, A., R., M., Nor, P., E., Lim, & E., J., Cottier-Cook. (2020). An Analysis of the Current Status and Future Biosecurity Frameworks for The Indonesian Seaweed Industry 9. Jurnal of Applied Phycologi. 32:2147-2160. DOI: https://doi.org/10.1007/s10811-019-02020

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2018). Peta Lalu Lintas Rumput Laut Nasional. Retrieved from https://kkp.go.id/bkipm/artikel/8104-peta-lalulintas-rumput-laut-nasional-2018

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020). Genjot Nilai Ekspor, KKP Targetkan Produksi 10, 99 Juta Ton Rumput Laut di 2020.

Retrieved from: https://kkp.go.id/artikel/16505-genjot-nilai-ekspor-kkp-targetkan-produksi-10-99-juta-ton-rumput-laut-di-2020

Khaldun, R. I. (2017). Strategi Kebijakan Peningkatan Daya Saing Rumput Laut Indonesia di Pasar Global. Jurnal Sospol, 3(1): 99-125. DOI: https://doi.org/10.22219/sospol.v3i1.4403

Munadi, E. (2015). Rumput Laut, Komoditas Potensial yang Belum Termanfaatkan. Bunga Rampai Info Komoditi Rumput Laut. Editor Zamroni Salim & Ernawati. Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Perdagangan. Jakarta

Muslimin, M, & ,N. H.Sarira. (2020). Budidaya Rumput Laut Gelidium sp menggunakan Kantong pada Metode Longline dan Lepas Dasar. Jurnal Perikanan Universitas Gajahmada, 22(2), 127-131. DOI: 10.22146/jfs.47799

Remuzzi, A. & Remuzzi, G. (2020). COVID-19 and Italy: What Next?. Health Policy, 395 (10231), 1225–1228. DOI: 10.1016/ S0140-6736(20)30627-9

Perbowo, N. (2020). Peluang Industri Perikanan Pasca Pandemi COVID-19. Bahan Paparan. Seminar Online Potensi Industri Perikanan Pasca Pandemi, Siapkah Kita Bersaing. 13 Mei 2020. Jakarta

Putra, A. K. (2019). Motivasi Indonesia Mengekspor Rumput Laut ke Tiongkok Tahun 2013-2017. Jurnal Online Mahasiswa FISIP Universitas Riau, 6(2), 1-10. Retrieved from: https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/view/25710

Rusman. (2020). Ekspor Rumput Laut Nunukan ke China terhambat Virus Corona. Retrieved from: https://www.antaranews.com/berita/1287426/ekspor-rumput-laut-nunukan-ke-china-terhambat-virus-corona

Saliem, H. P. S, Agustian, A., & Perdana,R. P, (2020). Dinamika Harga, Permintaan, dan Upaya Pemenuhan Pangan Pokok pada Era Pandemi COVID-19. Dalam Dampak Pandemi COVID-19: Perspektif Adaptasi dan Resiliensi Sosial Ekonomi Pertanian. Editor A. Suryana, I.W. Rusastra, T. Sudaryanto dan S. M. Pasaribu. Jakarta, ID: IAARD PRESS

Senong A. A. (2020). Dampak COVID-19, Petani Mengaku Resah Anjloknya Harga Rumput Laut. Retrieved from: https://sultra.antaranews.com/berita/334340/dampak-Covid-19-petani-mengaku-resah-anjloknya-harga-rumput-laut

Suryawati, S. H. & Ma’ruf. W. F. (2018). Analisis Dimensi Ekonomi Kesiapan Daerah dalam Program Pembangunan Pabrik Rumput Laut. Buletin Ilmiah “Marina” Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 4(1), 1-6. DOI : http://dx.doi.org/10.15578/marina.v4i1.7330

Valderrama, D., J. Cai., N. Hishamunda., and N. Ridler. (2013). Social and economic dimensions of carrageenan seaweed farming. Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 580. Rome, ITA: FAO

Wahyudin, Y. (2013). Nilai Sosial Ekonomi Rumput Laut: Studi Kasus Kecamatan Tanimbar Selatan dan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku. Majalah Ilmiah Globe, 15(1), 77-85. Retrieved from: http://jurnal.big.go.id/index.php/GL/article/view/75/72

Wibowo, Y. (2010). Strategi Pengembangan Agroindustri Karginan menggunakan Perspektif Keunggulan Berkelanjutan. Agrointek, 4(1), 59-72. DOI: https://doi.org/10.21107/agrointek.v4i1.2740

Zazhi, Z. L. (2020). The Epidemiological Characteristics of an Outbreak of 2019 Novel Coronavirus Diseases (COVID-19) in China. Epidemiology Working Group for NCIP Epidemic Response, Chinese Center for Disease Control and Prevention, 41(2):145-151. DOI: https://doi.org/ 10.3760/cma.j.issn.0254-6450.2020.02.003




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jksekp.v11i1.9501

Indexed by:

---------------------------------------------------------------------------------------

 

Published by

Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic

in collaboration with
Indonesian Marine and Fisheries Socio-Economics Research Network

 Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.