EFEKTIVITAS FITOREMEDIASI DAN PROBIOTIK UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN SIDAT, Anguilla bicolor PADA STADIA ELVER

Adang Saputra, Eri Setiadi, Yohana Retnaning Widyastuti, Nurhidayat Nurhidayat, Tri Heru Prihadi

Abstract


Budidaya ikan sidat (Angguilla bicolor) pada stadia elver sudah menggunakan sistem intensif, penggunaan pakan formula dengan protein sekitar 50% sehingga berpotensi mempercepat proses toksisitas media pemeliharaan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas dari fitoremediasi dan probiotik dalam meningkatkan performa pertumbuhan ikan sidat pada stadia elver. Seluruh rangkaian kegiatan percobaan dilaksanakan di Kelompok Delta Sidat, Dusun Krajan Desa Sidoluhur Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah. Rancangan percobaan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan bak. Perlakuan yang diberikan adalah aplikasi: A) probiotik, B) fitoremediasi, dan C) kombinasi fitoremediasi dan probiotik. Padat tebar ikan uji pada masing-masing wadah pemeliharaan sebanyak 125 ekor dengan bobot awal rata-rata 10,66 ± 1,01 g/ekor. Pakan yang diberikan adalah pakan formula dengan frekuensi pemberian tiga kali sehari sebanyak 5% dari jumlah biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kombinasi probiotik dan fitoremediasi (perlakuan-C) mampu mendegradasi nitrogen dan fosfor, sehingga mampu meningkatkan kinerja pertumbuhan elver. Hasil perhitungan terhadap kinerja pertumbuhan pada perlakuan-C menunjukkan sintasan mencapai 89,89%; biomassa akhir 35,57 kg; efisiensi penggunaan pakan 80,50%; dan secara ekonomi sangat menguntungkan terlihat dari B/C rasionya mencapai 3,01; serta rentabilitas sebesar 200,85% terhadap biaya yang digunakan. Sehingga aplikasi kombinasi fitoremediasi dan probiotik mampu meningkatkan produksi dan produktivitas elver dari sistem budidaya.

An intensive system has been developed to culture tropical eel, Anguilla bicolor on elver stadia. However, the use of feed formula containing 50% protein has accelerated water quality degradation in the rearing media. This study aimed to evaluate the effectivity of phytoremediation and probiotics to improve the growth performance of eel elver. The research was conducted in Delta Sidat Group, Sidoluhur Village Ambal District, Kebumen, Central Java Province. The experimental design used was a completely randomized design with three treatments and three replicates. The treatments applied were: A) probiotic, B) phytoremediation, and C) combination of phytoremediation and probiotic. The stocking density used was 125 elver/container with an initial weight of 10.66 ± 1.01 g/fish. The feed formula was given daily at 5% of total elver biomass. The result showed that the C treatment was able to reduced nitrogen and phosphorus levels and to improve the growth performance of eel elver with a survival rate of 89.89% and the final average weight of 35.57 kg, with feed efficiency of 80.50%. The economic profitability calculated from the B/C ratio reached 3.01 and rentability of 200.85% compared to the cost used. The study concludes that the combination of phytoremediation and probiotic can improve the production and economic profitability of eel culture on elver stadia.


Keywords


probiotik; fitoremediasi; sidat; elver; intensif; probiotic; phytoremediation; eel; elver; intensive

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/ma.16.2.2021.95-104


Creative Commons License
Media Akuakultur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
p-ISSN 1907-6762
e-ISSN 2502-9460

Find in a library with WorldCatCrossref logologo ROAD

Dimensions logo